TRIBUNWOW.COM - Pengamat politik dan pertahanan, Prof Salim Said mengungkapkan bahwa pengalaman sejarah menunjukkan jika setiap pemerintah sudah mulai mengarahkan ideologi, maka dia tidak akan berusia lama.
Hal ini diungkapkan dalam program talkshow Indonesia Lawyers Club, Selasa (5/6/2018).
Program tersebut mengangkat tema mengenai keberadaan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) yang diisi oleh sejumlah tokoh.
Selain mengenai pejabatnya, gaji yang didapat juga menjadi perbincangan hangat masyarakatnya.
Meskipun begitu, badan setingkat menteri yang semula bernama Unit Kerja Pembinaan Ideologi Pancasila itu dinilai tak mampu meredam permasalahan radikalisme yang belakangan sedang marak terjadi.
Menanggapi hal tersebut, Salim Said yang mendapat kesempatan untuk mengutarakan pendapatnya di akhir kesempatan mengenai pentingnya BPIP bagi Indonesia.
• Sebut KPK Dalam Bahaya, Najwa Shihab: yang Paling Serius Tekanan dari Senayan
"Saya punya kecemasan BPIP ini. Ini kan dibikin oleh Pak Jokowi.
Pengalaman sejarah menunjukkan, setiap Pemerintah mulai mengarahkan idiologi begitu, dia tidak berusia lama," kata Salim Said.
Tak hanya sampai disitu, dirinya juga memberikan bukti-bukti sejarah.
"Coba perhatikan, mulai tahun 1964 Soekarno sibuk dengan kursus kader NASAKOM hingga tidak lama kemudian beliau jatuh, Pak Harto dengan P4, jatuh," papar mantan wartawan ini.
Terakhir, dirinya menyarankan agar pejabat-pejabat BPIP dapat bekerja dengan baik.
"Teman-teman BPIP, bekerjalah dengan baik. Jangan sejarah mencatat, lembaga anda berperan dalam jatuhnya kekuasaan. Itu pengalaman sejarah yang kongkrit", ujarnya menutup. (TribunWow/Dian Naren)
• Pertamina Siapkan BBM Kemasan di Arus Mudik dan Balik Lebaran, Mayoritas Netizen Beri Apresiasi