TRIBUNWOW.COM - Hendri, pelaku pembunuhan Rika Karina berjalan tertatih-tatih turun dari mobil unit sabhara Polrestabes Medan.
Ia terlihat menahan sakit akibat timah panas yang bersarang di betis kanan kakinya.
Ia dihadiahi peluru karena mencoba melawan dan melarikan diri, saat personel kepolisian mengamankan pelaku pembunuh Rika.
Saat Tribun-Medan.com mewawancarai pelaku, Hendri mengatakan, berawal sakit hati karena barang tidak bisa dikembalikan.
• Percakapan Terakhir Pelaku dengan Korban sebelum Nekat Membunuh dan Masukan Jasad ke Kardus
"Saya menghabisi nyawa korban dengan pisau, karena sakit hati barang yang saya order tidak bisa. Jadi uang saya tidak bisa dikembalikan," ujarnya saat paparan ungkapan kasus di Mapolrestabes Medan, Kamis (7/6/2018).
Pelaku merasa sakit hati karena tidak bisa menerima uangnya kembali yang sebelumnya sudah diberikan kepada korban.
Diketahui uang pelaku yang sudah diberikan kepada korban Rp 4 juta 170 ribu.
Saat Tribun Medan mencoba tanya apakah dirinya menyesal, pelaku hanya berdiam diri seolah tidak mau menjawab.
Kapolrestabes Medan Kombes pol Dadang Hartanto mengatakan awalnya pada bulan Februari 2018 tersangka pergi ke Plaza Melenium untuk membeli produk bedak kosmetik.
Kemudian sampai di Plaza Melenium bertemu dengan korban dan berkenalan dengan meminta No Hp korban.
• Live Streaming Liga 1 Indonesia: Bhayangkara FC Vs Madura United Pukul 20.30 WIB di O Channel
Lalu tersangka membeli dua buah bedak seharga Rp 250 ribu.
"Jadi sekitar 3 Minggu kemudian tersangka menelpon korban dan memesan 7 paket bedak seharga Rp 1,8 juta kemudian dia (pelaku) dan korban (Rika) sepakat bertemu di depan Plaza Millenium. Keduanya bertemu dengan pelaku dan si pelaku memberikan uang panjar sebesar Rp 1 juta 750 ribu kepada korban," ujarnya saat memberikan paparan di Mapolrestabes Medan, Kamis (7/6/2018).
• Raditya Dika Bongkar 5 Perbedaan Rumahnya usai Menikah, Anissa Aziza Cemberut saat Bahas Hal Ini
Lanjut Dadang, korban berjanji barang akan diberikan kepada tersangka paling lambat 4 hari dan empat hari kemudian korban menelpon tersangka bahwa barang pesanan tersangka telah datang.
• Bosan Hubungan Azriel dan Krisdayanti Terus Diperbincangkan, Ashanty: Ini Sudah Anak-anakku
"Kedua kemudian membuat perjanjian untuk bertemu di depan Plaza Milenium, lalu korban memberikan tujuh tujuh paket bedak pesanan tersangka. Kurang lebih satu bulan kemudian, tersangka ini menelpon korban kembali untuk memesan tujuh paket bedak kepada korban," sambungnya.
Artikel ini telah tayang di tribun-medan.com dengan judul Pembunuh Keji Terdiam Ditanya Apakah Menyesal Membunuh Rika, Alasannya Cuma soal Kosmetik