Deddy Corbuzier Ceritakan Kisah Ayahnya saat ke Gereja dan Terjadi Teror Bom

Penulis: Woro Seto
Editor: Woro Seto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Deddy Corbuzier

TRIBUNWOW.COM - Mantan pesulap, Deddy Corbuzier menceritakan kisah ayahnya yang saat itu hendak ke gereja dan terjadi ledakan bom.

Dilansir TribunWow.com, melalui akun Youtube Deddy Corbuzier dengan judul BOM, INDONESIA, TERORISME DAN AGAMA yang diunggah pada (15/5/2018).

Pada awalnya, Deddy mengaku tidak ingin menanggapi soal kasus terorisme yang terjadi di Surabaya dan Sidoarjo.

Namun, akhirnya ia membuat karena banyaknya permintaan dari netizen.

Hotman Paris Lakukan Pembelaan untuk Lucinta Luna

Kemudian, Deddy meyakini bahwa apa yang dilakukan terori itu bukanlah orang yang tidak beragama.

"Semua orang mengutuk, teman-teman muslim saya mengutuk, saya yakin kita di Indonesia itu indah, seperti pelangi yang beranekaragam warna menjadi indah," ucapnya.

Kemudian, Deddy Corbuzier meyakini bahwa dalam hidupnya semua orang di Indonesia merupakan bersaudara.

Deddy mengatakan bahwa kasus terorisme itu tidak boleh menyalahkan islam, baginya yang mereka lakukan bukanlah merupakan ajaran dari agama.

Salat Tarawih Dikerjakan 8 atau 20 Rakaat? Simak Penjelasan Berikut!

Setelah itu, Deddy Corbuzier menceritakan bahwa ayahnya sempat ke gereja dan terjadi ledakan bom.

"Suatu saat, ayah saya ke gereja pada hari Minggu, dia sering parkir mobil di tempat langganan, suatu ketika ayah saya mau parkir mobil, tiba-tiba tempat parkir tersebut terisi oleh sebuah mobil, kemudian, ayah saya pergi mencari tempat parkir, setelah jarak 100 meter, ada dentuman bom, dan bom itu ada di dalam mobil yang menempati tempat parkir ayah saya, nama gerejanya adalah Bunda Hati Kudus, ini kejadian sudah lama sekali, ayah saya tentu trauma," ujar Deddy.

Namun, Deddy tidak sepakat dengan adanya hastag "Tidak Takut".

Namun, dirinya menilai bahwa adanya kejadian tersebut mempersatukan orang Indonesia, akrena saling menguatkan apapun agamanya. (TribunWow.com/Woro Seto)

Mantan Panglima TNI Sebut Komando Operasi Khusus Gabungan Tangani Teroris Berlebihan, Kayak Arisan

Simak video berikut: