TRIBUNWOW.COM - Mantan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Ruhut Sitompul menanggapi kabar Presiden RI, Joko Widodo yang langsung bertolak ke Surabaya, Jawa Timur pasca dirinya mendengar adanya ledakan bom di 3 Gereja, Minggu (13/5/2018).
Diketahui, Jokowi menjenguk para korban bom di RSUD Soetomo.
Dalam kunjungannya, dirinya didampingi oleh Menkopolhukam, Wiranto, Mensesneg Pratiko, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, serta Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Jenderal Pol Budi Gunawan, dan Gubernur Jatim Soekarwo.
• Mahfud MD: Politisi Tak Boleh Menghalangi Pengesahan UU Antiterorisme dengan Seakan Membela HAM
Menanggapi kabar tersebut, Ruhut Sitompul memberikan komentarnya melalui akun twitter @ruhutsitompul, Senin (14/5/2018).
@ruhutsitompul: 'Siapa takut?', itu kata yang paling tepat kami katakan kepada Bapak Jokowi Presiden RI ke 7.
Bapak Rakyat, Joko Widodo langsung datang ke lokasi kejadian melihat kebiadaban teroris di Surabaya.
Salut & bangga kami, dan benar apa yang dikatakan Rakyat Indonesia tidak pernah takut. Merdeka.
Cuitan Ruhut Sitompul (Twitter)
• Tanggapi Isu Terorisme Rekayasa, Mahfud MD: Sama Biadabnya dengan Teroris, Berhati Serigala
Melihat para korban, Joko Widodo menyampaikan rasa dukanya.
"Ini adalah kejahatan dan tidak ada kaitannya kepada agama manapun. Tak ada kata yang dapat mewakili rasa duka yang mendalam saya," ucap Jokowi dikutip dari Tribunnews.
Dirinya juga mengatakan telah memerintahkan Kapolri untuk mengusut tuntas aksi teror ini dan meminta masyarakat untuk tetap tenang, waspada, serta tetap menjaga persatuan.
"Tadi pagi saya sudah minta kepada Kapolri untuk mengusat tuntas jaringan pelaku. Saya mengajak masyarakat memerangi radikalisme dan menjaga nilai leluhur kita. Kita harus bersatu melawan terorisme," sambungnya.
Biaya Seleuruh Pengobatan di Tanggung Negara
Presiden Joko Widodo juga menyampaikan bahwa seluruh biaya pengobatan korban ledakan ditanggung penuh oleh negara.
"Terakhir, marilah kita berdoa bagi korban yang meninggal dunia. Untuk korban yang luka-luka mari kita doakan untuk mendapat kesembuhan dan negara menjamin seluruh biaya pengobatan," tambahnya lagi. (TribunWow/Dian Naren)