TRIBUNWOW.COM - Presiden RI, Joko Widodo mengutuk aksi terorisme yang terjadi di Surabaya, Minggu (113/5/2018).
Pria yang akrab disapa Jokowi ini menilai jika aksi terorisme di Surabaya pagi tadi adalah kejadian yang di luar batas kemanusiaan.
Pasalnya, ada ada anak-anak yang dikorbankan dalam aksi teror tersebut.
"Tindakan terorisme kali ini sungguh biadab dan di luar batas kemanusiaan yang menimbulkan korban anggota masyarakat, anggota kepolisian dan juga anak-anak yang tidak berdosa. Termasuk pelaku yang menggunakan dua anak berumur kurang lebih 10 tahun yang digunakan juga untuk pelaku bom bunuh diri," ujar Jokowi dalam keterangan pers yang didapat TribunWow.com, Minggu.
• Pemuda Muhammadiyah: Terorisme Tidak Mungkin Bersendikan Nilai Agama yang Benar
Jokowi juga mengatakan jika aksi terorisme adalah murni kejahatan kemanusiaan dan tidak ada kaitannya dengan agama.
"Terorisme adalah kejahatan terhadap kemanusiaan dan tidak ada kaitannya dengan agama apa pun. Semua ajaran agama menolak terorisme apa pun alasannya," ucapnya.
• Mantan Anggota Jamaah Islamiyah Beberkan Alasan dan Jaringan dari Pelaku Bom di Surabaya
Presiden asal Kota Solo ini juga telah memerintahkan kepolisian untuk mengusut kasus ini sampai ke akar-akarnya.
"Pagi tadi saya sudah memerintahkan kepada Kapolri untuk mengusut tuntas jaringan-jaringan pelaku dan saya perintahkan untuk membongkar jaringan itu sampai akar-akarnya," ujarnya.
Ia juga mengajak segenap masyarakat untuk memerangi terorisme dan radikalisme.
• Jadi Pengadang Teroris dan Tewas karena Ledakan Bom, Begini Status WhatsApp Terakhir Bayu
"Seluruh aparat tak akan membiarkan tindakan pengecut semacam ini dan mengajak semua anggota masyarakat untuk bersama-sama memerangi terorisme, memerangi radikalisme yang bertentangan dengan nilai-nilai agama nilai nilai luhur kita sebagai bangsa yang menjunjung tinggi nilai-nilai Ketuhanan dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebinekaan."
"Saya juga mengimbau seluruh rakyat di seluruh pelosok tanah air agar semua tetap tenang, menjaga persatuan dan waspada. Hanya dengan upaya bersama seluruh bangsa terorisme dapat kita berantas kita harus bersatu melawan terorisme," ucap Jokowi.
Pemerintah juga akan menjamin semua biaya pengobatan dan perawatan para korban aksi terorisme ini. (*)