Dikira Driver Taksi Online saat Jemput Keluarga, Pria ini Diusir dan Diteriaki oleh Security Mal

Penulis: Hestin Nurindah Lestari
Editor: Hestin Nurindah Lestari
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi taksi online

TRIBUNWOW.COM - Pada Sabtu (16/12/2017), netizen dihebohkan munculnya video yang diunggah oleh akun Viral Indonesia di media sosial Facebook.

Video tersebut berisi tentang protes seorang customer terhadap petugas security  di Tunjungan Plaza Mall Surabaya.

POPULER: Nenek 93 Tahun Diborgol dan Dipenjara Gara-gara Tak Mau Keluar dari Panti Jompo

Kejadian tersebut bermula ketika sebuah mobil masuk ke lobi utama mall.

Mobil tersebut dikendarai oleh seorang pria yang hendak menjemput istri dan anaknya di Tunjungan Plaza Surabaya.

Saat sampai di lobi utama mall, seorang petugas security mengusirnya.

Petugas keamanan mengira pria yang bernama Bambang itu adalah taksi online.

Bambang sudah menjelaskan bahwa dia mau jemput istri, 2 anaknya, dan orang tuanya.

Namun security tersebut tetap mengusirnya.

Dari penjelasan Bambang, security juga sempat meneriaki dan menepuk punggungnya dengan keras.

Bambang dan istri yang tidak terima dengan perlakuan kasar security itu akhirnya 'meledak'.

Kejadian itu sempat ramai dilihat publik.

Hingga pada akhirnya, pihak kantor keamanan mengajak sepasang suami istri itu untuk bernegosiasi seperti yang terlihat dalam video.

Video yang berdurasi 4 menit 51 detik tersebut diunggah pada Kamis (14/12/2017) oleh akun Viral Indonesia dalam media sosial Facebook.

Hingga berita ini ditayangkan, postingan tersebut telah ditonton lebih dari 450 ribu kali dan dibagikan lebih dari 4.000 orang.

POPULER: Pelaku Pengirim Bom Paket di Surabaya Terungkap, Dikirim Via Ojek Online, tak Disangaka Ini Motifnya

Postingan tersebut juga dibanjiri oleh komentar netizen.

Berikut komentarnya:

Hendy Hendratno Adji: Taxi konvensional dulu ya merebut rezki nya bemo, becak, dll. Ayo sadar pak, dunia terus berubah. Taksi online itu menguntungkan masyarakat banyak karena murah dan mudah di jangkau.

Arie Pratama: Tidak habis pikir apa salahnya jika benar itu bapak2 taxi online, apakah di pikiran taxi taxi konvensional itu ngambil rejeki nya? Pikiran jangan kampungan bro, yang namanya rejeki udah di atur tuhan jadi ikhlas aja jalanin hidup ini. Nah kalau salah sasaran macam ini mau ngomong apa lagi? Mau bilang khilaf? Alasan goblok itu bro, kalau berani minta maaf dan tanggung jawab jika ada luka luka atau korban dirugikan secara materi.

zul Zildjian Ibaneza: W security gak Arogan kaya sih sweeter merah. Sok-sokan ngusir taxi onnline. Justru siapa pun yg masuk ke mall atau drop off mobil di lobby di arakan ke parkiran Basment klo mau nunggu. Kan simpel. Gak harus gebrak kaca mobil. Costumer itu berhak marah. Apa lagi suami mau jemput istrinya.

Angel Syahlani: Kalau memang Bapak itu Taxi online memang kenapa? bersaing yang positif dong. Masyarakat lebih senang taxi online harga jauuuh lebih murah daripada taxi biasa. Kapan maju nya negara ini kalau gak mau bersaing positif. Bawa aja semua ke penjara. enak saja main gebrak2 kaca orang. Jadi security tapi gaya seperti preman.

POPULER: Pria Transgender di AS Melahirkan Bayi Setelah Melakukan Operasi Ganti Kelamin

Di dalam kolom komentar juga ada netizen yang membagikan klarifikasi dari pihak Tunjungan Plaza Mall.

Klarifikasi tersebut mengatakan bahwa Bambang dan pihak security telah menyelesaikan perdamaian.

Berikut isi klarifikasinya:

Ismail Ayahx Radin: BERIKUT PENJELASAN DARI PAKUWON JATI :

DEAR ALL

Atas nama management Tunjungan Plaza kami mohon maaf atas ketidak nyamanan yg dialami oleh keluarga Bp Bambang saat berkunjung ke Tinjungan Plaza yg sempat mendapat perlakuan tidak pantas dari Sdr Agus koordinator taxi conventional .

Adapun langkah langkah yg kami lakukan adalah sbb

1. Kami sdh meminta Outsource security an PT SAKA utk mengeluarkan security an BH dan mulai malam ini tidak lagi bekerja di lingkungan Tunjungan Plaza.

2. Kami akan meminta pertanggung jawaban koordinator taxi conventional dan kpd ybs utk membuat pernyataan agar hal seperti ini tidak terulang kembali.dengan konsekwensi KAMI TERPAKSA AKAN MEMBUBARKAN PANGKALAN TAXI KONVENTIONAL di TP1 apabila hal ini gerulang kembali.

3. Sebagai pengunjung setia Tunjungan Plaza hal yg dialami keluarga bpk Bambang sangat kami sesalkan dan tidak dapat kami toleransi lagi.

4. Saat ini antara Bp Bambang dan sdr Agus sudah terjadi penyelesaian perdamaian dgn disaksikan team security Tunjungan Plaza.

Demikian tanggapan kami . Sekali lagi kami sampaikan permohonan maaf kpd bpk Bambang sekeluarga semoga tetap menjadi pelanggan setia kami.

Terima kasih.

(TribunWow.com / Hestin Nurindah)