TRIBUNWOW.COM - Gunung Agung yang terletak di Karangasem, Bali mengeluarkan kepulan abu vulkanik hitam hingga ketinggian 4000 meter sejak sembilan hari lalu.
Sampai-sampai Bandara Internasional Ngurah Rai pun harus ditutup.
Bandara kembali dibuka otoritas bandara sejak Rabu (29/11/2017).
Para penumpang yang sebelumnya sempat tertunda keberangkatannya mendatangi bandara untuk diberangkatkan.
Seolah ingin memberikan salam perpisahan, kondisi Gunung Agung nampak terlihat jelas, Kamis (30/11/2017) petang.
Begini Unggahan Terakhir Edison Wardhana, Stuntman Demian Sebelum Insiden Pertunjukan
Asap yang dikeluarkan pun lebih dominan berwarna putih, tidak berwarna abu-abu pekat seperti hari 9 hari sebelumnya.
Melihat fenomena tersebut, wisatawan asing yang telah berada di Terminal Internasional pun memadati salah satu sudut di bandara tersebut.
Para wisatawan asing ini asik melakukan selfie atau wefie untuk mengambil foto dengan background Gunung Agung yang tampak tenang tersebut.
Sementara itu, dari data rekapitulasi, sebanyak 55 penerbangan baik domestik dan internasional telah beroperasi dari satu-satunya bandara di Bali itu.
Beberapa maskapai juga telah mengajukan ekstra flight untuk memulihkan penumpang yang dibatlakan penerbangannya.
Aktivitas Gunung Agung Meningkat, Bali Tetap Ramai Dikunjungi sampai Jadi Trending Topik di Twitter
"Ada sekitar 25 ekstra flight. 17 untuk penerbangan internasional dan 8 untuk domestik," ujar Communication and Legal Section Head PT AP I, Arie Ahsanurrohim, Kamis (30/11/2017).
Maskapai penerbangan internasional yang mengajukan ekstra flight, JetStar, JetStar Asia, Qantas, Chinas Eastern, KLM Royal Dutch, Virgin Australia, Xiamen, Korean Air, Tiger Air dan China Southern.
Sedangkan untuk domestik, Sriwijaya Air, Batik Air, Garuda Indonesia dan Citilink. (*)