TRIBUNWOW.COM - Remaja Australia Sam Kanizay menghebohkan publik dengan kasusnya baru-baru ini.
Insiden tersebut terjadi saat Sam memutuskan untuk berendam di Dendy Street Beach, Brighton, Melbourne, Australia.
Setelah setengah jam berendam di laut, Kanizay memutuskan untuk kembali ke daratan.
Saat itu, ia sama sekali tidak menyadari apa yang terjadi pada kakinya.
Yang dirasanya hanya kakinya terasa nyeri yang perlahan berubah menjadi mati rasa.
Asik Berendam, Tiba-Tiba Kaki Remaja Pria Ini Dipenuhi Darah! Yang Terjadi Selanjutnya Mengerikan!
Ternyata, kedua kakinya mengucurkan darah segar yang tak berhenti meski telah dibasuh.
Bahkan hingga ia dibawa ke rumah sakit pun, pendarahannya belum berhenti.
Sejumlah ahli menyebut bahwa makhluk laut kecil yang disebut sebagai kutu laut pemakan daging.
Dihimpun TribunWow.com, inilah fakta tentang hewan mungil mengerikan yang menyerang Kanizay.
1. Hewan karnivora pemakan bangkai makhluk laut lain
Kutu laut adalah hewan krustrasea karnivora yang sangat mungil.
Melansir situs The Age, terdapat ribuan spesies kutu laut.
Kutu laut dikenal sebagai pemakan bangkai hewan laut.
Makanan utama mereka adalah bangkai ikan, kepiting, dan bahkan bangkai paus.
2. Ukurannya super kecil
Saking kecilnya, beberapa spesies kutu laut bahkan harus dilihat lewat mikroskop.
Biasanya, panjang kutu laut adalah setengah hingga satu sentimeter.
Bikin Nangis! Gadis 7 Tahun Ini Menolak Berobat dan Justru Berikan Uang ke Ayahnya untuk Hal Ini
Jumlah mereka sangat banyak.
Bahkan bisa sampai ribuan juta.
3. Berada di mana saja
Kutu laut biasa ditemukan di area dangkal.
Beberapa manusia yang suka berendam di laut mungkin bahkan pernah bersentuhan dengan hewan mungil ini.
Mereka akan meninggalkan rasa gatal di kulit.
Namun, mereka juga bisa hidup hingga 4500 meter jauh di dalam lautan.
Mereka juga bisa hidup di lautan hangat maupun dingin.
Biasanya mereka akan bergerak saat senja atau malam hari untuk menghindari pemangsa lain.
4. Apakah mereka berbahaya?
Tidak.
"Mereka tidak memiliki racun," ungkap Dr Genefor Walker-Smith, peneliti lautan di Museum Victoria, Australia.
"Kamu biasanya akan merasakan gigitan mereka dan segera berpindah tempat. Jadi, kasus seperti yang terjadi di Brighton (Sam Kanizay) sangat langka," tambahnya.
5. Apakah benar mereka pelaku kasus Sam Kanizay?
Ya.
Beberapa kelompok kutu laut bisa tertarik dengan daging manusia hidup.
Kemungkinan lainnya, karena Sam Kanizay berdiri di dekat bangkai ikan yang tengah menjadi santapan lezat ribuan kutu laut.
Tega! Seorang Ibu Asyik Main Kasino Sementara Anaknya yang Difabel Diperlakukan Seperti Ini!
"Yang memperparah luka Sam Kanizay adalah karena ia hanya berdiri di satu tempat saja. Mereka (kutu laut) bukan hewan yang pintar menempel pada sesuatu yang bergerak, karena makanan utama mereka adalah bangkai," jelas Dr Walker-Smith.
6. Haruskah menutup pantai?
Kutu laut sendiri menjaga keseimbangan ekosistem laut.
Ia ada untuk memakan bangkai laut.
Menurut Dr Walker-Smith, manusia hanya perlu berhati-hati saat memijakkan kaki di dalam laut. (TribunWow.com/Alya Iqlima)