TRIBUNWOW.COM - Ratusan ribu buruh membanjiri kawasan Ibu Kota DKI Jakarta untuk aksi dalam rangka May Day atau peringatan hari buruh internasional, Senin (1/5/2017).
Ratusan ribu buruh tersebut menggelar aksi turun jalan untuk menyuarakan hak-haknya.
Hal tersebut disampaikan oleh Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal.
Terkait Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78/2015 tentang Pengupahan yang dinilai merugikan buruh, Said mengaku terus melakukan berbagai cara untuk berjuang.
Miris Mencekik Nurani! Tersebar Meme Rumah Mewah Presiden Serikat Buruh
Peraturan Pemerintah tersebut telah ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 23 Oktober 2015.
Perjuangan tersebut diwujudkan dalam pernyataan sikap ataupun lewat aksi turun jalan.
"Perjuangan tersebut kami sampaikan melalui pernyataan sikap maupun lewat aksi turun jalan," ujar Said Iqbal kepada TribunWow via sambungan telepon.
Pihaknya juga melakukan pengujian konstitusional terkait Peraturan pemerintah tersebut.
"Kami juga melakukan Judicial Review (JR) terkait Peraturan Pemerintah tersebut ke Mahkamah Agung," ungkap Said.
Ia juga mengaku mendukung pasangan calon di Pilkada yang memiliki visi pro buruh.
Mengenaskan! Adu Balap di Area Perumahan, Begini Nasib Dua Pemuda Ini!
"Dalam Pilkada, kami juga mendukung pasangan calon yang memperjuangkan hak-hak buruh dan menolak peraturan yang memberatkan buruh," kata Said.
Turunkan 80 ribu massa
Dalam demonstrasi May Day, Senin (1/5/2017) Said mengaku serikat buruh yang dipimpinnya turun ke Jakarta sebanyak 80 ribuan orang.
"KSPI turun sekitar 80 ribuan orang yang berasal dari Jabodetabek, mereka semua diangkut 1500 bus," kata Said.
Namun pihaknya kecewa atas blokade yang dilakukan oleh aparat keamanan.
Ponsel Habib Rizieq Disita, Akankah Percakapan Rahasia dengan Firza Husein Terungkap?
Menurutnya, aksi yang dilakukan oleh buruh telah diatur oleh undang-undang, sehingga aparat tidak perlu melakukan blokade kepada massa buruh.
Meme Tentang Said Iqbal
Sebelumnya, telah tersebar luas di media sosial beberapa meme yang mencantumkan nama Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal.
Meme tersebut berkaitan dengan pembangunan rumah besar yang diduga milik Said, seperti yang tercantum dalam meme.
Dalam meme yang diunggah oleh akun bernama yona_yuni dituliskan mengenai darimana asalnya uang untuk membangun rumah besar
Mengerikan! Pohon Ambruk Timpa Sedan, Inilah Jumlah Korbannya!
"Kita semua bangga punya Presiden buruh yang tegas dan berani menantang kebijakan Negara' tapi patut dipertanyakan saat ini Presiden kita sedang membangun Rumah dengan ukuran besar di Jl. Rambutan, Kel. Kalisari, Kec. Jaktim.
Kita sebagai anggota KSPI/FSPMI patut mempertanyakan uang dari mana untuk bangun rumah dengan nilai milyaran rupiah sementara buruh wajib bayar iuran.
Hidup masih kontrak, ataukah uang Pilkada Bekasi untuk bang OBON TABRONI yang dibagi-bagi untuk kepentingan pribadi."
Dalam meme tersebut juga tertulis mengenai potongan satu persen kepada para buruh FSPMI seluruh Indonesia untuk para pengurus.
"Kumpulkan iuran buruh FSPMI seluruh Indonesia, potong 1 persen untuk kegiatan dan para pengurus, khususnya Presidennya.
Rela atau Tidak Rela potong. Ngerti Tidak Ngerti potong. Biar Buruh yang kerja Pengurus yang Atur Pegang Duitnya."
Adapula meme lain yang menunjukkan fakta sepak terjang Said yang diduga menyalahgunakan uang organisasi.
Berikut ini tulisan yang termuat dalam meme tersebut.
"Rupanya SP dan SB sdh tahu kelakuan presidennya, buruh dijadikan sapi perah olej presiden F.SPMI Said Iqbal.
Mengejutkan! Karena Hal Satu Ini, Anies Baswedan Disebut Tiru Presiden Jokowi! Kok Bisa?
Buktinya di apunya rumah mewah dg luas tanah 450 meter, luas bangunan lt2, 800 meter, harga jual 4 milyar. Alamt Jl. Rambutan kel kalisari Kec. Pasar Rebo Jaktim.
Said Iqbal juga menyalahgunakan uang organisasi dan uang pilkada keb bekasi paslon obon tabroni.
Said Iqbal tahun 2016 beli mobil menggunakan uang organisasi.
Banyak harta dari iuran buruh sementara buruh miskin dan sengsara dan tidak berpihak kepada buruh."
Beberapa meme juga berisi ujaran provokatif yang menyangkut sepak terjang Said Iqbal dan aksi May Day.
Ketika tim TribunWow.com melakukan konfirmasi terkait meme tersebut, Said enggan menjawab.
"Saya tidak ingin memberi komentar, jika ditanya mengenai kehidupan pribadi saya tidak mau menjawab," ujar Said Iqbal lewat saluran telepon kepada TribunWow.com. (TribunWow.com/Fachri Sakti Nugroho)