TRIBUNWOW.COM - Setiap pagi Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tajahaja Purnama (Ahok) meluangkan waktunya selama satu jam untuk melayani warga yang ditemuinya langsung di pendopo Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat.
Begitupun pagi ini, Senin (20/2/2017), kegiatan ini rutin Ahok lakukan sebelum masuk kantor.
Namun, dalam kesempatan pagi itu, Ahok menegur stafnya yang bernama Kamilus Elu yang kerap mendampingi Ahok menerima aduan tersebut.
Saat itu ada seorang ibu tua yang mengadukan keberatan karena yayasannya dikenakan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).
Ahok menegur Kamilus di depan puluhan warga yang sedang mengadu.
Ahok justru berbalik memberikan penjelasan kepada Kamilus, bahwa BPHTB di bawah Rp 2 miliar gratis.
Peraturan Gubernur (Pergub) mengenai hal tersebut pun sudah dikeluarkan.
Berita tentang Ahok ini sontak mendapat tanggapan yang beragam dari netizen media sosial Facebook.
Berikut ini tanggapan netizen Facebook yang berhasil dihimpun TribunWow.com.
Akun Facebook bernama Matilda Dolph mengatakan, "Ahok kerja udah bagus..tp klo d pilkada gak kpilih jg gpp..masi banyak jabatan laen nya kok cthnya : ketua KPK hahahaha...ngincer mangsa tiap ari si ahom bisa2...jd Kepala BULOG...abis tuh mafia2 pasar yg kendalikan hrg sembako..dibikin kere."
Ar Dhan, "Aku gak mau ikut ikutan kampanye... Karena aku pun baca dari koran. Kepilih apa gak itu bukan masalah sebap aku bukan orang. DKI, p.basuki ini tegas, bukan hanya pegawainya sendiri yang kena seruduk kalau didapati salah, tapi semua lapisan yang terkait kepentingan rakyat. Yaaaa tersebut serah warga DKI kalau g mau, mungkin tempat lain sangatlah mengharapkan ia."
Diki Juliansyah, "Ingat anak sma yg lu suruh di do??? Apa lu nggk malu dgn itu anak yg terima hukuman itu??? Baiknya mundur aja hok kali aja masih ada yg naruh hormat ama lu. Bersih? Sumber waras, jual beli asset, reklamasi lagi ngantri tuh cuy. Ckcjck."
Tjahjono Tjahjono, "Pemimpin yang tegas, jujur dan selalu melayani rakyat.#TetapAhokDjarot."
Rama Setya, "Kelihatannya kerja nya kurang sistematis....kurang cerdas, saya kecewa dulu pilih Jkw Ahok. Saya gak yakin kerjanya Ahok...termasuk perilaku nya yang gak pantas jadi Gubernur...Bikin gaduh Indonesia!"
Pakdjat, "Wujud nyata revolusi mental itu ya seperti ini."
L Wawan, "#SUMBERWARAS." (Tribunnews.com/TribunWow.com/Fachri Sakti Nugroho)