TRIBUNWOW.COM - Juan Mata kini menjadi pemain penting dalam skuat inti Jose Mourinho.
Ketika masih bersama Chelsea, Juan Mata yang kala itu memenangkan penghargaan sebagai Pemain Terbaik selama dua musim berturut-tururt tak mampu menarik perhatian Jose Mourinho.
Pemain Spanyol itu tampaknya kesulitan beradaptasi dengan gaya bermain Mourinho.
Pada 2014 silam, Mourinho pun memilih mengoper Mata ke Manchester United yang dinilai tak cocok dengan permainannya.
Posisi Mata di Stamford Bridge pun kemudian digantikan oleh David Moyes.
Mata pindah ke Old trafford dengan jumlah transfer 37,1 poundsterling atau setara dengan Rp 620 miliyar.
Musim lalu, ketika Mourinho dipilih untuk memimpin The Red Devils, para penggemarnya khawatir, Mata akan didepak lagi dari tim inti Mourinho.
Menepis semua dugaan, kini pemain Portugal itu sangat menyukai performa Mata.
Mourinho mengatakan, Mata bermain lebih baik di Manchester United ketimbang di Chelsea.
Pemain 28 tahun itu mampu meningkatkan permainannya secara pesat dan mengukuhkan namanya dalam skuat ini The Special One, julukan Mou.
Mourinho mengakui, pemain bernomor punggung 10 itu kini lebih percaya diri dan menjadi pemain yang penting.
"Ketika aku datang kesini orang-orang berpikir Mata memiliki masalah, tapi aku tahu dia tidak akan mendapat masalah," ujar Mourinho seperti dilansir metro.co.uk, Senin (13/2/2017).
Mou mengatakan, Mata tidak mampu beradaptasi seperti yang dinginkannya saat bergabung bersama Chelsea, tetapi dia justru dberkembang di United dan menemukan cara mudah untuk beradaptasi.
"Mata dapat beradaptasi pada permainan yang aku inginkan. Aku tahu sejak awal dia kan menjadi pemain penting," kata pelatih 54 tahun itu.
Pekan lalu Manchester United mampu meraih poin penuh ketika menjamu Watford dengan skor akhir 2-0.
Mata juga ikut menyumbangkan satu gol pembuka bagi United dan disusul gol kedua oleh Anthony Martial, pada Sabtu (11/2/2017). (*)
(metro.co.uk/TribunWow.com/Claudia Noventa)