Profil
Profil Jens Toornstra: Permata FC Utrecht yang Bisa Bikin Bali United Kalahkan Pamor Persib Bandung
Bali United dekati Jens Toornstra, gelandang veteran Eredivisie. Transfer ambisius di depan mata!
Penulis: Magang TribunWow
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Bali United kembali menjadi sorotan di bursa transfer, kali ini karena rumor kuat kedekatannya dengan gelandang veteran Belanda, Jens Toornstra.
Setelah sukses mendatangkan pelatih kelas Eropa, Bali United tak akan setengah-tengah untuk musim transfer 2025/2026 ini.
Kali ini, nama Jens Toornstra, gelandang veteran Eredivisie yang masih aktif memperkuat FC Utrecht, dikabarkan menjadi bidikan utama Bali United.
Baca juga: Transfer Super Berlian Bali United: Bikin Persib-Malut United Kalah Pamor, Sikut NAC Breda & Utrecht
Dengan rekam jejak mentereng di Eredivisie dan pengalaman segudang, Jens Toornstra bisa membawa angin segar bagi klub Serdadu Tridatu.
Selain itu, Jens Toornstra bisa menjadi “permata” baru di lini tengah Bali United.
Rumor ketertarikan ini muncul di tengah dinamika transfer Liga 1 yang semakin menarik perhatian publik sepak bola nasional.
Awal Karier Gemilang Jens Toornstra di Eredivisie
Jens Toornstra lahir pada 4 April 1989 di Alphen aan den Rijn, Belanda.
Berposisi sebagai gelandang serang dengan kaki dominan kanan, Toornstra merupakan satu di anyara nama besar di Eredivisie yang memiliki rekam jejak luar biasa.
Gelandang serang bertinggi 1,78 meter ini memulai karier profesionalnya di ADO Den Haag pada 2009.
Dalam 118 penampilannya di klub tersebut, Toornstra mengoleksi 17 gol dan 13 assist, menunjukkan insting serang yang tajam sejak usia muda.
Namanya makin melejit usai bergabung dengan FC Utrecht pada 2013, mencatat 30 gol dan 26 assist dari 159 pertandingan, torehan luar biasa untuk seorang gelandang.
Delapan Musim Emas Bersama Feyenoord Rotterdam
Namun puncak karier Jens Toornstra terjadi saat ia membela Feyenoord Rotterdam selama delapan musim (2014–2022).
Bersama De Kuip, ia tampil dalam 323 pertandingan, mengemas 70 gol dan mengukir 66 assist.
Selama periode delapan musim emas Toornstra bersama Feyenoord Rotterdam.
Ia turut membawa Feyenoord meraih gelar juara Eredivisie 2016/17, dua kali Piala Belanda (2015/16 dan 2017/18), serta dua Piala Super Belanda (2018 dan 2019).
Baca juga: Chord Gitar Chant Bali United Sebuah Harga Diri-Semeton Dewata: Kami Berdiri di Sini Terus Bernyanyi
Kembali ke FC Utrecht dan Siap Hijrah ke Asia?
Setelah delapan tahun penuh kejayaan, Jens Toornstra kembali ke FC Utrecht pada 23 Agustus 2022.
Saat ini, ia masih terikat kontrak hingga 30 Juni 2025, dengan perpanjangan terakhir ditandatangani pada 7 Mei 2024.
Namun, rumor transfer ke Indonesia menandai potensi perubahan besar dalam fase akhir kariernya.
Rumor ini kian menguat dengan postigan akun Facebook, @Bola Nusantara, Minggu (1/5/2025).
Alasan di balik rencana mendatangkan Jens Toornstra juga dikabarkan kemungkinan besar karena pelatih bau Bali United saat ini juga sama veteran Eredivisie seperti gelandang dari Belanda tersebut.
Kontrak Toornsta di FC Utrecht yang akan berakhir 30 Juni 2025, dapat memberikan kesempatan membuat Bali United bisa mendatangkannya dengan gratis.
Langkah Bali United ini bukan hanya untuk memperkuat skuad, tapi juga mengalahkan pamor Persib dan Malut United yang baru saja melakukan transfer besar.
Jika benar direkrut, Jens Toornstra bakal menjadi rekrutan asing paling bergengsi sepanjang sejarah Bali United.
Baca juga: Kabar Transfer Out Bali United: Gelandang Setia Resmi Pamit Susul 5 Pemain Lainnya
Didekati Bali United, Alternatif Thom Haye?
Pelatih anyar Johnny Jansen, yang juga berasal dari Belanda juga dilaporkan tengah mempertimbangkan Thom Haye sebagai opsi lini tengah lainnya selain Jens Toornstra.
Namun, nilai pasar yang tinggi, sebesar Rp17,38 miliar, berdasarkan transfermarkt.id, tentu ini membuat Bali United berpikir dua kali untuk merekrut gelandang Timnas Indonesia tersebut.
Sementara itu, Jens Toornstra hanya memiliki price tag, Rp6,08 miliar, 1/3 harga Thom Haye, apalagi jika dia tidak memperpanjang kontraknya bersama FC Utrecht usai di akhir musim 2024/2025.
Bali United tidak perlu mengeluarkan biaya transfer karena pemain tersebut karena statusnya akan bebas transfer.
Hal ini menjadikan Jens Toornstra alternatif kompetitif setelah menyebut nama Thom Haye yuang terlalu mahal secara finansial.
Arah Baru Bali United?
Ketertarikan Bali United pada Jens Toornstra menandai pola baru dalam strategi transfer klub: mendatangkan pemain Eropa dengan pengalaman elite, bukan sekadar nama besar.
Jika sukses diamankan, Jens Toornstra bisa menjadi poros permainan baru di bawah arahan Johnny Jansen, sekaligus daya tarik tambahan bagi Liga 1 yang terus berbenah.
Meski berusia 36 tahun, Jens Toornstra dinilai masih memiliki kapasitas untuk tampil kompetitif.
Dengan pengalaman lebih dari 600 laga profesional dan kontribusi ratusan gol dan assist, ia berpotensi menjadi sosok pemimpin di lini tengah Serdadu Tridatu.
Jika kepindahan ini terwujud, maka Jens Toornstra akan menyusul jejak beberapa eks pemain Eropa yang memilih Liga 1 sebagai tujuan baru menjelang pensiun.
Ini juga bisa menjadi langkah ambisius Bali United dalam mengejar kembali kejayaan domestik dan bersaing di kancah Asia.
Kini, tinggal menunggu apakah pendekatan dari Bali United akan membuahkan hasil.
Apakah sang maestro Belanda bakal berseragam merah-hitam musim depan?
Jawabannya mungkin hanya tinggal hitungan hari, karena Bali United tampaknya sangat serius ingin memilikinya dan FC Utrecht, mungkin sudah waktunya melepas permatanya.
Baca juga: Tak Ikut Turun Kasta, Inilah Bintang PSIS Semarang yang Segera Diboyong Bali United
Profil Jens Toornstra
Tanggal lahir / Umur : 4 Apr 1989 (36)
Tempat kelahiran : Alphen aan den Rijn
Tinggi : 1,78 m
Kewarganegaraan : Belanda
Posisi : Gelandang - Gel. Serang
Kaki dominan : kanan
Agen pemain : SEG
Klub Saat Ini : FC Utrecht
Bergabung : 23 Agt 2022
Kontrak berakhir : 30 Jun 2025
Perpanjangan kontrak terakhir : 7 Mei 2024
Media Sosial : @jenstoornstra
Statistik Jens Toornstra
ADO Den Haag : 118 penampilan, 17 gol, 13 assist, 17 kartu kuning, 10.462 menit bermain.
FC Utrecht : 159 penampilan, 30 gol, 26 assist, 17 kartu kuning, 11.512 menit bermain.
Feyenoord Rotterdam : 323 penampilan, 70 gol, 66 assist, 31 kartu kuning, 24.326 menit bermain.
1x Dutch champion : 2016/2017 Feyenoord Rotterdam
2x Dutch Cup winner : 2017/2018, 15/16 Feyenoord Rotterdam
2x Dutch Super Cup winner : 2019, 2018 Feyenoord Rotterdam.
(TribunWow.com/Peserta magang dari Universitas Sebelas Maret/Eka Herdianto B )
Baca Berita Menarik Lainnya di Google News.
Sumber: TribunWow.com
Profil 2 Pemain Persib Bandung yang Berpotensi Dipinjamkan Imbas Kegemukan Skuad, Bobotoh ACC? |
![]() |
---|
Sosok Ivar Jenner: Gelandang Naturalisasi yang Tak Dipanggil Timnas Senior Indonesia Maupun U-23 |
![]() |
---|
Sosok Rp869 Juta Persib Bandung: Tak Terdaftar di Skuad Maung, PSMS Potensi Selamatkan Kariernya |
![]() |
---|
Profil Federico Barba: Bek Berlabel Timnas Italia yang Dikabarkan Segera Merapat ke Persib Bandung |
![]() |
---|
Profil Gledson Paixao: Penyerang Asal Brasil yang Dikabarkan Deal dengan PSM Makassar, Macz Man ACC? |
![]() |
---|