Breaking News:

Bursa Transfer Bhayangkara FC

Gebrakan Sunyi Bhayangkara FC: Persebaya Surabaya Dibuat Kecolongan 1 Tokoh Penting, Ini Sebabnya

Gebrakan sunyi Bhayangkara FC, Persebaya Surabaya dibuat kecolongan soal 1 tokoh pentingnya, berikut ini sebabnya.

Penulis: Adi Manggala Saputro
Editor: adisaputro
Instagram/@bhayangkarafc
SKUAD Bhayangkara FC - Potret selebrasi skuad Bhayangkara FC di gelaran Liga 2 2024/2025. Gebrakan sunyi Bhayangkara FC, Persebaya Surabaya dibuat kecolongan soal 1 tokoh pentingnya, berikut ini sebabnya. 

TRIBUNWOW.COM - Gebrakan sunyi Bhayangkara FC, Persebaya Surabaya dibuat kecolongan soal 1 tokoh pentingnya, berikut ini sebabnya.

Dilansir TribunWow.com, kabar mengejutkan dilakukan oleh tim promosi Liga 1 2024/2025, Bhayangkara FC.

Tak banyak dirumorkan, Bhayangkara FC dikabarkan sukses membuat mantan pelatihnya yang kini banyak disorot di Persebaya Surabaya, Paul Munster membelot.

Kabar membelotnya Paul Munster dari Persebaya Surabaya ke Bhayangkara FC diungkap oleh akun seputar sepak bola Indonesia, @ownerwakanda, Jumat (11/4/2025).

Baca juga: Gebrakan di Luar Dugaan PSIM Yogyakarta & Bhayangkara FC: Semua Nama Bintang Lima, Persijap Sunyi

Meski tersirat, namun, ada satu pernyataan yang relate dengan rumor terkini mengenai Paul Munster yang dikabarkan deal dengan Bhayangkara FC.

"Waww ada yang kaget, salah satu pelatih kabarnya sudah deal dengan mantan klubnya, dan kabarnya juga klub yang di pegang sekarang ini mereka tidak tahu kalau pelatih tersebut sudah melakukan negosiasi di dua pekan lalu," tulis @ownerwakanda.

Tak lama setelah kabar itu, akun Instagram @ownerwakanda, membongkar jika Paul Munster dikabarkan bakal kembali memimpin skuad Bhayangkara FC musim depan.

"Pelatih Persebaya Paul Munster dikabarkan akan kembali ke mantan klubnya yakni Bhayangkara FC," tulis @ownerwakanda.

Senada dengan kabar itu, sebelumnya, Paul Munster dikabarkan nasibnya mengambang bersama Persebaya Surabaya.

Kabar masih mengambangnya nasib Paul Munster bersama Persebaya Surabaya diungkap oleh akun seputar sepak bola Indonesia, @transfernews_ft1, Minggu (23/3/2025).

"Persebaya Surabaya naik turun klasemen, Paul Munster belum tenti bertahan di Persebaya," tulis @transfernews_ft1.

Selain itu, bos Persebaya Surabaya, Azrul Ananda juga pernah menjelaskan jika Paul Munster masih akan dievaluasi meskipun kini Bajul Ijo berada di papan atas klasemen sementara.

"Setelah menjalani 27 pertandingan, manajemen Persebaya tetap akan mendorong dan memotivasi tim untuk memaksimalkan prestasi di akhir musim," jelas Azrul Ananda.

Paul Munster di SUGBT - Potret Paul Munster bersama asisten pelatihnya di Persebaya Surabaya, Uston Nawawi saat memberikan instruksi di pinggir lapangan pada gelaran Liga 1 2024/2025.
Paul Munster di SUGBT - Potret Paul Munster bersama asisten pelatihnya di Persebaya Surabaya, Uston Nawawi saat memberikan instruksi di pinggir lapangan pada gelaran Liga 1 2024/2025. (Instagram @coach.munster)

Baca juga: Transfer Trah Mataram: PSIM Yogyakarta Batal Gembosi Persis, Manuver Persija-Persebaya Kans Intai

Di sisi lain, manajemen juga sudah mulai fokus menyiapkan komposisi tim yang lebih tangguh untuk musim depan. Menggunakan fondasi tim ini yang kami anggap punya potensi besar, mengingat 70 persen tim yang sekarang akan tetap bersama Persebaya minimal hingga musim depan

Pemain-pemain seperti Bruno Moreira, Francisco Rivera, Dejan Tumbas, Malik Risaldi, Ernando Ari, Andhika Ramadhani, Toni Firmansyah dan beberapa lain tetap akan bersama Persebaya Surabaya musim depan. Tinggal bagaimana memperkuat tim ini dengan mengevaluasi beberapa pemain juga staf kepelatihan," ujar CEO Persebaya Surabaya, Azrul Ananda.

Lebih lanjut, seperti diketahui, Persebaya Surabaya menduduki kursi klasemen ketiga dengan raihan 48 poin dari 27 pertandingan.

Dengan rincian torehan 14 kali menang, 6 imbang, dan 7 kali menelan kekalahan.

Bajul Ijo masih memiliki margin 9 angka dari pemuncak klasemen sementara Persib Bandung.

Menilik hal itu, maka kans Bhayangkara FC merealisasikan Paul Munster dari Persebaya Surabaya dapat dikatakan sangat terbuka. lebar.

5 Opsi Kondang Persebaya Surabaya

Apabila angkat kaki, maka sudah sepatutnya Persebaya Surabaya mencari pengganti sepadan dari Paul Munster.

Tercatat, ada lima nama pelatih yang bisa dipertimbangkan oleh Persebaya Surabaya sebagai ganti Paul Munster.

Berikut ulasan selengkapnya:

1 Bernardo Tavares (PSM Makassar)

Opsi pertama sekaligus adalah pelatih idola Bonek Mania ada juru taktik PSM Makassar, Bernardo Tavares.

Sosok Bernardo Tavares tentu layak menahkodahi Persebaya Surabaya dengan catatan rekam jejaknya baik saat ini di PSM Makassar maupun dalam kiprah sebelumnya.

Bicara peluang, kans Persebaya Surabaya mendapatkan Bernardo Tavares terbilang terjal.

Kontrak pelatih asal Portugal itu yang akan habis pada 30 Juni 2026 jadi sebabnya.

Sehingga, mau tidak mau, Persebaya Surabaya harus menebus sisa kontraknya jika ingin membajak Bernardo Tavares lebih cepat.

Akan tetapi, asa Persebaya Surabaya untuk mendapatkan Bernardo Tavares nampaknya temui indikasi.

Indikasi itu terkait dengan sudah tergerusnya kepercyaan Macz Man kepada Bernardo Tavares.

Hal itu dapat dilhat dari unggahan PSM Makassar seusai dibungkam Dewa United di pekan ke-20.

"#tavaresout," tulis 2_.funkyyb****

"Ganti pelatih sih !" tulis @awal_al****

"Minim taktik #BTOut," tulis @myw****

"Begitu saja terus permainanmu @bernardotavares80 kalau sudah menang langsung bertahan total," tulis @fadhila****

"KENAPA FISIK PEMAIN??? MANA POLA LATIHAN MUSIM PERTAMANYA COACH BT YANG BISA BENTUK FISIK BADAK PEMAINNYA???" tulis @pakomentarn****.

Sosok Bernardo Tavares (kiri) dan selebrasi skuad PSM Makassar (kanan).
Sosok Bernardo Tavares (kiri) dan selebrasi skuad PSM Makassar (kanan). (Instagram @psm_makassar)

Baca juga: Sosok Slavko Damjanovic yang Masuk Radar Klub Liga 1 Malaysia, Sinyal Angkat Kaki dari Persebaya?

Prestasi Bernardo Tavares

PSM Makassar : 1x Liga 1 2022/2023 

New Radiant SC: 1x juara Maladewa Cup 2016/2017

New Radiant SC: 1x juara Liga Maladewa 2016/2017

Benfica de Macau: 1x juara Liga Macau 2017/2018.

Profil Bernardo Tavares

Nama Lengkap                     : Fernando José Bernardo Tavares

Tanggal Lahir                        : 2 Mei 1980

Tempat Kelahiran                : Goenga, Belanda

Usia                                        : 44 Tahun

Kewarganegaraan                : Belanda

Avg. Syarat sebagai pelatih : 0,70 Tahun

Lisensi Kepelatihan             : Lisensi Pro Kontinental

Klub saat ini                           : PSM Makassar

Formasi yang disukai           : 3-5-2

2. Kim Do-hoon (Korea Selatan)

Persebaya Surabaya bisa mempertimbangkan pelatih bekas tangan kanan Shin Tae-yong yang belum pernah berkarier di Liga 1, Kim Do-hoon.

Seperti diketahui, hubungan kerjasama Shin Tae-yong dengan Kim Do-hoon sejak 2008 sampai dengan 2010.

Saat itu, Shin Tae-yong menduduki kursi pelatih interim Seongnam Ilhwa dua musim yakni 2008-2010 dengan Kim Do-hoon sebagai asisten pelatihnya.

Kemudian, Shin Tae-yong diangkat sebagai pelatih kepala Seongnam Ilhwa pada 2010-2012 dan masih setia didampingi oleh Kim Do-hoon.

Hingga akhirnya Shin Tae-yong hengkang per 7 Desember 2012 disusul Kim Do-hoon pada 31 Desember 2012.

Lebih lanjut, belum lama ini Kim Do-hoon pernah ditunjuk sebagai pelatih interim Korea Selatan per 20 Mei sampai 30 Juni 2024.

Lebih lanjut, bagaimana dengan prestasi dan kans Persebaya Surabaya dan Arema FC untuk mendatangkan Kim Do-hoon?

Kim Do-hoon merupakan pelatih dengan catatan empat gelar bergengsi di dua liga berbeda.

Pelatih kelahiran Tongyeong, Gyeongnam itu mampu catatkan gelar di Korea Selatan dan Singapura bersama dua tim yakni Ulsan Hyundai dan Lion City Sailors.

Dengan status nganggurnya saat ini, Persebaya Surabaya sejatinya mudah untuk menjajaki komunikasi dengan pelatih berusia 54 tahun.

Tawaran kontrak dan nilai gaji menarik bisa jadi senjata Persebaya Surabaya untuk mengamankan tanda tangan Kim Do-hoon.

Di sisi lain, kecerdasan seorang Kim Do-hoon juga dapat dilihat dari pernah tertariknya Persib Bandung kepada pelatih asal Korsel tersebut.

Saat itu, nama Kim Do-hoon masuk ke dalam lis pertimbangan sebagai pengganti Robert Alberts yang didepak Persib Bandung tahun 2022 silam.

Sayang, saat itu, Persib Bandung lebih memilih Luis Milla dan membuat Kim Do-hoon gagal melatih skuad Pangeran Biru.

Baca juga: Kecewa & Emosi Persebaya Surabaya Dibuat Malu PSBS Biak di I Wayan Dipta, Semeton Desak Out 1 Kambinghitam

Mantan pelatih klub Singapura Lion City Sailors, Kim Dohoon.
Mantan pelatih klub Singapura Lion City Sailors, Kim Dohoon. (Instagram @lioncitysailors.fc)

Baca juga: Arema FC Mau? Bintang Persija Kontraknya Segera Expired, Buat Aremania De Javu Mantan 10 Tahun Silam

Profil Lengkap Kim Do-hoon

Dikutip TribunWow.com dari Transfermarkt, berikut profil lengkap Kim Do-hoon:

Nama Lengkap              : Kim Do-hoon

Tanggal Lahir                 : 21 Juli 1970

Tempat Kelahiran         : Tongyeong, Gyeongnam, Korea Selatan

Usia                                 : 54 Tahun

Kewarganegaraan        : Korea Selatan

Avg. Syarat sebagai pelatih : 2,34 Tahun

Lisensi Kepelatihan     : -

Klub saat ini                 : Tanpa Klub

Formasi yang disukai : 4-2-3-1

Catatan Statistik 

305 pertandingan: 156 menang, 77 imbang dan 72 kalah 

Prestasi Kim Do-hoon

1. 2016/2017: Ulsan Hyundai (Korea Selatan Cup)

2. 2019/2022: Ulsan Hyundai (AFC Champions League)

3. 2021/2022: Lion City Sailors (Singapura Cup)

4. 2020/2021: Lion City Sailors (Liga Singapura).

3. Robert Rene Alberts (Belanda)

Pelatih asal Belanda, Robert Alberts, juga bisa dipertimbangkan sebagai opsi Persebaya Surabaya.

Pasalnya, selepas pergi dari Persib Bandung, Robert Alberts tercatat masih belum menerima pinangan dari tim manapun.

Praktis, kans Persebaya Surabaya untuk menggodanya merapat terbuka lebar.

Terlebih, Robert Alberts memiliki segudang pengalaman di gelaran Asia.

Bahkan, Robert Alberts juga pernah menahkodahi Timnas Korea Selatan kelompok usia.

Tak hanya itu, kemampuan Robert Alberts yang pernah hampir memberikan gelar juara untuk PSM Makassar dan Persib Bandung bisa jadi pertimbangannya.

Selain itu, Robert Alberts juga pernah angkat trofi bersama Arema FC di era Indonesia Super League (ISL) 2010 silam.

Deretan Prestasi

1. Juara Singapura Cup (2 kali): Home United 1999/2000 dan 2000/2001

2. Liga Singapura: Home United 1998/1999

3.  Juara Liga Indonesia: Arema Indonesia 2009/2010.

Robert Alberts, mantan pelatih Persib Bandung
Robert Alberts, mantan pelatih Persib Bandung (TribunJabar.id)

Baca juga: Nasib Sosok Rp 1,30 Miliar Bekas Idola PSS Sleman: Pilih Out Ketimbang Degradasi ke Liga 3, BCS Cek

4. Milomir Seslija (Bosnia Herzegovina)

Keempat, ada pelatih asal Bosnia Herzegovina yang malang melintang di Liga 1, Milomir Seslija.

Milomir Seslija merupakan pelatih grade A yang belum lama ini harus puas menganggur setelah didepak Persis Solo.

Berhasil bangkitkan Persis Solo di putaran kedua Liga 1 2023/2024 dan finish di posisi ke-8 klasemen akhir.

Pada percobaan kedua nasibnya apes dan membuatnya kehilangan kursi penting di Persis Solo.

Meski begitu, pengalaman apiknya bersama Arema FC, Borneo FCdan Persis Solo musim lalu layak dipertimbangkan Persebaya Surabaya sebagai dasar penunjukkannya.

Status menganggur Milomir Seslija membuat Persebaya Surabaya bakal dengan mudah mendatangkan sang pelatih kenamaan tersebut.

Prestasi Milomir Seslija

2018/2019: Piala Presiden (Arema FC)

2022/2023: Maziya SR&C

5. Sergio Farias (Brasil)

Mantan pelatih Persija Jakarta asal Brasil, Sergio Farias juga bisa masuk pertimbangan Persebaya Surabaya.

Meski hanya berjalan singkat bersama Persija Jakarta, Sergio Farias tentu saja sudah sedikit banyak tahu tentang karakteristik sepak bola Indonesia.

Pengalamannya melatih klub besar di Asia seperti Pohang Steelers, Al Ahli, Al-Wasl, dan Suphanburi FC dan Al-Hilal bisa jadi bahan pertimbangan Persebaya Surabaya untuk memboyong Sergio Farias.

Selain itu, Sergio Farias juga diketahui pernah melatih Timnas U17 Brasil pada 2001 sampai 2002 lalu.

Terkini, Sergio Farias nganggur seusai didepak oleh klub Liga Utama Kuwait bersama Kazma SC.

Sehingga Persebaya Surabaya berpotensi besar bisa mendatangkannya dengan skema bebas transfer.

Sergio Farias saat diperkenalkan sebagai pelatih baru Persija Jakarta, Jumat (17/1/2020).
Sergio Farias saat diperkenalkan sebagai pelatih baru Persija Jakarta, Jumat (17/1/2020). (MOCHAMAD HARY PRASETYA/BOLASPORT.COM)

Deretan Prestasi

1. Juara Liga Dua Brasil/ Campeonato Brasil Serie: Uniao Agricola Barbarense FC 2004/2005

2. Juara Liga Korea Selatan/K-League : Pohang Steelers 2006/2007

3. Juara Korean League Cup Winner: Pohang Steelers 2006/2007

4. Juara Piala Korea Selatan/South Korean Cup Winner : Pohang Steelers 2007/2008

5. Juara AFC Champions League : Pohang Steelers 2008/2009.

(TribunWow.com/Adi Manggala S)

Baca Berita Menarik Lainnya di Google News 

Tags:
Bhayangkara FCBharamaniaPaul MunsterLiga 1 2024Persebaya SurabayaBonek Mania
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved