Profil
Gelandang Rp 5,21 Miliar Milik PSIS Semarang Jadi Rebutan Arema FC dan Persebaya Surabaya?
Boubakary Diarra berpotensi meninggalkan PSIS Semarang. Arema FC dan Persebaya Surabaya disebut mulai memantau peluang merekrutnya.
Penulis: Adi Manggala Saputro
Editor: Elfan Fajar Nugroho
TRIBUNWOW.COM - Masa depan gelandang asing PSIS Semarang, Boubakary Diarra, mulai menjadi sorotan jelang bursa transfer Liga 1 musim depan.
Isu kepergian Boubakary Diarra dari PSIS Semarang kini mulai mengemuka seiring munculnya sejumlah indikasi.
Tak hanya itu, dua klub besar asal Jawa Timur yakni Arema FC dan Persebaya Surabaya juga dilaporkan mulai memantau situasi Boubakary Diarra, sebagai bagian dari upaya penyegaran lini tengah mereka untuk musim kompetisi mendatang.
Berikut empat indikasi kuat yang menunjukkan bahwa peluang hengkangnya Boubakary Diarra dari PSIS Semarang bukan sekadar rumor:
Baca juga: PSIS Semarang OTW Digembosi? Selain Persib Bandung, Persebaya-Arema FC Siap Gerogoti Mahesa Jenar
Tidak Ada Kepastian Perpanjangan Kontrak
Satu sinyal paling mencolok terkait potensi hengkangnya Boubakary Diarra dari PSIS Semarang adalah belum adanya pengumuman resmi dari pihak manajemen klub mengenai perpanjangan kontraknya.
Hingga kini, publik belum mendapatkan kepastian apakah gelandang asal Prancis tersebut akan tetap menjadi bagian dari skuad Mahesa Jenar untuk musim depan.
Padahal, sepanjang musim ini, Diarra dikenal sebagai salah satu pilar penting di lini tengah PSIS.
Ia tampil konsisten dan memiliki kontribusi signifikan dalam menjaga keseimbangan permainan tim, baik dalam fase bertahan maupun saat membangun serangan.
Dengan peran sebesar itu, ketiadaan kejelasan kontrak tentu menjadi sorotan.
Dalam konteks sepak bola profesional, ketika seorang pemain inti belum mendapat kepastian kontrak menjelang berakhirnya musim, hal tersebut kerap diartikan sebagai isyarat terbuka akan dua kemungkinan sang pemain tengah mempertimbangkan opsi untuk hengkang, atau pihak klub sedang menimbang ulang rencana jangka panjangnya.
Situasi ini pun semakin memperkuat dugaan bahwa Diarra bisa saja membuka lembaran baru bersama klub lain pada musim mendatang.
Baca juga: Boubakary Diarra Out? 4 Indikasi Angkat Koper dari PSIS Semarang Nyata, Persebaya & Persik Cek Ombak
Aktivitas Media Sosial Mulai Berubah
Meski bukan merupakan indikator absolut, aktivitas media sosial seorang pemain sering kali mencerminkan arah masa depan kariernya, terutama di era digital saat ini di mana banyak hal disampaikan secara tersirat lewat unggahan pribadi.
Hal ini juga terlihat pada Boubakary Diarra dalam beberapa waktu terakhir. Gelandang PSIS Semarang itu mulai jarang membagikan momen kebersamaannya dengan tim atau konten yang berkaitan langsung dengan Mahesa Jenar.
Sebaliknya, dalam beberapa unggahan terbarunya, Diarra justru lebih banyak menampilkan aktivitas pribadi di luar lapangan, tanpa menyertakan atribut atau nuansa klub.
Perubahan pola ini pun tak luput dari perhatian para pendukung PSIS. Sebagian menafsirkan sikap tersebut sebagai tanda bahwa sang pemain tengah mempersiapkan diri untuk mengucapkan perpisahan secara perlahan, seiring dengan spekulasi yang terus berkembang mengenai masa depannya di klub.
Baca juga: Sesi Latihan Terkini PSIS Semarang Pasca Libur Lebaran Disorot Panser-Snex, Beri Sederet Sindiran
PSIS Mulai Dikaitkan dengan Opsi Gelandang Baru
Manuver transfer yang mulai dilakukan PSIS Semarang juga menjadi satu sinyal kuat terkait masa depan Boubakary Diarra.
Sejumlah rumor yang beredar menyebutkan bahwa manajemen Mahesa Jenar telah mulai menjajaki kemungkinan mendatangkan gelandang baru untuk musim depan.
Tidak hanya dari dalam negeri, beberapa nama yang masuk dalam radar PSIS bahkan berasal dari luar negeri, menandakan bahwa klub sedang serius membangun kekuatan baru di sektor tengah.
Jika kabar ini benar adanya, maka langkah tersebut bisa dibaca sebagai bentuk antisipasi dini dari PSIS terhadap kemungkinan hengkangnya Diarra.
Kehadiran pemain baru di posisi yang sama tentu menjadi indikator bahwa posisi Diarra belum sepenuhnya aman, atau bahkan sudah masuk dalam rencana rotasi dan peremajaan tim.
Dalam konteks ini, upaya PSIS mendatangkan gelandang anyar sangat mungkin menjadi langkah strategis untuk menjaga keseimbangan tim apabila Diarra benar-benar memutuskan untuk meninggalkan klub.
Baca juga: Bukan ke Arema-Persik, Boubakary Diarra Kans Out dari PSIS Semarang & Gabung Persebaya, Ini Sebabnya
Ketertarikan Klub Jawa Timur: Arema FC dan Persebaya Intip Peluang
Informasi terbaru menyebutkan bahwa dua tim papan atas dari Jawa Timur, yakni Arema FC dan Persebaya Surabaya, sedang memonitor situasi Boubakary Diarra.
Keduanya dikenal tengah berupaya memperkuat lini tengah menyusul performa inkonsisten musim ini.
Diarra, dengan pengalaman dan fisik dominan, dipandang sebagai kandidat ideal untuk memperkokoh barisan tengah.
Arema FC disebut-sebut sedang mencari gelandang jangkar yang bisa menjadi pendamping atau bahkan pengganti peran penting Jayus Hariono.
Sementara itu, Persebaya tengah berbenah setelah hasil mengecewakan musim ini, dan pelatih kepala tampaknya menginginkan pemain bertipikal pekerja keras seperti Diarra di lini tengah.
Meski belum ada pernyataan resmi baik dari pemain maupun pihak klub, gelombang spekulasi ini kian kuat.
Banyak pihak menilai Diarra mungkin sedang mempertimbangkan opsi karier lain, terlebih jika tawaran dari klub-klub besar seperti Arema FC atau Persebaya Surabaya datang dengan paket menarik secara finansial dan prospek bermain lebih kompetitif.
Namun, perlu dicatat bahwa PSIS Semarang juga masih memiliki peluang untuk mempertahankan sang pemain, selama negosiasi berjalan dengan lancar dan tawaran yang diajukan mampu memenuhi ekspektasi Diarra dan agennya.
Untuk saat ini, semua masih dalam tahap spekulasi, namun empat indikasi yang ada sudah cukup untuk membuat masa depan Boubakary Diarra menjadi topik hangat di kalangan pecinta sepak bola Tanah Air, khususnya menjelang bursa transfer musim depan.
Lantas ini sosok Boubakary Diarra

Baca juga: PSIS Semarang Kena Ban Transfer oleh FIFA, Panser-Snex Langsung Murka dan Beri Sindiran Menohok
Boubakary Diarra adalah gelandang bertahan asal Prancis yang lahir pada 30 Agustus 1993. Ia dikenal sebagai pemain dengan fisik kuat, visi permainan yang baik, serta kemampuan dalam menjaga keseimbangan lini tengah.
Dengan tinggi badan sekitar 187 cm, Diarra memiliki keunggulan dalam duel udara dan kemampuan membaca permainan lawan.
Karier profesionalnya dimulai di Eropa, di mana ia sempat bermain untuk beberapa klub sebelum akhirnya berkiprah di Asia.
Pengalaman bermain di luar negeri memberinya ketahanan mental dan pemahaman taktik yang baik, yang kini menjadi modal utama dalam penampilannya di Liga Indonesia.
Diarra bergabung dengan PSIS Semarang pada pertengahan 2023 dan langsung menjadi bagian penting dalam skuad Mahesa Jenar.
Baca juga: Ciro Out ke Malut? Persib Bandung Bisa Lirik Winger PSIS Semarang yang Santer Hengkang Sebagai Ganti
Ia menjalani debut yang impresif dengan mencetak gol perdananya dalam laga pertamanya. Sejak saat itu, ia menjadi pilihan utama di lini tengah berkat perannya sebagai pemutus serangan lawan sekaligus distributor bola.
Selama musim 2023/2024, Diarra tampil konsisten dengan mencatatkan 23 penampilan di Liga 1.
Meskipun tidak mencetak banyak gol, kontribusinya dalam membangun serangan dari belakang dan melindungi lini belakang sangat krusial.
Ia mencatat total waktu bermain lebih dari 2.000 menit dalam satu musim, menunjukkan betapa diandalkannya dia oleh pelatih.
Sebagai gelandang bertahan, Diarra dikenal agresif namun cerdas dalam mengambil keputusan. Ia piawai dalam melakukan tekel bersih, memotong alur serangan lawan, dan menjaga organisasi permainan tim.
Selain aspek bertahan, ia juga mampu mengalirkan bola secara efektif ke lini depan, menjadikannya gelandang yang seimbang secara ofensif dan defensif.
Meski lahir di Prancis, Diarra pernah membela tim nasional Mali di level U-20. Hal ini menunjukkan latar belakangnya sebagai pemain dengan pengalaman internasional, yang turut membentuk karakter dan kedewasaan permainannya di lapangan.
Baca juga: Persijap Jepara Cari Bestie Rosalvo? Tak Manfaatkan Krisis PSIS Semarang, Pilih Bungkus dari Liga 2
Biodata Boubakary Diarra
Nama : Boubakary Diarra
Tanggal lahir : 30 Agustus 1993 (31)
Tempat kelahiran : Villepinte, Prancis
Tinggi : 1,87 meter
Kewarganegaraan : Prancis - Mali
Posisi : Gelandang - Gel. Bertahan
Kaki dominan : Kanan
Klub Saat Ini : PSIS Semarang
Agen pemain : Ressy Enterprise
Bergabung : 1 Juli 2023
Perpanjangan Kontrak : 20 Juni 2024
Kontrak berakhir : -
Harga pasaran : Rp. 5,21 Miliar ( per 6 Desember 2024 )
Catatan Statistik Berdasarkan Klub
SC Covilhã : 103 pertandingan, 5 gol, 1 assist, 26 kartu kuning, dan 7.349 menit bermain.
PSIS Semarang : 55 pertandingan, 2 gol, 2 assist, 7 kartu kuning, dan 4.849 menit bermain.
Torino Primavera : 52 pertandingan, 3 gol, 0 assist, 9 kartu kuning, dan 3.258 menit bermain.
Mosta FC : 38 pertandingan, 2 gol, 3 assist, 6 kartu kuning, dan 3.303 menit bermain.
CD Cova Piedade : 34 pertandingan, 3 gol, 1 assist, 4 kartu kuning, dan 2.298 menit bermain.
(TribunWow.com/Peserta Magang dari Universitas Slamet Riyadi/Raditya Bagas)
Baca Berita Menarik Lainnya di Google News
Sumber: TribunWow.com
Profil 2 Pemain Persib Bandung yang Berpotensi Dipinjamkan Imbas Kegemukan Skuad, Bobotoh ACC? |
![]() |
---|
Sosok Ivar Jenner: Gelandang Naturalisasi yang Tak Dipanggil Timnas Senior Indonesia Maupun U-23 |
![]() |
---|
Sosok Rp869 Juta Persib Bandung: Tak Terdaftar di Skuad Maung, PSMS Potensi Selamatkan Kariernya |
![]() |
---|
Profil Federico Barba: Bek Berlabel Timnas Italia yang Dikabarkan Segera Merapat ke Persib Bandung |
![]() |
---|
Profil Gledson Paixao: Penyerang Asal Brasil yang Dikabarkan Deal dengan PSM Makassar, Macz Man ACC? |
![]() |
---|