Bursa Transfer Semen Padang
Transfer Eksodus Semen Padang Semakin Dekati Kenyataan: 6 Potensi Jadi Primadona, PSIM-Persijap Cek
Transfer eksodus Semen Padang semakin dekati kenyataan, 6 potensi jadi primadona, PSIM Yogyakarta dan Persijap Jepara cek.
Penulis: Adi Manggala Saputro
Editor: adisaputro
TRIBUNWOW.COM - Transfer eksodus Semen Padang semakin dekati kenyataan, 6 potensi jadi primadona, PSIM Yogyakarta dan Persijap Jepara cek.
Dilansir TribunWow.com, pekan ke-26 jadi malapetaka bagi Semen Padang setelah dibungkam Dewa United dengan skor telak 6-0 di Stadion Pakansari, Bogr, Jawa Barat.
Empat gol pemberi malapetaka Semen Padang dicatatkan oleh quattrick Alex Martins.
Alex Martins sukses catatkan 4 gol ke gawang Semen Padang tepatnya di menit ke-61, (68'), (86') dan (90+1').
Baca juga: Spartacks Serang IG Semen Padang dengan Kecemasan, 1 Nama Dicari-cari Jelang Tandang ke Dewa United
Sementara satu gol lain pemberi petaka Semen padang dicatatkan Dewa United dari gol bunuh diri Zidane Pramudya (55').
Apes bagi Semen Padang, klub berjuluk Kabau Sirah itu juga harus kehilangan bek andalannya,Tin Martic karena mendapatkan kartu merah di menit ke-48.
Imbas kekalahan telak itu, posisi klasemen sementara Semen Padang semakin sulit.
Semen Padang gagal menggusur PSIS Semarang dan Persis Solo untuk bisa lolos dari jurang degradasi.
Semen Padang masih tertahan di posisi ke-16 klasemen sementara dengan raihan 22 poin.
Lebih lanjut, imbas kekalahan itu juga, Semen Padang harus puas menjadi tim dengan catatan selisih gol terburuk dengan raihan minus 23.
Apabila terus catatkan hasil minor, bukan menutup kemungkinan Semen Padang bakal kembali ke Liga 2 musim depan.
Dengan kata lain, jika Semen Padang benar adanya terdegradasi, maka eksodus pemain Kabau Sirah bakal terjadi.
Dua tim yang resmi promosi ke Liga 1 musim depan, PSIM Yogyakarta dan Persijap Jepara berpotensi besar bakal coba ambil bagian untuk bisa membidik pemain yang kans bakal dilepas Semen Padang bila benar terdegradasi.
Setidaknya, dirangkum TribunWow.com, ada enam pemain Semen Padang yang kans jadi primadona transfer jika Kabau Sirah terdegradasi.
Hal itu didasari oleh catatan performa keenam pemain sejauh ini di Liga 1.
Berikut enam pemain yang potensi jadi primadona transfer jika Semen Padang terdegradasi akhir musim nanti:
- Bruno Gomes (5 gol dan 2 assist)
- Cornelius Stewart (4 gol dan 4 assist)
- Gala Pagamo (3 gol dan 1 assist)
- Filipe Chaby (2 gol dan 2 assist)
- Tin Martic (CB)
- Arthur Augusto (GK).
Baca juga: Hasil Dewa United Vs Semen Padang: Dicukur Setengah Lusin, Kabau Sirah Masih Terjebak di Zona Merah
-
Skuad Semen Padang pada gelaran Liga 1 2024/2025 saat melakukan sesi foto bersama. (Instagram @semenpadangfcid)
Spartacks Serbu Komentar Kecemasan sebelum Semen Padang Dilibas Dewa United
Sebelum lakoni laga kontra Dewa United, Semen Padang sempat diserang komentar bernada cemas oleh suporter setianya, Spartacks.
Spartacks mencemaskan Semen Padang yang di putaran pertama kena bantai Dewa United dengan skor 2-8 di Padang.
Baca juga: Sesi Latihan Semen Padang Jelang Kontra PSBS Biak Dibanjiri Kecemasan, Spartacks Ikut Seret PSPS
Tak hanya cemaskan hal itu, Spartacks juga turut cemaskan gelandang andalan Semen Padang, Alhassan Wakaso.
Seperti diketahui, Alhassan Wakaso belum lama ini mendapatkan sanksi imbas kartu merah yang didapatkannya di laga kontra Persis Solo.
Menilik hasil sidang Komite Disiplin PSSI, 25 Februari 2025 lalu, Alhassan Wakaso mendapatkan hukuman tambahan larangan bermain sebanyak 4 pertandingan.
Satu laga hukuman sudah dilakukan gelandang asal Ghana itu saat Semen Padang bermain seri kontra PSBS Biak.
Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI, Tanggal 25 Februari 2025
- Sdr. Alhassan Wakaso (pemain Tim Semen Padang)
- Nama Kompetisi: BRI Liga 1 2024/2025
- Pertandingan: Persis Solo vs Semen Padang
- Tanggal Kejadian: 21 Februari 2025
- Jenis Pelanggaran: mengucapkan kata-kata tidak pantas kepada perangkat pertandingan serta mendapatkan kartu merah langsung
- Hukuman: tambahan larangan bermain sebanyak 4 pertandingan; denda Rp.50.000.000,-
Menilik adanya dua sebab itu membuat Spartacks tak kuasa menahan rasa cemasnya jelang Semen Padang bertandang ke markas Dewa United.
Terlebih, laga kontra Dewa United yang tengah onfire jadi pertandingan penting Semen Padang demi bisa lolos dari zona merah degradasi.
"Jangan biarkan dewa megang bola terlalu lama.,, bahaya mereka tim yg sangat padu.. Semangat bau," tulis @romi.fb****
"@alhassanwakaso baa kaba nyo..lah bisa main atau indak?" tulis @irmanbe****
"Inti nya coach @eduardo_almeida_coach Egy Maulana jangan sampai di biar in,karna dia bisa mencari posisi,hati2 sama Egy,kalau dapat Egy di tempel terus,coach @eduardo_almeida_coach bukti kan kepada kami bahwa semen Padang bertahan di liga 1," tulis @david_kurniawa****
"Menang = HARGA MATI ( jika kepengen bertahan di liga 1)," tulis @rizkikurniadip****
"WAKASO KO NDAK KA DI PERJUANGKAN ATAU BA A KO? DILULUA SE SANKSI DARI KOMDIS TU? sedangkan wakaso ko pilar utama di lini tengah," tulis @syahrezamuhammadfa****
"Wakaso bisa mainkah?" tulis @rizqi_****
"Pasan ambo ciek nyo, KALAU LAI TANIEK MANYALAMAIK AN TIM KO TOLONG SERIUS MAIN," tulis @robbi_fds****.
Benar saja, kecemasan Spartacks jelang kontra Dewa United di pekan ke-26, menjadi kenyataan.
Semen Padang kembali dilibas dengan skor telak oleh Dewa United dengan skor 0-6.
(TribunWow.com/Adi Manggala S)
Baca Berita Menarik Lainnya di Google News