Persijap Jepara Vs PSPS Pekanbaru
Persijap Jepara Vs PSPS Pekanbaru, Adu Taktik Jitu 2 Mantan Arema FC demi Tiket Promosi Liga 1
Dua mantan pelatih Arema FC, Widodo Cahyono Putro dan Aji Santoso akan berhadapan dalam laga Persijap Jepara vs PSPS Pekanbaru.
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Dua mantan pelatih Arema FC, Widodo Cahyono Putro dan Aji Santoso akan berhadapan dalam laga Persijap Jepara vs PSPS Pekanbaru, di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Selasa (25/2/2025), kick-off 19.00 WIB.
Widodo Cahyono Putro yang saat ini melatih Persijap Jepara, mendapat ujian berat melawan PSPS Pekanbaru yang ditukangi Aji Santoso, demi mendapatkan tiket promosi ke Liga 1, sekaligus menjadi juara 3 Liga 2.
Simak adu profil Persijap Jepara vs PSPS Pekanbaru jelang duel play-off Liga 2 malam ini:
Baca juga: Prediksi Skor dan Susunan Pemain Persijap Jepara Vs PSPS, Kesempatan Terakhir Naik Kasta ke Liga 1
Widodo Cahyono Putro
Widodo Cahyono Putro merupakan pelatih sepak bola kelahiran Cilacap, Indonesia pada 8 November 1970.
Mengantongi Lisensi Pro Kontinental, Widodo Cahyono Putro menyukai formasi 4-3-3 Defending.
Widodo Cahyono putro memiliki periode rataan sebagai pelatih sepak bola selama 0,89 tahun.
Pelatih berusia 54 tahun itu memiliki rekam jejak kepelatihan yang cukup panjang.
Ia telah mengasuh berbagai klub di Indonesia, seperti Gresik united, Sriwijaya FC, Bali United, Persita Tangerang, Bhayangkara FC, Deltras, Arema FC, hingga Madura United FC.
Tak hanya itu, Widodo Cahyono Putro juga sempat dipercaya untuk membimbing Timnas Indonesia dan Timnas Indonesia Olympic Team.
Menilik pada catatan statistiknya, Widodo Cahyono Putro telah membukukan 205 pertandingan dengan catatan 79 kali menang, 63 hasil imbang, dan 63 kalah serta perolehan total 300 poin pada tingkat Liga Nasional.
Sementara pada tingkat Kejuaraan/Piala Nasional, Widodo Cahyono Putro telah membukukan 14 pertandingan dengan catatan 3 menang, 2 hasil imbang, dan 9 kali kalah dan perolehan total 11 poin.
Pada tingkat Internasional, Widodo Cahyono Putro telah membukukan 9 pertandingan dengan catatan 2 menang, 2 hasil imbang, dan 5 kalah serta total perolehan 8 poin.
Sosok Widodo Cahyono Putro resmi didepak oleh Madura United pada pekan ke-4 Liga 1 2024/2025.
Selama empat babak awal Liga 1, Widodo Cahyono Putro hanya mampu mengantarkan Laskar Sappe Kerapp meraih 1 hasil imbang dan sisanya 3 kekalahan.
Diketahui, Widodo Cahyono Putro berpisah dengan Madura United tepat setelah laga kontra Persis Solo.
Di mana pada laga tersebut Madura United dilibas habis oleh Persis Solo dengan skor akhir 4-0.
Saat ini, Widodo Cahyono Putro turun kasta menjadi pelatih Persijap Jepara yang tengah merumput di Liga 2 Indonesia.
Hingga kini, Widodo Cahyono Putro telah mengawal Persijap Jepara mengarungi 14 pertandingan di Liga 2 2024/2025.
Meskipun menyukai formasi 4-3-3 attacking, Hanim Sugiarto juga kerap mengaplikasikan formasi 4-3-3 defending.
Baik skema attacking maupun defending tersebut tampaknya membuahkan hasil yang baik.
Dalam empat laga terakhir di Liga 2 2024/2025, Widodo Cahyono terpantau konsisten menerapkan skema formasi 4-3-3 defending dalam skuad Persijap Jepara.
Dari 14 laga yang telah dilalui, Persijap Jepara mampu mencatatkan 5 menang, 7 hasil imbang, dan 2 kali kalah dengan total 22 poin.
Di bawah asuhan Widodo Cahyono Putro, rasio gol Persijap Jepara berada di angka 19:13.
Baca juga: Profil Clarence Leow: Wasit Asing Laga Persijap Vs PSPS, Ternyata Tegas dan Sering Keluarkan Kartu
Biodata Widodo Cahyono Putro
Nama : Widodo Cahyono Putro
Tempat lahir : Cilacap, Indonesia
Tanggal lahir : 8 November 1970 (54 tahun)
Kewarganegaraan : Indonesia
Periode rataan sebagai pelatih : 0,89 tahun
Lisensi Kepelatihan : Lisensi Pro Kontinental
Formasi yang disukai : 4-3-3 Defending
Rekam Jejak Kepelatihan Widodo Cahyono Putro
Asisten Pelatih Timnas Indonesia : 1 Januari 2010 - 1 November 2015
Asiten Pelatih Timans Indoensia Olympic : 1 Januari 2012 - 1 November 2015
Pelatih kepala Gresik United : 3 April 2013 - 31 Oktober 2013
Pelatih kepala Timnas Indonesia Olympic : 1 Januari 2014 - 1 Mei 2015
Pelatih kepala Gresik united : 1 November 2015 - 1 April 2016
Pelatih Kepala Sriwijaya FC : 8 April 2016 - 31 Desember 2016
Pelatih Kepala Bali United : 10 Mei 2017 - 29 November 2018
Pelatih Kepala Persita Tangerang : 18 Januari 2019 - 31 Maret 2022
Pelatih Kepala Bhayangkara FC : 10 Mei 2022 - 4 Februari 2023
Pelatih kepala Deltras : 7 Juli 2023 - 9 Februari 2024
Pelatih kepala Arema FC : 9 Februari 2024 - 4 Juni 2024
Pelatih Kepala Madura United FC : 1 Juli 2024 - 16 September 2024
Pelatih Kepala Persijap Jepara : 4 November 2024 - sekarang
Catatan Statistik Kepelatihan Widodo Cahyono Putro
Liga Nasional : 206 pertandingan, 80 menang, 63 seri, 63 kalah, dan 303 poin.
Kejuaraan/Piala Nasional : 14 pertandingan, 3 menang, 2 seri, 9 kalah, dan 11 poin.
Internasional : 9 pertandingan, 2 menang, 2 seri, 5 kalah, dan 8 poin.
Aji Santoso
Aji Santoso merupakan pelatih sepak bola lokal yang berasal dari Malang, Indonesia.
Lahir pada 6 April 1970, kini Aji Santoso telah memasuki usia 54 tahun.
Mengantongi Lisensi Pro Kontinental, Aji Santoso memiliki periode rataan sebagai pelatih selama 1,00 tahun.
Selama menjalani kariernya sebagai pelatih sepak bola, Aji Santoso lebih menyukai skema formasi 4-3-3 defending.
Diketahui, Aji Santoso mulanya meniti karier sebagai pemain bola dan mencatatkan debutnya bersama PS Arema pada 1 Juli 1987 silam.
Kemudian, ia memutuskan gantung sepatu pada 1 Juli 2004.
Setelah itu, Aji Santoso melanjutkan langkahnya sebagai pelatih sepak bola.
Aji Santoso mengawali kariernya sebagai pelatih kepala Timnas U-16 indonesia pada 1 Juli 2005 silam.
Ia mengasuh Timnas U-16 Indonesia hingga 31 Januari 2006.
Setelah itu, ia lantas melanglangbuana menjadi pelatih kepala di beberapa klub di Indonesia, seperti Persikoba Kota Batu, Metro FC, PON Jatim, Persik Kediri, Persisam Putra Samarinda, Persema Malang, Persebaya 1927, hingga Persebaya Surabaya.
Pada 1 Juli 2011, ia kembali merapat ke tim nasional dan menjabat sebagai asisten pelatih di Timnas U-23 Indonesia.
Kala itu, ia bekerja sama dengan pelatih kepala Beto Bianchi.
Pada 1 Agustus 2013, Aji Santoso dipercaya sebagai pelatih kepala Timnas U-23 Indonesia hingga 30 Juni 2015.
Di periode yang sama, ia juga ditunjuk menjadi pelatih kepala Timnas Indonesia Olympic Team.
Berikutnya, Aji Santoso kembali melanjutkan kiprahnya sebagai pelatih kepala di tingkat klub.
Tercatat, ia sempat mengarsiteki sejumlah klub seperti, Arema FC, Persela Lamongan, PSIM Yogyakarta, Persikabo 1973, hingga Persebaya Surabaya.
Menilik riwayatnya bersama Arema FC, Aji Santoso berhasil mencatatkn 7 kemenangan, 5 hasil imbang, serta 5 kali kalah dengan total 26 poin.
Di bawah asuhan Aji Santoso, rasio gol skuad Singo Edan berada di angka 15:16 (15 memasukkan/16 kemasukan).
Tak hanya itu, Aji Santoso berhasil mengantarkan Arema FC meraih gelar juara Piala Presiden 2017.
Sementara itu, ketika menjadi nahkoda Persebaya Surabaya, Aji Santoso berhasil mencatatkan 43 kemenangan, 22 hasil imbang, dan 26 kali kalah dengan total 151 poin.
Rasio gol yang ditorehkan skuad Bajul Ijo di bawah komando Aji Santoso, yakni 147:112 (147 memasukkan/112 kemasukan).
Lebih mengesankan lagi, Aji Santoso berhasil membawa Persebaya Surabay menduduki posisi kedua pada klasemen akhir Liga 1 2019 dengan meraup 54 poin.
Pada 10 Juni 2024, Aji Santoso didapuk menjadi pelatih kepala PSPS Pekanbaru yang tengah berjuang di Liga 2 2024/2025.
Hingga kini, PSPS Pekanbaru telah mencatatkan 10 kemenangan, 6 hasil imbang, dan 6 kali kalah dari 22 pertandingan bersama Aji Santoso.
Rasio gol Askar Bertuah berada di angka 33:24 (33 memasukkan/24 kemasukan) dengan total 36 poin.
Berkaca pada hasil tersebut, Aji Santoso kans memboyong PSPS Pekanbaru untuk naik kasta ke Liga 1 musim depan.
Selama memngasuh PSPS Pekanbaru di Liga 2 2024/2025, Aji Santoso sering menerapkan skema formasi 4-3-3 defending.
Namun dalam beberapa laga, Aji Santoso juga sempat menjajal untuk menggunakan formasi 4-3-3 attacking.
Melihat pada hasilnya, tampaknya penerapan formasi defending dalam skuad PSPS Pekanbaru lebih efektif.
Skuad Askar Bertuah lebih serin mencatatkan kemenangan ketika menggunakan fromasi 4-3-3 defending.
Adakalanya, Aji Santoso juga sempat bereksperimen dengan menerapkan racikan lain, seperti 4-4-2 dan 3-4-3.
Akan tetapi, formasi tersebut sepertinya tidak cocok dengan PSPS Pekanbaru lantaran tak berhasil membuahkan hasil positif.
Ketika laga kontra PSIM Yogyakarta, PSPS Pekanbaru menggunakan skema formasi 3-4-3 dan harus menelan kekalahan dengan skor akhir 2-1.
Beralih pada statistiknya, Aji Santoso telah mencatatkan 78 kemenangan, 48 hasil imbang, 69 kalah, dan 282 poin dari 195 pertandingan di level Liga Nasional.
Pada Kejuaraan/Piala Nasional, Aji Santoso telah membukukan 10 pertandingan dengan catatan 2 menang, 2 hasil imbang, 6 kekalahan, dan total 8 poin.
Sementara pada tingkat Internasional, Aji Santoso hanya mencatatkan 2 pertandingan dan tak berhasil menorehkan kemenangan maupun hasil imbang.
Biodata Aji Santoso
Nama lengkap : Aji Santoso
Tanggal lahir / Umur : 6 April 1970 (54 tahun)
Tempat kelahiran : Malang, Indonesia
Kewarganegaraan : Indonesia
Periode rataan sebagai pelatih : 1,00 tahun
Lisensi kepelatihan : Lisensi Pro Kontinental
Formasi yang disukai : 4-3-3 Defending
Rekam Jejak Kepelatihan Aji Santoso
Pelatih Kepala Timnas U-16 Indonesia : 1 Juli 2005 - 31 Januari 2006
Pelatih Kepala Persikoba Kota Batu : 1 Februari 2006 - 31 Desember 2006
Pelatih Kepala Metro FC : 1 Januari 2007 - 31 Desember 2007
Pelatih Kepala PON Jatim : 1 Januari 2008 - 31 Juli 2008
Pelatih Kepala Persik Kediri : 1 Januari 2009 - 31 Maret 2009
Pelatih Kepala Persebaya Surabaya : 1 April 2009 - 30 Juni 2009
Pelatih Kepala Persisam Putra Samarinda : 1 Juli 2009 - 31 Maret 2010
Pelatih Kepala Persema Malang : 1 April 2010 - 31 Desember 2010
Pelatih Kepala Persebaya 1927 : 1 Januari 2011 - 30 Juni 2011
Asisten pelatih Timnas U-23 Indonesia : 1 Juli 2011 - 1 Juli 2013
Pelatih Kepala Timnas U-23 INodnesia : 1 Agustus 2013 - 30 Juni 2015
Pelatih Kepala Timnas Indonesia Olympic : 1 Agustus 2013 - 30 Juni 2015
Pelatih Kepala Arema FC : 1 Januari 2017 - 31 Juli 2017
Pelatih Kepala Persela Lamongan : 7 September 2017 - 30 Juni 2019
Pelatih Kepala PSIM Yogyakarta : 15 Juli 2019 - 9 Oktober 2019
Pelatih Kepala Persebaya Surabaya : 31 Oktober 2019 - 13 Agustus 2023
Pelatih Kepala Persikabo 1973 : 16 Agustus 2023 - 9 Maret 2024
Pelatih Kepala PSPS Pekanbaru : 10 Juni 2024 - sekarang
Statistik Kepelatihan Aji Santoso
Liga Nasional : 195 pertandingan, 78 menang, 48 seri, 69 kalah, dan 282 poin.
Kejuaraan Domestik/Piala Nasional : 10 pertandingan, 2 menang, 2 seri, 6 kalah, dan 8 poin.
Internasional : 2 pertandingan, 0 menang, 0 seri, 2 kalah, dan 0 poin.
Prestasi Aji Santoso
1X Indonesian League Cup Winner : 2016/2017 (Arema FC)
Pernyataan Pelatih & Preview Jelang Laga
Terkait pertemuannya dengan Aji Santoso, Widodo Cahyono Putro mengaku tidak mau terlalu menanggapi.
Dirinya hanya fokus untuk memenangkan Persijap Jepara.
"Tidak ada gengsi antar pelatih, yang jelas saya ingin menang," kata Widodo dikutip dari Tribunjateng, Selasa (25/2/2025).
Dalam laga ini, Widodo Cahyono Putro akan menerjunkan skuad terbaiknya demi menghadapi laga pamungkas di play off promosi ke Liga 1.
Ujian besar akan dihadapi Zulham Zamrun dkk demi bisa membawa Laskar Kalinyamat kembali ke kasta tertinggi sepakbola di Indonesia.
Tim berjuluk Laskar Kalinyamat ini terakhir kali berada di liga tertinggi pada tahun 2014.
Widodo ingin anak asuhnya tetap optimis dan menjaga mentalitas pemain saat meladeni permainan PSPS Pekanbaru.
Bagi pria yang kerap disapa WCP, hal itu menjadi kunci untuk mengantarkan Persijap melanggeng ke Liga 1.
Laga penentu tersebut diakui menjadi incaran kedua tim untuk menuju kemenangan.
Laskar Kalinyamat diunggulkan karena bermain di kandang dan didukung ribuan supporter.
Meski demikian, Widodo mengingatkan para pemain untuk tidak jumawa dan bisa menjaga chemistry antar pemain.
Ia menilai dengan komunikasi dan saling support, Laskar Kalinyamat bisa menyuguhkan kado manis untuk masyarakat di Kota Ukir Jepara.
"Ini adalah pertandingan krusial, istilahnya laga hidup mati, jadi harus menata mental untuk membawa kemenangan," ujarnya
Dia menganggap kepercayaan diri ini perlu dipupuk oleh setiap punggawa yang ada di Persijap.
Ia meminta kepada anak asuhnya agar bisa memaksimalkan peluang sekecil mungkin untuk membuahkan gol.
"Peluang kecil harus bisa dimaksimalkan, karena itu yang akan menentukan hasil pertandingan," ujarnya.
Di sisi lain, perjalanan Persijap jepara dan PSPS Riau untuk bisa bertarung memperebutkan tiket promosi ke Liga 1 pun sangat sulit.
Kedua tim menyelesaikan babak 8 besar dengan berada di posisi runner-up grup championship Liga 2 2024/2025.
Persijap Jepara duduk di bawah Bhayangkara FC pada grup Y penyisihan.
Tim berjuluk Laskar Kalinyamat dapat menyamai poin Bhayangkara pada tabel klasemen akhir.
Bhayangkara berhak unggul secara posisi karena mengantongi head to head atas Persijap.
Sementara PSPS finis di bawah PSIM Yogyakarta pada grup X penyisihan.
Namun koleksi poin PSPS terpaut cukup jauh yakni, enam angka dari tim penantang Bhayangkara pada fase final Liga 2 2024/25.
PSPS juga membawa performa yang lebih buruk ketimbang Persijap.
PSPS mengantongi tiga kekalahan dalam lima pertandingan terakhir.
Catatan tersebut pun berbalikan dari Persijap yang dapat mengamankan lima laga terakhir tanpa kekalahan.
Dengan data tersebut, memperkirakan laga play-off Liga 2 bakal dimenangkan oleh Persijap.
Di satu sisi, Persijap sendiri juga memiliki keuntungan karena pertandingan akan dihelat di kandang.
Tentu seruan suporter dapat semakin membakar semangat Zulham Zamrun cs pada partai terakhir musim ini.
Tak lupa, Persijap juga memiliki Rosalvo yang ganas di dalam kotak penalti
Striker asal Brasil telah menciptakan 10 gol pada musim 2024/25.
Duel kedua tim pada babak Playoff Promosi Liga 1 2025 ini akan jadi pertemuan ketiga dalam catatan Head to head Persijap Vs PSPS di satu dekade terakhir.
Sebelumnya, kedua kesebelasan pernah bertemu di Liga Indonesia divisi teratas.
Pada musim 2011 silam saat masih dalam format Indonesia Super League atau ISL.
Dari putaran 1 dan putaran 2 ISL 2011 lalu, Skuad Askar Bertuah dan Laskar Kalinyamat sama-sama saling menumbangkan!
PSPS Riau Menang 5-0 pada putaran pertama ISL 2011.
Tapi kemudian dikalahkan Persijap Jepara 1-0 di putaran kedua pada Super League musim 2011 tersebut.
(TribunWow.com/Peserta Magang dari Universitas Diponegoro/Suci Nur Aini) (TribunJakarta)
Sebagian artikel ini telah tayang di TribunJakarta dengan judul PREDIKSI Perebutan Tiket Promosi Liga 1 Persijap vs PSPS: 2 Sosok Hebat Belakang Layar Adu Ilmu
Respons Mencengangkan Asykar Theking seusai PSPS Dilibas Persijap & Gagal Promosi, Kompak Ucap Ini |
![]() |
---|
Hasil Akhir Persijap Vs PSPS: Wasit Aneh, Aji Santoso Dipecundangi Mantan & Kalinyamat Lolos Liga 1 |
![]() |
---|
BREAKING NEWS Terkini Persijap Jepara Vs PSPS Pekanbaru: Mantan Persebaya Bungkam Erlangga, 1-0 |
![]() |
---|
BREAKING NEWS Update Persijap Jepara Vs PSPS: Aksi Aneh, Wasit 3 Kali Ralat Kartu, Ini Kronologinya |
![]() |
---|
BREAKING NEWS Persijap Jepara Vs PSPS Pekanbaru: Sendri Johansyah Pupuskan Peluang 90 Persen Gol |
![]() |
---|