Perang Israel Vs Hamas
Iran Nyatakan Dukungan ke Suriah, Komandan Garda Revolusi IRGC: Kami Sungguh Totalitas
Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf mengatakan Iran akan memantau kebijakan baru kelompok militan terkait perilaku seperti ISIS di Suriah.
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf mengatakan Iran akan memantau kebijakan baru kelompok militan terkait perilaku seperti ISIS di Suriah.
Iran telah berupaya dalam beberapa tahun terakhir untuk meningkatkan kemandirian Hizbullah dan pasukan pembebasan Palestina dari ketergantungan geografis, tegas Mayor Jenderal Hossein Salami, komandan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran, seraya menekankan bahwa kedua kelompok tersebut sekarang sebagian besar mandiri.
Dalam pertemuan dengan sejumlah komandan IRGC pada hari Kamis, Salami mengindikasikan bahwa jalur untuk mendukung Front Perlawanan tetap terbuka dan tidak terbatas pada Suriah, dan mencatat bahwa kondisi di negara Asia Barat tersebut dapat berubah. Mengomentari perkembangan di sana, ia mengungkapkan bahwa Iran menyadari pergerakan militan dan elemen Takfiri dalam beberapa bulan terakhir dan bahkan berhasil mengidentifikasi front serangan potensial.
Baca juga: Ratusan Ribu Warga Yaman Berlatih untuk Bertempur dalam Persiapan Perang Lawan AS dan Israel
Menurut Salami, Teheran telah menginformasikan kepada otoritas militer dan politik terkait di Suriah mengenai masalah ini, namun tidak ada keinginan untuk berubah atau [terlibat dalam] perang di pihak pimpinan Suriah.
Ia juga menekankan bahwa pasukan IRGC adalah yang terakhir meninggalkan medan perang di Suriah, dan prajurit terakhir yang meninggalkan arena adalah dari IRGC, seraya menambahkan bahwa semua rute ke Suriah ditutup.
Komandan IRGC lebih lanjut menegaskan bahwa Suriah adalah satu-satunya negara yang menolak normalisasi dengan rezim pendudukan Israel dan menjadi surga bagi gerakan Perlawanan dan pembebasan.
Salami menjelaskan bahwa perlu dilakukan penyesuaian strategi sesuai dengan tuntutan situasi, seraya menegaskan bahwa "kekuatan Iran tidak berkurang, dan jika melemah, kami tidak akan melaksanakan Operasi Janji Sejati 1 dan 2."
Baca juga: Zionis Menduduki Suriah di Sebagian Desa di Damaskus, Tentara IDF Kibarkan Bendera Israel
Garda Revolusi mengutuk keras eksploitasi AS dan Israel terhadap ketidakstabilan Suriah.
IRGC juga mengeluarkan pernyataan yang mengutuk keras eksploitasi ketidakstabilan saat ini di Suriah oleh Amerika Serikat dan entitas pendudukan Israel, serangan mereka terhadap negara itu, pendudukan mereka terhadap wilayahnya, dan penghancuran infrastrukturnya.
IRGC menekankan perlunya menjaga kedaulatan nasional dan integritas teritorial Suriah.
Hal ini menggarisbawahi bahwa "dunia saat ini berada di persimpangan bersejarah, di ambang penentuan tatanan global baru, dengan Republik Islam sebagai salah satu pilar utamanya."
Baca juga: Peringatan Israel ke Penguasa Baru Suriah: Jika Nekat Dukung Iran, akan Bernasib Sama dengan Assad
Ditambahkannya bahwa "bertentangan dengan propaganda media musuh yang menggambarkan dominasi Zionis atas rakyat di wilayah tersebut, fase baru ini menandakan dimulainya era baru yang ditandai dengan kekalahan musuh dan kemenangan Front Perlawanan."
Pada hari Rabu, Pemimpin Revolusi Islam di Iran, Sayyed Ali Khamenei, menyatakan bahwa peristiwa di Suriah diatur di pusat komando Amerika dan Israel .
Dalam pidatonya di Teheran, Sayyed Khamenei menekankan bahwa Iran memiliki "bukti yang tidak menyisakan ruang untuk keraguan" untuk mendukung pernyataan ini.
Ia menyoroti peran "negara tetangga," yang menurutnya, "memainkan peran nyata dalam peristiwa di Suriah dan terus melakukannya, sebagaimana jelas bagi semua orang," seraya menambahkan bahwa "kekuatan utama di balik konspirasi, perencanaan, dan pusat komando berada di Amerika dan entitas Zionis." (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Komandan Garda Revolusi Iran: Untuk Mendukung Perlawanan Terbuka, Tidak Terbatas pada Suriah
Hamas akan Nyatakan Kemenangan dalam Perang Gaza Lawan Israel setelah Kesepakatan Gencatan Senjata |
![]() |
---|
Tentara Israel IDF Diklaim Alami Rugi Besar di Jabalia, Disebut Lakukan Serangan Tanpa Arah |
![]() |
---|
Kegagalan Intelijen Israel pada 7 Oktober Buktikan Hamas Sulit Disusupi |
![]() |
---|
Ali Khamenei Sebut Tak Butuh Pasukan Proksi: Pejuang Perlawanan Bertempur atas Keyakinan Sendiri |
![]() |
---|
Ali Khamenei Tegas Teheran Katakan Tidak Butuh Pasukan Proksi seperti Hizbullah-Houthi |
![]() |
---|