Profil
Mengenal Sosok Prabowo Subianto, Presiden Ke-8 Indonesia, dari Militer hingga Jadi Orang Nomor 1 RI
Inilah sosok Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia periode 2024-2029 yang dilantik pada Minggu (20/10/2024).
Penulis: Magang TribunWow
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Inilah profil Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia periode 2024-2029.
Prabowo Subianto dilantik menjadi orang nomor satu di Indonesia, menggantikan Presiden Joko Widodo pada Minggu, 20 Oktober 2024.
Sebagai Presiden ke-8 RI, Prabowo Subianto menggandeng Gibran Rakabuming Raka menjadi Wakil Presiden, mendampingi dirinya.
Pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka memenangkan Pilpres 2024 dengan total perolehan suara 96.214.691 atau 58,59 persen suara sah nasional.
Baca juga: Sosok Gibran Rakabuming Raka, Wakil Presiden Republik Indonesia Masa Bakti 2024-2029, Putra Jokowi
Sosok Prabowo Subianto bukanlah tokoh baru dalam kandidat Pilpres Indonesia.
Menilik karier politiknya, tercatat Prabowo Subianto telah mencalonkan diri sebagai Presiden Republik Indonesia sebanyak tiga kali.
Namanya pun beberapa kali muncul dalam surat suara Pemilu di Indonesia.
Pada Pilpres 2009, Prabowo Subianto kalah saat maju sebagai Calon Wakil Presiden mendampingi Megawati Soekarnoputri.
Lalu, pada 2014 dan 2019 ia maju sebagai Calon Presiden sama-sama dikalahkan oleh Joko Widodo.
Pada 2024, pria berusia 72 tahun tersebut kembali mencalonkan diri sebagai Presiden dan menggandeng Gibran Rakabuming Raka sebagai Wakil Presiden.
Setelah beberapa kali mengalami kegagalan, masa yang ditunggu-tunggu pun tiba.
Ia berhasil menjabat sebagai Presiden ke-8 Republik Indonesia periode 2024-2029, setelah memenangkan Pilpres 2024.
Baca juga: BREAKING NEWS - Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka Resmi Jadi Presiden-Wapres RI 2024-2029
Mengenal Sosok Prabowo Subianto
Prabowo Subianto lahir di Jakarta pada 17 Oktober 1951.
Prabowo merupakan putra ketiga dari pasangan Soemitro Djojohadikusumo dan Dora Marie Siregar.
Prabowo memiliki dua kakak perempuan, Biantiningsih Miderawati dan Maryani Ekowati serta satu adik laki-laki, Hashim Djojohadikusumo.
Prabowo Subianto merupakan cucu dari Margono Djojohadikusumo, pendiri Bank Negara Indonesia sekaligus Ketua Dewan Pertimbangan Agung yang pertama.
Mengutip dari gramedia.com, keluarga Djojohadikusumo merupakan keturunan Raden Tumenggung Kertanegara, seorang panglima Laskar Pangeran Diponegoro.
Nama Prabowo diambil dari nama pamannya, Soebianto Djojohadikusumo yang telah gugur dalam Pertempuran Lengkong (1964) di Tangerang.
Prabowo lebih banyak menghabiskan masa kecilnya di luar negeri.
Prabowo menempuh pendidikan sekolah dasarnya di Elementary School Hong Kong.
Kemudian, ia melanjutkan pendidikan menengahnya di Victoria Institution di Kuala Lumpur (Malaysia), Zurich International School di Zurich (Swiss), dan The American School di London (Inggris).
Kala itu, Prabowo menempuh pendidikannya di luar negeri usai ayahnya terlibat menentang pemerintahan Presiden Soekarno dalam Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia di Sumatera Barat.
Setelah Soekarno lengser dan digantikan Soeharto, Prabowo dan keluarga kembali ke Indonesia.
Ia pun melanjutkan pendidikan di Akademi Militer di Magelang, Jawa Tengah.
Diketahui, pada Mei 1983 Prabowo menikah dengan Siti Hediati Hariyadi atau akrab dikenal dengan Titiek Soeharto yang merupakan putri Presiden ke-2 Republik Indonesia, Soeharto.
Dari pernikahan tersebut, Prabowo-Titiek dikarunia seorang putra bernama Didit Hediprasetyo.
Melansir Kompas.com, Prabowo Subianto pernah mancalonkan Wakil Presiden mendampingi Megawati Soekarnoputri pada Pilpres 2009.
Sebelum Pilpres 2009, Prabowo mengundurkan diri dari Partai Golongan Karya (Golkar).
Lalu, pada 6 Februari 2008 ia mendirikan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) yang dipimpinnya hingga kini.
Kemudian ia berkoalisi dengan Partai PDI P dan mendampingi Megawati Soekarnoputri yang maju sebagai capres.
Dalam Pilpres tersebut, pasangan Megawati-Prabowo dikalahkan oleh pasangan Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono.
Pada Pilpres 2014, Prabowo kembali mencalonkan, namun sebagai Calon Presiden.
Ia menggandeng Hatta Rajasa sebagai wakilnya.
Sempat digadang-gadang Prabowo akan berpasangan dengan Joko Widodo, namun Partai PDI P malah pecah kongsi dari Gerindra.
Pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dikalahkan oleh pasangan Jokowi-Jusuf Kalla.
Lalu, pada 2019, nama Prabowo Subianto kembali masuk dalam surat suara berpasangan dengan Sandiaga Uno.
Lagi-lagi, Prabowo Subianto harus menerima kekalahan atas Joko Widodo yang kala itu menggandeng Ma'ruf Amin sebagai wakilnya.
Tak berhenti sampai di situ, Prabowo Subianto kembali menjadi kandidat Calon Presiden pada 2024.
Kali ini ia menggandeng Gibran Rakabuming Raka yang notabene putra Presiden ke-7 RI Joko Widodo, sebagai Calon Wakil Presiden.
Perjalanan panjangnya dalam dunia politik akhirnya membuahkan hasil.
Ia berhasil memenangkan Pilpres 2024 dengan total perolehan 96.214.691 suara.
Sebelumnya menjadi Presiden RI, Prabowo Subianto memiliki rekam jejak yang cukup panjang di dunia militer.
Menyandang pangkat sebagai Jenderal TNI (Purn), Prabowo Subianto sempat menjabat sebagai Menteri Pertahanan (Menhan) dalam Kabinet Indonesia Maju periode 2019-2024 di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo.
Melansir dari kemhan.go.id, berikut ini rekam jejak Prabowo Subianto di dunia militer.
Baca juga: Dekorasi Pelantikan Presiden Didesain Didit Anak Prabowo, Serba Hijau, Ternyata Ini Maknanya
Pengalaman Profesional
1. Basic course of infantry subdivisions (1974)
2. Commando Course (1975)
3. Jump Master (1977)
4. Investigation officer course (1977)
5. Free Fall (1981)
6. Counter Terorist Course, GSG-9 Germany (1981)
7. Special Forces Officer Course, Ft. Benning USA (1981).
Riwayat Jabatan
1. Platoon Commander of Commandos Group-1 Kopassandha (1976)
2. Company Commander of Commandos Group-1 Kopassandha (1977)
3. Deputy Commander of Detachment-81 Kopassus (1983-1985)
4. Deputy Commander of the airborne infantry battalion Kostrad (1985-1987)
5. Commander of the airborne infantry battalion 328 Kostrad (1987-1991)
6. Chief of brigade staff airborne infantry 17/Kujang I/Kostrad (1991-1993)
7. Group Commander-3/special force training center (1993-1995
8. Deputy Commander of Special Force Command (1994)
9. Commander of Special Force Command (1995-1996
10. General Commander of Special Force Command (1996-1998)
11. Command Commander of the Army’s strategic reserve Command(1998)
12. Staff and Command Army’s School Commander(1998)
13. Chairman of HKTI (2004-2009)
14. Chairman of HKTI (2010-2015)
15. Chairman of Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) (2001-2011)
16. Commissioner Oil and Gas Company in Kazakhstan
17. Head Commissioner of PT Tidar Kerinci Agung
18. President and CEO of PT Nusantara Energy
19. President and CEO of PT Jaladri Nusantara
20. Advisory Board of Organisasi Kosgoro
21. Head of Kebangsaan University
22. Founder of Koperasi Swadesi Indonesia (KSI)
23. Head of Koperasi Garuda Yaksa.
Riwayat Tanda Jasa
1. Bintang Kartika Eka Paksi Naraya
2. Satya Lencana Kesetiaan XVI Tahun
3. Satya Lencana Seroja Ulangan-III
4. Satya Lencana Raksaka Dharma
5. Satya Lencana Dwija Sistha
6. Satya Lencana Wira Karya
7. The First Class The Padin Medal Ops Honor dari Pemerintah Kamboja
8. Bintang Yudha Dharma Naraya.
Riwayat Publikasi
1. Selamatkan Indonesia Raya (2009)
2. Membangun Kembali Indonesia Raya (2014)
3. Paradoks Indonesia (2015)
4. Indonesia Menang (2019).
Setelah rehat dari dunia militer, Prabowo Subianto memilih untuk berkarier di dunia bisnis.
Tercatat, ia memimpin 27 perusaah, baik di Indonesia maupun di luar negeri.
Prabowo menjadi Presiden dan CEO PT Tidar Kerinci Agung yang begerak di bidang kelapa sawit.
Kemudian, ada PT Nusantara Energy yang bergerak di bidang pertambangan, migas, kehutanan, pertanian, dan pulp.
Ia juga memimpin PT Jaladri Nusantara yang bergerak di bidang perikanan.
Lalu, Prabowo membeli perusahaan Kiani Kertas dan mengubah namanya menjadi Kertas Nusantara.
Adapun kelompok perusahaan Nusantara Group milik Prabowo bergerak di bidang pertambangan, kelapa sawit, perkebunan, dan batu bara.
Baca juga: Postingan Prabowo Jelang Pelantikan Presiden, Unggah Foto 7 Presiden: Terima Kasih Atas Pengorbanan
Harta Kekayaan Prabowo Subianto
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) per tanggal 31 Maret 2023, harta kekayaan Prabowo Subianto mencapai Rp2,04 triliun.
Total data harta tanah dan bangunan milik Prabowo Subianto mencapai Rp275.320.450.000.
Rincian harta tanah dan bangunan milik Prabowo Subianto adalah sebagai berikut.
1. Tanah dan Bangunan Seluas 841 m2/580 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA SELATAN, hibah tanpa akta Rp32.666.905.000
2. Tanah Seluas 48970 m2 di KAB / KOTA BOGOR, hasil sendiriRp9.794.000.000
3. Tanah Seluas 8905 m2 di KAB / KOTA BOGOR, hasil sendiri Rp5.467.670.000
4. Tanah dan Bangunan Seluas 8365 m2/2175 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA SELATAN , hasil sendiri Rp158.491.875.000
5. Bangunan Seluas 760 m2 di KAB / KOTA BOGOR, hasil sendiri Rp5.000.000.000
6. Tanah Seluas 2100 m2 di KAB / KOTA BOGOR, hasil sendiri Rp45.000.000.000
7. Tanah dan Bangunan Seluas 1 m2/180000 m2 di KAB / KOTA BOGOR, hasil sendiri Rp15.000.000.000
8. Tanah dan Bangunan Seluas 1 m2/61 m2 di KAB / KOTA BOGOR, hasil sendiri Rp400.000.000
9. Tanah dan Bangunan Seluas 10000 m2/800 m2 di KAB / KOTA BOGOR, hasil sendiri Rp3.000.000.000
10. Bangunan Seluas 500 m2 di KAB / KOTA BOGOR, hasil sendiri Rp500.000.000
Kemudian, Prabowo Subianto juga memiliki aset berupa alat transportasi dan mesin senilai Rp1.258.500.000 dengan rincian sebagai berikut.
1. Mobil, TOYOTA ALPHARD MINIBUS Tahun 2005, hasil sendiri Rp400.000.000
2. Mobil, HONDA CR-V JEEP Tahun 2007, hasil sendiri Rp130.000.000
3. Mobil, LAND ROVER JEEP Tahun 1994, hasil sendiri Rp50.000.000
4. Mobil, TOYOTA LAND CRUISER JEEP Tahun 1980, hasil sendiri Rp50.000.000
5. Mobil, MITSUBISHI PAJERO JEEP Tahun 2000, hasil sendiri Rp175.000.000
6. Motor, SUZUKI SEPEDA MOTOR Tahun 2002, hasil sendiri Rp3.500.000
7. Mobil, TOYOTA LEXUS JEEP Tahun 2002, hasil sendiri Rp400.000.000
8. Mobil, LAND ROVER JEEP Tahun 1992, hasil sendiri Rp50.000.000
Adapun harta lainnya yang dimiliki Prabowo Subianto meliputi, harta bergerak lainnya senilai Rp16 miliar, surat berharga senilai Rp1,7 triliun, kas dan setara kas senilai Rp2,5 miliar, harta lainnya Rp45 miliar, dan utang senilai Rp8 miliar.
(TribunWow.com/Peserta Magang dari Universitas Diponegoro/Suci Nur Aini)
Baca Berita Menarik Lainnya di Google News
Profil 2 Pemain Persib Bandung yang Berpotensi Dipinjamkan Imbas Kegemukan Skuad, Bobotoh ACC? |
![]() |
---|
Sosok Ivar Jenner: Gelandang Naturalisasi yang Tak Dipanggil Timnas Senior Indonesia Maupun U-23 |
![]() |
---|
Sosok Rp869 Juta Persib Bandung: Tak Terdaftar di Skuad Maung, PSMS Potensi Selamatkan Kariernya |
![]() |
---|
Profil Federico Barba: Bek Berlabel Timnas Italia yang Dikabarkan Segera Merapat ke Persib Bandung |
![]() |
---|
Profil Gledson Paixao: Penyerang Asal Brasil yang Dikabarkan Deal dengan PSM Makassar, Macz Man ACC? |
![]() |
---|