Breaking News:

Liga 1

2 Tahun Tragedi Kanjuruhan, Pemain Veteran Arema FC Panjatkan Tahlil dan Yasin: Ini Untuk Kalian

Pemain veteran Arema FC dan keluarga tengah menggelar doa tahlil dan yasin untuk memperingati dua tahun Tragedi Kanjuruhan.

Penulis: Aulia Majid
Editor: auliamajd
SURYA/PURWANTO
Suporter Arema FC, Aremania turun ke stadion usai laga Arema FC melawan Persebaya Surabaya dalam lanjutan Liga 1 2022 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu (1/10/2022). Aremania meluapkan kekecewaannya dengan turun dan masuk kedalam stadion usai tim kesayangannya kalah melawan Persebaya Surabaya dengan skor 2-3. SURYA/PURWANTO 

Pada Instagram resmi tim @aremafcofficial pada Selasa (1/10), tampak Arema FC juga memanjatkan doa untuk memperingati dua tahun Tragedi Kanjuruhan.

"Doa Kami Selalu Bersamamu Nawak, 135+," tulis Arema FC.

"Kami tidak akan pernah melupakan para korban tragedi Kanjuruhan. Doa dan penghormatan kami selalu tertuju kepada mereka dan keluarga yang ditinggalkan. Mari terus menjaga semangat mereka hidup dalam setiap langkah kita. 2 Tahun Tragedi Kanjuruhan," lanjut Arema FC.

Kericuhan suporter Arema FC yang bentrok melawan polisi buntut kekalahan Arema FC dalam pertandingan Liga 1 melawan Persebaya Surabaya dengan skor 2-3 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10/2022) malam. Dalam bentrok ini polisi menembakkan gas air mata dan 127 suporter termasuk 2 polisi dilaporkan tewas.
Kericuhan suporter Arema FC yang bentrok melawan polisi buntut kekalahan Arema FC dalam pertandingan Liga 1 melawan Persebaya Surabaya dengan skor 2-3 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10/2022) malam. Dalam bentrok ini polisi menembakkan gas air mata dan 127 suporter termasuk 2 polisi dilaporkan tewas. (Surya Malang/Purwanto)

Baca juga: Arema FC Segera Bisa Berkandang di Stadion Kanjuruhan pada Liga 1 2024/2025, Cek Progres Renovasinya

Setelah terjadinya Tragedi Kanjuruhan, enam orang di tetapkan sebagai tersangka, di antaranya adalah: 

  • Direktur Utama PT LIB (AHL): Ditetapkan sebagai tersangka karena tak membuat verifikasi terhadap stadion Kanjuruhan.
  • Ketua Panpel (AH): Ditetapkan sebagai tersangka karena tak membuat peraturan dan keselamatan. Ia juga yang membiarkan tiket terjual 42.000 ribu meski kapasitas Stadion Kanjuruhan adalah 38.000
  • Security Officer (SS): Diduga memrintkan steward meninggalkan stadion dan membat penonton sulit keluar dari stadion
  • Kabag Operasional Polres Malang (Wahyu Ss) 
  • Deputi 3 Danyon Brimob Polda Jatim (H) 
  • Kasat Samapta Polres Malang (BSA)

(TribunWow.com)

Tags:
Arema FCTragedi KanjuruhanDendi SantosoPersebaya Surabaya
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved