Breaking News:

Pilkada 2024

Parpol di KIM Disebut Bakal Banyak yang Balik Badan saat Pilkada 2024, Pengamat Ungkap Sebabnya

Partai-partai politik yang tergabung di dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus disebut bakal banyak yang balik badan di Pilkada 2024.

Kompas.com
Presiden dan wakil presiden (capres-cawapres) terpilih Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming bersama Koalisi Indonesia Maju (KIM) saat berada di Kantor KPU, Rabu (25/10/2023). 

TRIBUNWOW.COM - Sejumlah partai politik yang tergabung di dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus disebut bakal banyak yang balik badan  di Pilkada 2024, Pengamat Politik ungkap sebabnya.

Dikutip dari Kompas.com, hal ini disampaikan oleh Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno pada Selasa (27/8/2024).

Adi Prayitno menilai balik badan partai-partai politik yang tergabung di dalam KIM Plus masih akan terus terjadi di sisa 3 hari menjelang penutupan pendaftaran pasangan calon kepala daerah.

Baca juga: Kilas Peristiwa: Pilkada Jakarta Selalu Dimenangkan oleh Calon Baru, Bagaimana Nasib Anies?

Menurut dia, partai-partai politik anggota KIM Plus pada akhirnya akan mengutamakan kadernya sendiri apabila mempunnyai elektabilitas tinggi untuk bertarung pada Pilkada 2024.

"Saya kira banting setir semacam Golkar di Banten akan terjadi di berbagai tempat terutama ketika kader terbaik partai tidak diusung dan diusung oleh partai yang lain," kata Adi kepada 

"Saya menduga partai yang elektabilitas kadernya bagus tapi terpaksa bergabung dengan KIM ya satu per satu akan meninggalkan KIM, mengusung kader mereka sendiri," lanjut dia.

Ia memberi contoh terkait Airin Rachmi Diany, kader Golkar dengan elektabilitas tinggi di Banten, yang akhirnya mengantongi rekomendasi maju Pilkada Banten dari partainya.

Baca juga: PDIP Kemungkinan Langsung Daftarkan Calon untuk Pilkada Jakarta ke KPU, Anies Baswedan atau Pramono?

Sebelumnya, Golkar yang tergabung dalam KIM Plus malah mengusung kader Partai Gerindra, Andra Soni, maju di Pilkada Banten dan membiarkan Airin kehabisan tiket untuk maju.

Namun, peluang maju bagi Airin tiba-tiba terbuka dan disambut PDIP usai Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 70/PUU-XXII/2024.

Putusan ini membuat harga tiket maju Pilkada Banten tak lagi "mahal" setelah MK menurunkan ambang batas (threshold) pencalonan secara drastis.

Airin pun menyambut baik pintu yang dibukakan oleh PDIP dengan datang ke kantor DPP untuk menerima rekomendasi maju Pilkada Banten dari Megawati Soekarnoputri kemarin.

Adi menganggap, fenomena ini membuat kader-kader terbaik partai yang tak diberikan tiket maju pilkada oleh partainya sendiri berani melawan, karena akan ada banyak partai politik lain yang dengan senang hati berminat meminang dirinya.

Baca juga: Golkar Balik Badan, Kini Kembali Usung Airin-Ade di Pilkada Banten, Bantah Kebakaran Manuver PDIP

Ini, otomatis, meningkatkan daya tawar si kader dan membuat partainya tak punya pilihan lain, ketimbang harus kehilangan kader terbaiknya itu.

Dalam konteks Golkar dan Airin, partai besutan Bahlil Lahadalia ini dianggap takut kehilangan Airin, yang juga berarti kehilangan basis politik mereka di Banten yang selama ini ditopang oleh keluarga besar Airin yang berafiliasi "dinasti" Ratu Atut Chosiyah.

"Saya kira ini menjadi pertarungan sesungguhnya. Artinya putusan MK dalam banyak hal mengubah konstelasi politik di berbagai tempat, artinya KIM Plus dalam hal tertentu juga diuji soliditasnya," ujar dia.

"Jadi putusan MK ini akan menjadi berkah kepada partai yang selama ini terkendala persoalan ambang batas minimal untuk maju," kata Adi menegaskan. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pengamat Prediksi Balik Badan Partai-partai KIM di Pilkada 2024 Akan Terus Terjadi"

Sumber: Kompas.com
Tags:
PilkadaKoalisi Indonesia MajuAdi PrayitnoPartai GolkarAirin Rachmi DianyPDIP
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved