Timnas Indonesia
Sesi Makan Bareng STY-Erick Banjir Sorotan, Fan Cemas Nasib Bintang Rp 3,48 Miliar Timnas Indonesia
Sesi makan malam bareng Shin Tae-yong dan Erick Thohir banjir sorotan, fan ungkit soal nasib bintang Rp 3,48 Miliar Timnas Indonesia.
Penulis: Adi Manggala Saputro
Editor: adisaputro
TRIBUNWOW.COM - Sesi makan malam bareng Shin Tae-yong dan Erick Thohir banjir sorotan, fan ungkit soal nasib bintang Rp 3,48 Miliar Timnas Indonesia.
Dilansir TribunWow.com, belum lama ini, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir mengunggah momen kebersamaannya dengan Shin Tae-yong dan koleganya di Timnas Indonesia.
Dalam momen itu, Erick Thohir dan Shin Tae-yong beserta jajarannya bertemu di sebuah tempat yang dengan menyuguhkan jamuan makan malam.
Rupanya, orang nomor satu di PSSI itu mengajak Shin Tae-yong untuk makan makanan khas Korea di salah satu restoran Korea di Jakarta.
Baca juga: Breaking News: Bukan Balik ke Persebaya, Bintang Timnas Indonesia Marselino Gabung Klub Erick Thohir
Momen pertemuan itu dijadikan Erick Thohir sebagai ajang pembahasan persiapan detail Timnas Indonesia yang akan bertemu Arab Saudi dan Australia di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 September mendatang.
"Malam tadi mengajak coach Shin Tae-yong dan seluruh asisten pelatih menikmati makanan khas Korea di Modern Korean Steakhouse @woobojakarta.
Kami juga membahas persiapan lebih detail Timnas Indonesia dalam menghadapi Arab Saudi dan Australia di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Mohon doanya," tulis Erick Thohir dalam unggahannya yang diposting pada Selasa (20/8/2024).
Mengetahui unggahan itu, para fan Timnas Indonesia pun sontak tertarik untuk membubuhkan komentar.
Anehnya, mayoritas komentar pada unggahan tersebut bukan terkait dengan persiapan Timnas Indonesia melainkan soal nasib bintang Rp 3,48 Miliar Garuda, Pratama Arhan.
Baca juga: Profit Kejutan Timnas Indonesia Segera Naturalisasi Mauro Zijlstra: Bintang Persis Semakin Terancam
Para pecinta Timnas Indonesia nampak membubuhkan komentar risau mengenai isu tak menyenangkan yang dialami oleh Pratama Arhan.
Istri dari pemain Suwon FC itu, Azizah Salsa, diduga selingkuh dengan kekasih sahabatnya, Rachel Venya.
Namun, hingga kini, belum ada pernyataan resmi baik dari Azizah Salsha maupun Pratama Arhan.
"pak siapin psikolog buat arhan," tulis @ifanmaulana****
"Pak bantu motivasi arhan dong yang lagi kena cobaan," tulis @gilangaristapra****
"Pak, arhan diselingkuhin
Please kasih kata kata fight backnya pak," tulis @evandled****
"Semoga performa arhan ga menurun," tulis @m_rm****
"Pak, tolong dampingin arahan. Kasih psikolog pribadi ke dia supaya bisa fokus ke match September nanti. Dampingin dia pak," tulis @baihak****
"Pak kuatin mental arhan," tulis @rizkinuryu****.
Selain itu, beberapa di antaranya juga menanyakan soal hubungan Shin Tae-yong dan Elkan Baggott.
Fan meminta kepada Erick Thohir untuk jadi jembatan penengah antara Shin Tae-yong dan Elkan Baggott yang santer dikabarkan merenggang.

10 Tim Goda Shin Tae-yong
Belum lama ini, pelatih asal Korea Selatan, Shin Tae-yong membeberkan alasan di balik kesediannya melakukan perpanjangan kontrak bersama Timnas Indonesia.
Sebagaimana diketahui, Shin Tae-yong telah resmi memperpanjang masa baktinya bersama Timnas Indonesia hingga 2027 mendatang.
Selama proses negosiasi, Shin Tae-yong mengaku banyak mendapatkan tawaran dari tim lainnya.
Tak tanggung-tanggung, ada 10 klub yang coba menggoda iman Shin Tae-yong agar mau hengkang dari Timnas Indonesia.
Namun, rasa cintanya terhadap Timnas Indonesia menepikan 10 tawaran menggiurkan tersebut.
Shin Tae-yong percaya, dirinya bisa mengembangkan sepak bola Indonesia bermodalkan kedekatan dan komunikasi intensnya dengan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.
Pelatih kelahiran Yeongdeok itu dengan tegas menyatakan jika dirinya tak ingin mengkhianati kepercayaan masyarakat Indonesia kepadanya.
Meski sejatinya, banyak tawaran lebih menggoda diberikan klub lain untuk pelatih berusia 53 tahun tersebut.
Menurutnya, ia memegang teguh filosofi kepercayaan yang diberikan oleh orang lain kepadanya.
"Sebenarnya, saya mendapatkan tawaran," ujar Shin Tae-yong dilansir TribunWow.com dari KBS World Indonesia.
"Ketika di Piala Asia, saya juga mendapatkan banyak tawaran, tetapi saya banyak berbicara dengan Erick Thohir (Ketua Umum PSSI) tentang apa yang harus dilakukan untuk perkembangan sepak bola Indonesia."

Baca juga: 3 Bintang Persib Bukan Selera Shin Tae-yong untuk Timnas Indonesia, Bobotoh Cek 1 Sebab Musababnya
Dalam hal ini, saya tidak boleh mengkhianati kepercayaan mereka."
"Tentu saja ada tawaran yang lebih baik dari tempat lain, tetapi dalam momen singkat itu."
"Saya tidak boleh mengkhianati kepercayaan yang telah dibangun."
"Itu adalah filosofi hidup saya," bebernya
Lebih lanjut, Shin Tae-yong juga berdalih, ia tak ingin meninggalkan pekerjaan di Timnas Indonesia yang saat ini sudah mulai ia rasakan hasilnya.
Bahkan, ia menganggap para pemain Timnas Indonesia seperti anaknya sendiri.
"Selama 4 tahun 6 bulan ini, dua tahun pertama sangat melelahkan, tetapi sekarang saya mulai melihat hasil kerja keras itu dan kalau meninggalkan semua itu sepertinya terlalu sayang dan bisa saja menyesal," ujar Shin Tae-yong.
"Lalu, para pemain yang setia kepada saya, seperti anak-anak saya sendiri akan selalu ada di pikiran saya."
"Meskipun kami tidak berbicara dalam bahasa yang sama."
"Mereka sangat polos dan selalu mendengarkan saya dengan baik."
"Hal-hal seperti itu yang paling menyentuh saya."
"Sebenarnya uang itu bisa didapat kalau bekerja keras."
"Jadi, saya tidak mengutamakan hal itu," lanjutnya.
Meskipun banyak mendapatkan tawaran dari klub lain, Shin Tae-yong mengaku tak pernah menggunakan hal itu sebagai pemancing PSSI untuk meningkatkan nilai kontraknya.
Padahal, ada 10 klub yang menunjukkan ketertarikannya untuk bisa mengamankan tanda tangan Shin Tae-yong.
"Ada sekitar 10 tempat yang mengundang saya. Meski ada banyak sekali tawaran yang bagus, itu tidak pernah saya manfaatkan untuk bernegosiasi dengan PSSI sebagai persyaratan perpanjangan kontrak saya," ujar pelatih asal Korea Selatan.
"Karena sebelumnya kami hanya berbicara tentang bagaimana kita akan membangun masa depan."
"Jika saya membicarakan hal itu, itu bisa dianggap tidak etis. Jadi, saya tidak pernah menyebutkannya dan saya berpikir bahwa diharapkan PSSI bekerja sama dengan percaya pada saya."
"Jadi, saya tidak membicarakannya dan karena saya juga memiliki pemikiran seperti itu, ketika ada tawaran dari tempat lain pun, saya tidak goyah dan bisa memperpanjang kontrak dengan Indonesia dengan mudah," tutupnya.
(TribunWow.com/Adi Manggala S)
Baca Berita Menarik Lainnya di Google News