Profil
Sosok Israel Madaye: Tukang Listrik Jadi Pemanah Asal Chad di Olimpiade Paris 2024, Banjir Pujian
Israel Madaye, pemanah asal Chad yang kini jadi sorotan media luar hingga banjir komentar pujian dan respek dari netizen Korea.
Penulis: ElfanNugg
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Simak profil Israel Madaye, pemanah asal Chad yang kini jadi sorotan media luar, hingga banjir komentar pujian dan respek dari netizen Korea Selatan.
Cabang olahraga panahan Olimpiade Paris 2024 telah dilaksanakan, pada Selasa (30/7/2024).
Banyak cerita menarik yang datang dari para atlet mengenai perjuangan mereka saat berlaga di Olimpiade Paris 2024.
Baca juga: Profil Lalu Muhammad Zohri, Pelari Indonesia Finis Keenam di Cabang Atletik Olimpiade Paris 2024
Sosok yang kerap disapa Madaye itu jadi satu di antara dari banyaknya atlet yang sedang berjuang untuk diri sendiri, dan tentu saja membawa nama negara dengan harapan medali emas.
Namun, Madaye harus menelan kekalahan dari pemanah asal Korea Selatan, Kim Woo Jin pada babak 64 besar Olimpiade Paris 2024.
Saat laga panahan berlangsung Madaye melakukan percobaan dengan tusukan target pada set pertama, akan tetapi hal tersebut nihil dan Madaye belum mendapatkan poin.
Selanjutnya, pada set kedua Madaye melakoni beberapa kali percobaan hingga pada percobaan ketiga ia dapat mencetak satu poin.
Meski banyak tembakan sebelumnya Madaye tidak berhasil, akan tetapi saat lesatan yang membuahkan poin bagi Madaye itu justru tidak nampak dalam rekaman video.
Pasalnya, anak panah yang diluncurkan Madaye pas mengenai bagian putih dari target.
Tembakan ajaib dari Madaye kini jadi sorotan banyak publik, terutama publik Korea yang saat itu jadi lawan mainnya di cabor panahan Olimpiade Paris 2024.
Hal itu ramai diperbincangan pengguna jagat maya lantaran seorang pemanah yang mendapatkan satu poin atau mengenai target putih jarang terjadi.
Kebahagiaan publik Korea terasa saat atlet panahan yang jadi wakil Korea Selatan itu unggul atas pemanah asal Chad dengan poin matang yakni 6-0, Kim mencetak 88 dari kemungkinan 90 poin dalam tiga set.
Sedangkan Madaye hanya mencetak satu poin dari kemungkinan 10 dan menghasilkan 66 poin dalam tiga set selama pertandingan Olimpiade debutnya melawan Kim Woo-jin dari Korea Selatan.
Kendati demikian, tidak sedikit dari netizen Korea yang jadi penasaran dengan latar belakang Israel Madaye.
Semangat dan kerja keras Israel Madaye demi bisa berlaga di Olimpiade Paris 2024 menggugah netizen Korea Selatan.
Hal itu lantaran Madaye bukan merupakan pemanah profesional, ia hanya berlatih memanah secara otodidak.
Baca juga: Profil La Memo: Atlet Rowing Indonesia yang Tembus Final E di Olimpiade Paris 2024
Kini, akun Instagram Madaye dipenuhi komentar dari publik Korea dengan pujian dan ungkapan respeknya terhadap lawan Korea Selatan cabor panahan saat itu.
"Saya pasti akan menunggu untuk melihat Anda di Olimpiade berikutnya, saya belajar semangat Olimpiade yang sebenarnya. Terima kasih Madaye," tulis akun @yulyulk.
"Kamu belajar secara otodidak, tapi kamu sangat ahli dalam hal itu, ketika saya mendengar bahwa kamu belajar secara otodidak, saya merasa kamu berusaha keras untuk melakukannya! Harinya akan tiba ketika kerja kerasmu membuahkan hasil, aku akan terus mendukungmu, aku pasti akan menemuimu di Olimpiade berikutnya, Semangat!!," tulis komentar @syxrin_10.
"Bahkan tanpa medali, Anda telah menghiasi negara Anda dengan semangat Olimpiade yang luar biasa. Seorang pemain seperti Anda yang bersinar dengan bakat lebih berharga daripada beberapa medali emas," tulis akun @radbiock0612.

Baca juga: Jadwal Badminton Olimpiade Paris 2024, Indonesia Main Sektor Tunggal Putra, Jojo dan Anthony Ginting
Lantas Siapakah Sosok Israel Madaye?
Dilansir Olympics, Israel Madaye merupakan atlet panahan asal Chad, lahir di Chad pada 23 Maret 1988, kini ia berusia 36 tahun.
Madaye mencintai dunia olahraga sejak kecil, pertama kalinya mencoba panahan sejak usia 19 tahun.
Selanjutnya, Madeye belajar secara otodidak dan membeli alat memanah sendiri sejak awal ia berlatih panahan.
Hingga saat ia melakoni laga sengit di ajang multi event ini, peralatan memanah yang ia gunakan juga dapat dikatakan seadanya untuk skala Olimpiade.
Di sisi lain, keseharian Madaye jadi pekerja serabutan sebagai tukang listrik yang memperbaiki panel surya dan alat-alat elektronik lainnya.
Bahkan Madaye mengungkap dalam laporan ABC News, bahwa ia berhenti bekerja karena ingin fokus dengan persiapan untuk panahan jelang Olimpiade Paris 2024.
Tidak sedikit orang yang bertanya mengapa Madaye memutuskan untuk berhenti sementara dari pekerjaannya, namun pria dengan penuh semangat itu menerangkan bahwa ia mengerti apa yang perlu dilakukan untuk kebaikan dirinya.
Menarik untuk dinantikan kiprah pemanah kebanggan Chad dalam ajang bergengsi lainnya atau Olimpiade 2028 nanti.
Baca juga: Profil Ratchanok Intanon: Lawan Gregoria Mariska di Perempat Final Olimpiade Paris 2024
Profil Israel Madaye
Nama lengkap : Israel Madaye
Tanggal lahir : 23 Maret 1988 (36)
Tempat lahir : Chad
Cabang olahraga : Panahan
Prestasi Israel Madaye
1. Medali perunggu : 2019 African Games
2. Perempat Final : 2016 African Archery Championship
3. Medali Perunggu : nomor tim campuran 2019 African Games
4. Medali emas : nomor tim campuran 2023 African Archery Championship
5. Peringkat dunia : 200
6. Peringkat dunia tertinggi : 144 (4 maret 2024)
(Magang TribunWow.com/LaelaPutri)
Eliano Reijnders: Bintang Naturalisasi Timnas Indonesia yang Dikabarkan OTW Gabung Persib Bandung |
![]() |
---|
Profil 2 Pemain Persib Bandung yang Berpotensi Dipinjamkan Imbas Kegemukan Skuad, Bobotoh ACC? |
![]() |
---|
Sosok Ivar Jenner: Gelandang Naturalisasi yang Tak Dipanggil Timnas Senior Indonesia Maupun U-23 |
![]() |
---|
Sosok Rp869 Juta Persib Bandung: Tak Terdaftar di Skuad Maung, PSMS Potensi Selamatkan Kariernya |
![]() |
---|
Profil Federico Barba: Bek Berlabel Timnas Italia yang Dikabarkan Segera Merapat ke Persib Bandung |
![]() |
---|