Liga 1
Sindrom Persebaya Surabaya Merebak: PSIS Semarang Kecanduan, Barito, Malut United-Persita Eksperimen
Sindrom Persebaya Surabaya merebak, PSIS Semarang jadi dibuat kecanduan, Barito Putera, Malut United dan Persita Tangerang lagi eksprimen.
Penulis: Adi Manggala Saputro
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Sindrom Persebaya Surabaya merebak, PSIS Semarang jadi dibuat kecanduan, Barito Putera, Malut United dan Persita Tangerang lagi eksprimen berikut sebabnya.
Dilansir TribunWow.com, apa itu sindrom Persebaya Surabaya?
Seperti diketahui, Persebaya Surabaya merupakan inisiator di balik booming nya pemain asal Liga Malta yang merebak di Liga 1.
Masih segar dalam ingatan ketika Persebaya Surabaya mendatangkan pemain asal Liga Malta dan jebolannya, Jose Wilkson serta Taisei Marukawa.
Baca juga: Update Rekap Rumor & Transfer Liga 1 2024: Persebaya Cerdik, Persik-PSS Untung, Persib & Persija?
Di mana pada saat itu, Aji Santoso dengan jelih mendatangkan Jose Wilkson dan Taisei Marukawa yang langsung mampu unjuk performa menawan di awal musim.
Meski pada akhirnya Jose Wilkson tak dipertahankan hingga akhir musim, namun, pemain yang didatangkan dari Gzira United di Liga Malta itu sejatinya tampil mengesankan dengan bukiukan 6 gol dan 2 assist dari 13 laga.
Sementara kompatriotnya, Taisei Marukawa yang didatangkan dari klub Liga Latvia, Noah Jurmala tampil lebih menggila dengan bukukan 17 gol dan 10 assist dari 32 laga dan berhak menyabet pemain terbaik Liga 1 saat itu.
Meskipun digaet dari Liga Utama Latvia, namun, secara rekam jejak, Taisei Marukawa lebih lama bermain di Liga Utama Malta.
Dua tim Liga Malta yang dibela oleh Taisei Marukawa yakni Senglea Ath dan juga Valletta.
Sebelum akhirnya bermain untuk Noah Jurmalla selama empat bulan sejak Januari sampai Mei 2021.

Baca juga: Bumi Port of Java Mulai Garang: PSIS Semarang Goda Mantan Berlabel Juara Liga 1, Libas Dulu Persik
Berkat penampilan apik kedua pemain jebolan Liga Malta itu bersama Persebaya Surabaya, klub-klub di Liga 1 pun kini berlomba-lomba untuk mendatangkan pemain asal negara tersebut hingga saat ini.
Paling kecanduan tentu saja PSIS Semarang yang kembali sukses dalam mendaratkan pemain asal Liga Malta.
Bukan sekedar pemain, PSIS Semarang juga memakai jasa pelatih asli Malta dan didatangkan dari Liga Utama Malta musim 2023/2024 lalu.
Untuk bidikan pemain, terbaru tentu saja gelandang mereka asal Prancis, Boubakary Diarra yang digaet dari klub Liga Malta, Mosta FC.
Terkini, namanya menjadi satu di antara dua pemain asing PSIS Semarang yang diperthankan.
Boubakary Diarra dipertahankan bersama dengan winger andalan Laskar Mahesa Jenar, Gali Freitas.
Keberhasilan Boubakary Diarra dalam unjuk kemampuannya musim lalu semakin membuat PSIS Semarang penasaran akan para pemain dari Liga Malta.
Terbukti, sudah ada dua pemain asal Liga Malta yang kini santer sepakat merapat ke PSIS Semarang musim depan.
PSIS Semarang
1. Fernandinho (AMF)
PSIS Semarang condong segera meresmikan pemain pengganti Taisei Marukawa di sektor penyerangan.
Ya, PSIS Semarang saat ini dikabarkan sukses mendatangkan Fernando Jose Homes Junior atau akrab disapa Fernandinho untuk di plot sebagai otak serangan musim depan.
Kabar berhasilnya PSIS Semarang mendatangkan Fernandinho diungkap oleh akun Instagram seputar sepak bola Indonesia, @ngapakfootball, Jumat (31/5/2024).
"Pemain asing baru PSIS Semarang. Fernando Junior alias Fernandinho, gelandang serang asal Brazil, terakhir main di Liga Malta bersama klub Marsaxlokk son. Fernandinho juga pernah main di Badak Lampung tahun 2019 yang lalu. Markitu son ‼️" tulis @ngapakfootball.
Merujuk kontraknya yang usai pada 30 Juni 2024, besar potensinya PSIS Semarang menggaet Fernandinho dengan skema bebas transfer.
Lantas, bagaimana rekam jejak Fernandinho selama ini?
Nama Fernandinho tentu sudah tak asing bagi pecinta bola di Indonesia karena pada 2019 lalu pernah berkostum tim promosi Badak Lampung FC.
Saat itu, Fernandinho satu musim berkostum Badak Lampung FC dengan sukses bukukan 4 gol dan 10 assist dari 25 pertandingan.
Terkini, di gelaran Liga Malta, Fernandinho catatkan 4 gol dan 5 assist dari 25 pertandingan.
Baca juga: Tradisi Transfer Baru PSIS Semarang Potensi Beri Gelar? 3 Pilar di Luar Dugaan Ini Sebab Musababnya
2. Joao Ferrari (CB)
Bek asal Brasil berusia 26 tahun, Joao Ferrari semakin condong sukses digaet PSIS Semarang.
Kabar masuknya Joao Ferrari ke daftar pemain sukses diaget PSIS Semarang diungkap oleh akun seputar sepak bola Indonesia, @transfernews_ft, Rabu (29/5/2024).
"Joao Ferrari, Brasil (CB/26) akan berseragam PSIS Semarang untuk Liga 1 musim 2024/2025," tulis @transfernews_ft.
Lantas, benarkah Joao Ferrari berhasil dengan mudah didatangkan PSIS Semarang untuk musim depan?
Merujuk pada durasi kontraknya yang akan berakhir pada 30 Juni 2024, rumor Joao Ferrari bakal merapat sangat mungkin terealisasikan.
Terlebih, PSIS Semarang tak perlu mendatangkannya dengan skema transfer.
Pemain berdarah Brasil Italia itu bisa didatangkan PSIS Semarang dengan cuma-cuma alias bebas transfer.
Meski didatangkan dengan cuma-cuma, secara kualitas, Joao Ferrari terbilang mempuni jika dijadikan suksesor Lucao.
Pasalnya, di gelaran Liga regonal Gozo (kepulauan di Malta), insting gol Joao Ferrari terbilang mematikan bagi seorang bek tengah.
Catat 5 gol dari 22 pertandingannya bersama Qala Saints FC di Liga Regional Malta atau liga 1 Malta setara divisi kedua Indonesia.
Meski bukan bermain di kasta tertinggi Liga Malta, Joao Ferrari pantas untuk didatangkan karena mampu catatkan rasio kebobolan lebih rendah dari jumlah laga yakni 17 kali kebobolan dari 22 laga di dua ajang berbeda.
Baca juga: Sesi Latihan PSIS Banjir Sorotan: Snex-Panser Curiga 1 Trial Digaet, Catut Bintang Timnas Indonesia

Persita Tangerang
Terinspirasi akan keberhasilan Persebaya Surabaya dan PSIS Semarang, Persita Tangerang pun juga diketahui melakukan hal serupa.
Terkini, Persita Tangerang turut memasukkan bek asal Liga Gozo (atau regional Malta) milik klub SK Victoria Wanderers FC, Galiano Lazarini.
Itu pun juga dikabarkan harus bersaing dengan PSIS Semarang untuk bisa mendapatkannya.
Namun, setelah santer dealnya Roger Bonet dan Joao Ferrari, maka Persita Tangerang tinggal sendiri dalam perburuan Galiano Lazarini.
"PSIS Semarang dan Persita Tangerang kabarnya tertarik untuk mendatangkan Alexander Galiano Lazarini (Brasil/CB/29), sebelumnya Lazarini bermain untuk (Victoria W) Gozo League Malta," tulis @transfernews_ft.
Lantas bagaimana Persita Tangerang untuk bisa realisasikan kedatangan Lazarini musim depan?
Merujuk pada kontraknya bersama SK Victoria, kans Persita Tangerang mendapatkan Lazarini terbuka lebar.
Kontraknya yang akan usai pada 30 Juni 2024 jadi sebab Persita Tangerang bisa menggaetnya dengan status bebas transfer atau cuma-cuma.
Untuk statistik terkini, Lazarini mampu catatkan 21 laga dengan 1890 menit bermain di dua ajang berbeda yakni Liga Gozo dan Malta FA.

Baca juga: Kota Benteng Bersolek: Fabio Lefundes Deal ke Persita, Idola Borneo FC & Pilar Madura United Digoda?
Barito Putera
Untuk Barito Putera, satu nama asal Liga Malta coba digoda untuk musim depan.
Ya satu nama yang dimaksud tak lain adalah penyerang asal Brasil, Maxuell Samurai.
Kabar masuknya Maxuell Samurai ke dalam lis Barito Putera diungkap oleh akun seputar sepak bola Indonesia, @kandaboll, Selasa (2/4/2024).
"Maxuell Samurai masuk radar PSIS Semarang dan Barito Putera saat ini dia bermain di Malta Premier League bersama Birkirkara FC," tulis @kandaboll.
Merujuk durasi kontraknya bersama Birkirkara FC, kans Barito Putera untuk bisa menggaetnya dapat dikatakan terbuka.
Tebusan satu musim sisa kontraknya wajib dibayarkan Barito Putera jika ingin langsung mempermanenkannya.
Akan tetapi, opsi terjangkau bisa diambil dengan mengajukan proposal peminjaman kepada Birkirkara FC.
Opsi peminjaman dengan opsi mempermanenkannya di akhir musim nanti jadi peluang realistis dan ekonomis yang bisa dilakukan Barito Putera.
Meski begitu, Laskar Antasari harus memastikan pergerakan mereka selangkah lebih maju ketimbang PSIS Semarang yang juga turut mengingikan striker bidikannya.
Terlebih, Maxuell Samurai pernah angkat trofi individu bergengsi dengan sukses menjadi top skor Liga Utama Malta musim 2021/2022 dengan 17 gol bersama Gzira United FC.
Malut United
Terbaru, Malut United juga turut terjangkit sindrom Persebaya Surabaya musim 2021/2022 lalu.
Di mana, diam-diam, Malut United sudah meresmikan gelandang serang asal Jepang, Tatsuro Nagamatsu.
Tatsuro Nagamatsu resmi digaet Malut United selama satu musim ke depan.
"Malut United telah mencapai kesepakatan dengan gelandang serang asal Jepang.
Nagamatsu direkrut dari Santa Luci, klub peserta Divisi 1 Liga Malta, dengan durasi kontrak 1 tahun.
Jiwa pekerja keras dan kemampuannya bermain di berbagai posisi akan menambah kekuatan Laskar Kie Raha di Liga 1 2024/2025," tulis Malut United dalam caption terteranya.
Sebagai informasi, Tatsuro Nagamatsu memperkuat klub kasta teratas Liga Malta, Santa Luci.
Bersama Santa Luci, Tatsuro Nagamatsu bermain dalam 21 pertandingan dengan mencatatkan 4 gol dan 2 assist.
(TribunWow.com/Adi Manggala S)
Baca Berita Menarik Lainnya di Google News