Breaking News:

Liga 1

8 Fakta di Luar Dugaan Persib Bandung Gilas Bali United dan Lolos ke Final, 3 Bikin Bobotoh Takjub

Delapan fakta di luar dugaan Persib Bandung sukses gilas Bali United dan lolos ke final Liga 1 2023/2024, 3 bikin Bobotoh takjub.

Penulis: Adi Manggala Saputro
Editor: adisaputro
Instagram @persib
Cuplikan laga Persib Bandung saat menggilas Bali United dengan skor 3-0 di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Sabtu (18/5/2024). Delapan fakta di luar dugaan Persib Bandung sukses gilas Bali United dan lolos ke final Liga 1 2023/2024, 3 bikin Bobotoh takjub. 

TRIBUNWOW.COM - Delapan fakta di luar dugaan Persib Bandung sukses gilas Bali United dan lolos ke final Liga 1 2023/2024, 3 bikin Bobotoh takjub, berikut ulasan selengkapnya.

Dilansir TribunWow.com, Persib Bandung berhasil melibas musuh bebuyutan yang sukar mereka kalahkan Bali United dalam laga lanjutan leg kedua semi final championship series di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang Kabupaten Bandung, Sabtu (18/5/2024).

Tiga gol kemenangan telak Persib Bandung atas Bali United dibukukan oleh Ciro Alves (31'), Febri Hariyadi (38') dan Edo Febriansyah (70').

Lebih lanjut, berkat kemenangan Persib Bandung atas Bali United memunculkan setidaknya 8 fakta menarik di dalamnya.

Baca juga: Hasil Akhir Persib Bandung Vs Bali United: Bojan Pamer Kecerdikan, Bobotoh Potensi Buka Puasa Gelar

Di mana tiga fakta sukses bikin Bobotoh takjub karena tak pernah terprediksikan sebelumnya.

Berikut ulasan selengkapnya:

1. Pertama Kali Menang Mudah Kontra Bali United 

Fakta pertama tentu saja berkaitan dengan kutukan yang selama ini hinggapi Persib Bandung kala bertemu dengan Bali United yang sirna berkat kemenangan 3-0 atas Serdadu Tridatu.

Di mana, dalam lima pertemuan terakhir saja, Bali United seolah menjelma menjadi momok yang sukar ditaklukan Persib Bandung.

Terbukti, dalam 17 pertemuannya, Persib Bandung baru mampu menang 1 laga atas Bali United.

Di mana 10 laga lainnya berakhir dengan seri dan 6 berakhir kekalahan.

Fakta itu juga diperkuat dengan dua pertemuan 5 pertemuan terakhir yang berakhir seri dan sekali kalah dari Bali United.

Hal ini tentu saja membuat para Bobotoh takjub karena putusnya rekor sulit menang atas Bali United terjadi di momen krusial semi final championship series musim 2023/2024.

Berikut head to headnya:

- 26/7/2019 Persib Bandung 0 - 2 Bali United

- 28/11/2019 Bali United 3 - 2 Persib Bandung

- 24/03/2021 Persib Bandung 1 - 1 Bali United

- 18/09/2021 Bali United 2 - 2 Persib Bandung

- 13/01/2022 Persib Bandung 0 - 1 Bali United

- 12/6/2022 Persib Bandung 1-1 Bali United

- 23/8/2022 Persib Bandung 2-3 Bali United

- 10/2/2023 Bali United 1-1 Persib Bandung

- 3/8/2023 Persib Bandung 0-0 Bali United

- 18/12/2023 Bali United 0-0 Persib Bandung

- 14/5/2024 Bali United 1-1 Persib Bandung

- 18/5/2024 Persib Bandung 3-0 Bali United.

Sosok Bojan Hodak (kiri) dan Cuplikan laga Persib Bandung kontra Bali United pada laga leg kedua Liga 1 championship series (kanan), di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Sabtu (18/5/2024).
Sosok Bojan Hodak (kiri) dan Cuplikan laga Persib Bandung kontra Bali United pada laga leg kedua Liga 1 championship series (kanan), di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Sabtu (18/5/2024). (Instagram @persib)

Baca juga: Hasil Persib Vs Bali United: Ciro & Febri Hariyadi Bawa Maung Selangkah ke Final di Babak Pertama

2. Pergantian Jitu Bojan Hodak

Fakta kedua berkaitan dengan kecerdikan pelatih kepala Persib Bandung, Bojan Hodak.

Di mana, Bojan Hodak mampu membaca situasi laga dengan jitu.

Di mulai saat kecerdikannya dalam menentukan line up dengan memasang Febri Hariyadi sejak menit pertama di sisi kanan.

Pada awal babak kedua, Bojan Hodak di luar dugaan menarik Febri Hariyadi yang onfire dengan Edo Febriansyah.

Pergantian yang tak terbaca oleh Stefano Cugurra mengingat Edo Febriansyah merupakan bek sayap sedangkan Febri Hariyadi winger.

Namun, tepat di menit ke-70, kecerdikan Bojan Hodak dapat dirasakan dari buah pergantian itu.

Edo Febriansyah mampu lengkapi kemenangan Persib Bandung atas Bali United dengan skor telak 3-0.

Kecerdikan Bojan Hodak tentu membuat Bobotoh takjub mengingat keputusan mengganti Edo Febriansyah di ambil dengan risiko besar yang berakhir dengan suka cita.

Cuplikan laga Persib Bandung kontra Bali United pada laga leg kedua Liga 1 championship series, di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Sabtu (18/5/2024).
Cuplikan laga Persib Bandung kontra Bali United pada laga leg kedua Liga 1 championship series, di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Sabtu (18/5/2024). (Instagram @persib)

Baca juga: 7 Bocoran Transfer Berlian Malut United: Persib Bandung, Persija Jakarta dan Persebaya Minggir Dulu

3. Febri Hariyadi Buka Puasa Gol

Ketiga berkaitan dengan catatan pribadi winger Persib Bandung yang justru gacor di saat genting di babak semi final leg kedua kontra Bali United.

Ya, sosok yang dimaksud siapa lagi kalau bukan Febri Hariyadi.

Pemain yang kini santer bakal dipinjamkan ke PSS Sleman seolah terlahir kembali pada laga kontra Bali United.

Kecepatan dan reading the ball nya yang sempat hilang kini mulai terasa lagi.

Sepakan kerasnya di menit ke-38 mantapkan langkah kaki Persib Bandung menatap final Liga 1 2023/2024.

Gol kedua di musim ini dari Febri Hariyadi ini membuat para Bobotoh takjub akan semangat juangnya seusai diterpa cedera dan kans dipinjamkan ke PSS Sleman.

Hal itu dapat diketahui pada unggahan terkini perayaan kemenangan Persib Bandung atas Bali United.

4. Kutukan Pelatih Asing Kans Sirna

Ya, fakta keempat di balik kesuksesan Persib Bandung libas Bali United dengan skor 3-0 atau agregat 4-1 adalah adanya kutukan pelatih asing gagal bawa juara Maung Bandung yang potensi sirna.

Sebagaimana diketahui, Persib Bandung terakhir kali juara tepat satu dekade silam yakni pada gelaran Indonesia Super League (ISL) 2014.

Saat itu Persib Bandung menang melalui drama adu penalti atas Persipura Jayapura seusai bermain seri di babak normal dan extra time dengan skor 2-2.

Gelar juara itu merupakan penantian panjang Persib Bandung yang kala itu dilatih oleh Djajang Nurjaman.

Selain itu, gelar Djajang Nurjaman untuk Persib Bandung juga mengakhiri puasa mereka selama 19 tahun lalu saat terakhir kali diantarkan oleh pelatih lokal yakni Indra Thohir di tahun 1994.

Hal itu menandakan jika hingga saat ini belum ada satu pun pelatih asing pemberi gelar juara bagi Persib Bandung.

Kutukan itu kans sirna seketika andai kata 

5. Potensi Juara seusai 10 Dekade Puasa Gelar

Fakta kelima yakni berkaitan dengan potensi Persib Bandung yang kans buka puasa gelar juara setelah 10 dekade terakhir.

Tepat 1 dekade Persib Bandung kans buka puasa gelar untuk para Bobotoh setelah terakhir kali mereka dapatkan kala dilatih Djajang Nurjaman 2014.

Buka puasa gelar ini bisa terealisasikan jika Persib Bandung sukses melibas dua leg di partai final menanti lawan antara Borneo FC dan Madura United.

6. David da Silva Semakin Dekat Jadi Top Skor

Keenam berkaitan dengan rekor pribadi David da Silva bersama Persib Bandung di Liga 1.

Meski tak catatkan namanya di papan skor kala melibas Bali United, David da Silva dipastikan menyegel satu gelar individu yakni top skor Liga 1 2023/2024.

Kepastian itu didapatkan sejak Flavio Silva dan Alex Martins gagal membawa Persik Kediri dan Dewa United ke babak championship series.

Kini hanya tinggal sosok David da Silva dalam lajur top skor dengan torehkan 27 gol di musim 2023/2024.

Catatan itu kans bertambah hingga genap 30 andai kata DDS mampu bukukan 3 gol di dua laga terakhir Maung Bandung di musim ini.

7. Kevin Ray Mendoza Kans Jadi Pemain ASEAN Pertama Juara Liga 1

Ketujuh berkaitan dengan catatan pribadi kiper anyar yang baru seumur jagung berkostum Persib Bandung, Kevin Ray Mendoza.

Kiper Timnas Filipina itu didatangkan oleh Bojan Hodak pada bursa transfer paruh musim lalu.

Ia menggeser Teja Paku Alam dari tempat utama dan menggusur Daisuke Sato dari skuad Persib Bandung.

Dengan melajunya Persib Bandung ke partai puncak semakin mendekatkan rekor pribadi Kevin Ray Mendoza sebagai pemain ASEAN pertama yang juara di era Liga 1.

Mengingat, kuota slot ASEAN wajib diisi oleh klub Liga 1 pada gelaran musim 2023/2024.

8. Start Buruk Jadi Mimpi Indah

Masuknya Bojan Hodak isi kursi kepelatihan Persib Bandung sukses ubah start buruk Maung Bandung jadi mimpi indah.

Seperti diketahui, sejatinya, kursi pelatih Persib Bandung pada awal musim dipegang oleh pelatih kenamaan asal Spanyol, Luis Mila.

Luis Milla yang digadang-gadang bakal bawa Persib Bandung juara di musim keduanya justru berikan start buruk bagi Maung Bandung.

Mantan pelatih Timnas Indonesia itu hanya berikan 3 kali seri untuk Persib Bandung di tiga laga awalnya.

Dan pada akhirnya, Luis Milla memutuskan untuk mundur dari kursi Maung Bandung digantikan sementara dalam tiga match oleh pelatih fisik, Yaya Sunarya.

Barulah, di pekan ke-7, Persib Bandung umumkan kedatangan pelatih anyar muka lama di Liga 1 asal Kroasia, Bojan Hodak.

Bojan Hodak berhasil diyakinkan manajemen Pangeran Biru untuk pergi dari kenangan indah yang ia ukir bersama Kuala Lumpur City FC.

Setelah masuknya Bojan Hodak skema Persib Bandung dari semula pakem modern dengan 3 bek sejajar diubah seketika menjadi klasik 4-3-3.

Hasilnya pun sangat terasa, Bojan Hodak selangkah lagi bakal ukir sejarah bersama Pangeran Biru di Liga 1 jika sukses keluar sebagai juara di musim 2023/2024.

(TribunWow.com/Adi Manggala S)

Ikuti Saluran WhatsApp TribunWow dan Google News TribunWow untuk update berita populer lainnya

Tags:
Persib BandungBali UnitedLiga 1Bojan HodakBobotohLuis MillaFebri HariyadiKevin Ray Mendoza
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved