Breaking News:

Timnas Indonesia

8 Bintang Elit Grade A Timnas Filipina untuk Libas Timnas Indonesia, Termasuk Bidikan Lama Persija

Delapan bintang elit grade A Timnas Filipina untuk libas Timnas Indonesia, termasuk ada bidikan lama Persija Jakarta di dalamnya.

Editor: adisaputro
Instagram @markyhartmann
Skuad Timnas Filipina tahun 2022. Delapan bintang elit grade A Timnas Filipina untuk libas Timnas Indonesia, termasuk ada bidikan lama Persija Jakarta di dalamnya. 

TRIBUNWOW.COM - Delapan bintang elit grade A Timnas Filipina untuk libas Timnas Indonesia, termasuk ada bidikan lama Persija Jakarta di dalamnya.

Dilansir TribunWow.com, tak ingin menjadi bulan-bulanan di grup F Kualifikasi Piala Dunia 2026, Timnas Filipina langsung panggil para pemain keturunannya yang kini tengah abroad.

Tercatat, ada 8 pemain keturunan yang saat ini abroad masuk ke dalam daftar panggilan The Azlkals.

Termasuk satu di antaranya adalah gelandang mewah mantan bidikan Persija Jakarta.

Baca juga: 6 Pemain Keturunan Promosi ke Eredivisie: 2 Bintang Pamer Kode ke Timnas Indonesia, 1 Pilar Garuda

Dipanggilnya 8 pemain keturunan grade A tersebut tak terlepas dari persiapan mereka jelang menghadapi Vietnam di My Dinh Stadium, Kamis (6/6/2024).

Dan juga Timnas Indonesia di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Selasa (11/6/2024).

Lantas, siapa sajakah 8 pemain yang turut dipanggil Timnas Filipina jelang laga kontra Vietnam dan Timnas Indonesia?

Berikut ulasan selengkapnya:

1. Raphael Obermair (SC Paderborn, Liga 2 Jerman)

Pilar grade eropa Timnas Filipina yang dipanggil salah satunya guna menghadapi Timnas Indonesia bernama Raphael Obermair.

Tentu, nama Raphael Obermair sudah tak asing lagi ditelinga pecinta sepak bola Indonesia terutama para suporter Persija Jakarta, Jakmania.

Pasalnya, nama Raphael Obermair pernah dikaitkan dengan Persija Jakarta pada bursa transfer awal musim 2023/2024 lalu.

Kabar dibidiknya Raphael Obermair oleh Persija Jakarta diungkap akun seputar sepak bola Indonesia, @ligawakandaindonesia, Jumat (26/5/2023).

"Terkait slot pemain asing Persija kabarnya akan diisi slot Asean dari Filipina blasteran Germany. Nampak slot Asean tersebut di antaranya adalah Raphael Obermair yang saat ini bermain di Bundesliga Liga Germany divisi kedua bersama klub SC Padeborn. Posisi yaitu LMF-AMF-RMF. Dia juga salah satu mantan pemain Bayern Munich II dan telah mencatat 61 match 9 goal 16 assist 6 kartu kuning dan 4749 menit bermain," tulis@ligawakandaindonesia.

Terkini, bersama SC Paderborn di Liga 2 Jerman, Raphael Obermair sukses bukukan 5 gol dan 5 assist dari 32 pertandingan.

Potret Raphael Obermair bermain di lapangan
Potret Raphael Obermair bermain di lapangan (Instagram/@raphael.obermair)

Baca juga: Skema Mitigasi Transfer Persebaya Surabaya: Goda Tokoh Penting PSS Sleman, Persija Sebab Musababnya

2. Anthony Markanich (St Louis City, MLS, Amerika Serikat)

Fullback muda dari MLS, Anthony Markanich juga termasuk ke dalam lis terkini Timnas Filipina demi asa lolos ke babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Saat ini, Anthony Markanich bermain untuk klub asal Amerika Serikat, St Louis CITY SC.

Dengan sukses bukukan 14 pertandingan dan 1.100 menit bermain.

3. Josef Baccay (Odd, Liga 1 Norwegia)

Selain Anthony, Timnas Filipina juga memanggil pemain keturunannya berdarah Norwegia, Josef Baccay.

Josef Baccay saat ini bermain untuk kasta pertama Liga Norwegia bersama Odd.

Total, Josef Baccay sudah memainkan 11 laga dari 913 menit bermain.

4. Zico Bailey (New Mexico, Liga 2 MLS, Amerika Serikat)

Gelandang keturunan Amerika Serikat, Zico Bailey juga santer masuk ke dalam lis pemain Timnas Filipina yang diperuntukkan dalam dua laga penentu kontra Vietnam dan Irak.

Pemain milik New Mexico United itu diproyeksikan untuk mengisi pos krusial lini tengah Timnas Filipina.

Terkini, Zico Bailey catatkan 10 pertandingan dengan bukukan 817 menit bermain.

5. Dylan Demuynck (Zulte Waregem, Liga Nasional Belgia)

Winger kiri Filipina keturunan Belgia, Dylan Demuynck masuk ke dalam lis selanjutnya pemain yang akan masuk skuad Timnas Filipina di ajang Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Saat ini, Dylan Demuynck bermain untuk klub kasta kedua Liga Belgia, SV Zulte Waregem.

Dengan bukukan 5 gol dan 2 assist dari 25 pertandingannya.

6. Johannes Selven (Vestri, Liga Nasional Islandia)

Winger kanan asal klub Islandia, Vestri, menjadi nama selanjutnya yang masuk untuk memperkuat sektor depan Timnas Filipina.

Tercatat, di musim lalu bersama Vestri, Johannes Selven mampu bukukan 2 gol dari 13 pertandingan.

Meski bermain untuk Vestri di musim lalu, ternyata, Johannes Selven merupakan pemain dari klub Denmark, Odense BK.

7. Bjorn Martin Kristensen (Aalesund, Divisi 2 Norwegia)

Striker milik klub Liga 2 Norwegia, Bjorn Martin Kristensen menjadi nama selanjutnya yang santer masuk untuk menambah amunisi di pos penyerangan.

Musim 2023/2024, Bjorn Martin Kristensen sukses bukukan 4 gol dan 2 assist dari 29 pertandingan.

Sayangnya, saat ini Bjorn Martin Kristensen masih dalam pemulihan cedera.

8. Adrian Ugelvik (Levanger, Divisi 2 Norwegia)

Bek tengah asal klub Levanger di Liga 2 Norwegia, Adrian Ugelvik diproyeksikan sebagai bek tengah amunisi baru Timnas Filipina.

Tercatat, Adrian Ugelvik bukukan 22 pertandingan dengan catatkan 2 kartu kuning dan 1.267 menit bermain.

Meski masih berusia 22 tahun, Adrian Ugelvik mampu memeprsembahkan gelar Norwegia Cup untuk Molde FK. tahun 2021 lalu.

Sosok bek berlabel Timnas Filipina, Justin Baas.
Sosok bek berlabel Timnas Filipina, Justin Baas. (Instagram @justinnbaas)

Polemik Panas Elkan Baggott di Timnas Indonesia

Jelang laga lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 kontra Irak, Kamis (6/6/2024), Timnas Indonesia dihadapkan dengan polemik panas.

Polemik panas mulai terpercikkan ketika bek milik Ipswich Town, Elkan Baggott mangkir dalam pemanggilan Timnas U-23 Indonesia kala bertemu Guinea, Kamis (9/5/2024).

Saat Timnas U-23 Indonesia terpincang-pincang karena kehilangan Rizky Ridho dan Justin Hubner di lini belakang, Elkan Baggott justru tak ada kabar.

Baca juga: 8 Mutiara Keturunan yang Trial di Timnas U-20 Indonesia: Bintang PSS Sleman-Persis Solo Ketar-ketir

Padahal, namanya masuk ke dalam skuad yang dipanggil Shin Tae-yong untuk memeprkuat Timnas Indonesia kontra Guinea di babak play off  Olimpiade Paris 2024.

Pemain berpostur 1,96 meter itu tak merespons panggilan memperkuat Timnas Indonesia padahal jarak antara Inggris dan Prancis hanya berjarak satu selat.

Shin Tae-yong yang mengetahui sikap Elkan Baggott itu pun lantas meminta kepda masyarakat untuk menilai riwayat perilaku bek berusia 21 tahun tersebut.

"Untuk Elkan bisa dari media Indonesia mengikuti schedule atau kelakuan Elkan seperti apa," ujar Shin sebelum melawan Guinea dikutip TribunWow.com dari laman resmi PSSI.

"Mungkin bisa cari tahu sendiri dan bisa dilihat seperti apa," tambahnya.

Sepanjang telah menyandang status WNI, Elkan Baggott telah tiga kali tak memenuhi panggilan Timnas Indonesia.

Alhasil, Shin Tae-yong langsung ambil langkah serius dengan menyisihkan Elkan Baggott ke dalam skuad teranyar yang dirilis guna menghadapi Irak dan Filipina.

Padahal diketahui, kondisi bek kelahiran Bangkok, Thailand itu tengah dalam kondisi bugar dan tak ada agenda klub dalam waktu dekat.

Jika ingin segera kembali berkostum Timnas Indonesia, Elkan Baggott harus segera menghubungi PSSI dan Shin Tae-yong agar permaslahan tak semakin berlarut-larut.

Di sisi lain, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir turut menanggapi polemik panas Elkan Baggott.

Erick Thohir berujar dirinya tak bisa menjustifikasi sikap nasionalisme dari Elkan Baggott.

Elkan Baggott saat mengenakan jersey away (tandang) Timnas Indonesia pada postingan Instagram @elkanbaggott, 2 Januari 2022. Elkan Baggott tak kunjung bela Timnas U-23 Indonesia di SEA Games 2021.
Elkan Baggott saat mengenakan jersey away (tandang) Timnas Indonesia pada postingan Instagram @elkanbaggott, 2 Januari 2022. Elkan Baggott tak kunjung bela Timnas U-23 Indonesia di SEA Games 2021. (Instagram @elkanbaggott)

Baca juga: 6 Pemain Keturunan Promosi ke Eredivisie: 2 Bintang Pamer Kode ke Timnas Indonesia, 1 Pilar Garuda

Ia beranggapan, memang sulit apabila harus memanggil pemain dari luar negeri jika agenda yang diikuti bukanlah kalender dari FIFA.

"Saya tidak bisa menghakimi seperti itu (kalau Elkan Baggott dianggap tidak nasionalis)," kata Erick Thohir dilansir TribunWow.com dari Kompas TV.

Mantan presiden Inter Milan itu menekankan betapa pentingnya penataan schedule Timnas Indonesia.

"Saya selalu bilang kalender, kalender, kalender itu penting. Kita tidak bisa semuanya itu dadakan."

"Kalau kita lihat persiapan U-23 dan kondisi U-23, pada Piala Asia U-23 2024 ini memang tidak masuk kalender FIFA."

Ketua Umum PSSI yang juga Menteri BUMN itu juga berujar jika pihaknya (PSSI-red) memang tak punya otoritas terkait dilepasnya pemain meski panggilan negara.

Maka dari itu, ia dan tim memutuskan untuk berjuang sendiri agar nama-nama abroad seperti Rafael Struick, Ivar Jenner, Marselino dan Justin Hubner bisa dilepas.

"Pemain yang di luar negeri, saya tidak punya otoritas untuk seperti itu (pengaturan jadwal liga)."

"Jadi kita berjuang (sendiri). Rafael, Ivar, Marselino, Justin akhirnya dilepas," tambahnya.

"Tetapi apakah terakhir waktu kita play-off dia memutuskan melakukan kegiatan lain ya itu saya tidak bisa komen karena itu hak pribadinya."

"Tapi gini, saya masih yakin nasionalisme di anak-anak ini ada kok," pungkasnya.

Bek Timnas Indonesia, Elkan Baggott saat diperkenalkan sebagai pemain anyar Bristol Rovers.
Bek Timnas Indonesia, Elkan Baggott saat diperkenalkan sebagai pemain anyar Bristol Rovers. (Instagram @elkanbaggott)

(TribunWow.com/Adi Manggala S)

Ikuti Saluran WhatsApp TribunWow dan Google News TribunWow untuk update berita populer lainnya

 

 

 

Tags:
Timnas FilipinaTimnas IndonesiaRaphael ObermairJakmaniaAnthony MarkanichJoseph BaccayZico BaileyDylan DemuynckJohannes SelvenBjorn MartinAdrian Ugelvik
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved