Prakiraan Cuaca
Peringatan Dini BMKG Hari Ini Senin 13 Mei 2024: 17 Daerah Cuaca Ekstrem Hujan Lebat, Cek Wilayahmu
Sebelum memulai kegiatan hari ini, cek peringatan dini cuaca ekstrem dari BMKG, Senin 13 Mei 2024.
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Sebelum memulai kegiatan hari ini, cek peringatan dini cuaca ekstrem dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Senin 13 Mei 2024.
Menurut peringatan dini BMKG, sejumlah wilayah perlu waspada cuaca ekstrem hujan lebat, hujan petir dan angin kencang.
Dilansir TribunWow.com dari BMKG, inilah rincian peringatan dini cuaca ekstrem di Indonesia:
Baca juga: 4 Nama Kans Dicoret Shin Tae-yong dari Timnas Indonesia, Imbas Datangnya 3 Pemain Naturalisasi Anyar
Peringatan Dini Cuaca Ekstrem
Wilayah yang berpotensi hujan lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang:
- Aceh
- Sumatera Utara
- Riau
- Jambi
- Sumatera Selatan
- Kep. Bangka Belitung
- Lampung
- Kalimantan Barat
- Kalimantan Tengah
- Kalimantan Timur
- Sulawesi Utara
- Gorontalo
- Sulawesi Tengah
- Sulawesi Barat
- Maluku
- Papua Barat
- Papua
Wilayah yang berpotensi hujan yang dapat disertai kilat/petir dan Jawa Barat
- Sumatera Barat
- Kep. Riau
- Banten
- Jawa Barat
- DKI Jakarta
- Jawa Tengah
- Sulawesi Selatan
- Sulawesi Tenggara
- Maluku Utara
Wilayah yang berpotensi angin kencang:
- Jawa Timur
- Nusa Tenggara Timur
- Kalimantan Utara
Pemicu Cuaca Ekstrem
BMKG mengatakan sirkulasi siklonik terpantau di Laut Andaman Utara Aceh, Laut Cina Selatan sebelah utara Serawak, dan Samudra
Hindia Barat Daya Bengkulu.
Sirkulasi - sirkulasi tersebut membentuk daerah perlambatan kecepatan angin (konvergensi) memanjang dari Pesisir Barat Aceh hingga Pesisir Timur Aceh, dari Sabah hingga Laut Cina Selatan Utara Serawak, dan di Samudra Hindia Barat Daya Lampung.
Daerah konvergensi lain terpantau memanjang dari Selat Karimata hingga Riau, dari Pesisir Utara Jawa Timur hingga Pesisir Utara Jawa Timur, dari Kalimantan Timur hingga Kalimantan Tengah Bagian Utara, dari Pesisir Timur Sulawesi Tenggara hingga Selat Makassar, dari Papua Barat hingga Papua Pegunungan, dan dari Samudra Hindia Selatan Pulau Timor hingga Pesisir Selatan Sumbawa.
Daerah pertemuan angin (konfluensi) terpantau di Pesisir utara Papua, Laut Banda, Laut Arafuru, Laut Jawa, Samudra Hindia Selatan NTT hingga Barat Daya Lampung, Laut Cina Selatan, dan Samudra Pasifik Timur Filipina.
Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar daerah sirkulasi siklonik dan di sepanjang daerah konvergensi/konfluensi tersebut.
Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar sirkulasi siklonik dan di sepanjang daerah konvergensi/konfluensi tersebut.
Peningkatan kecepatan angin hingga mencapai >25 knot, terpantau di Laut Arafuru, yang mampu meningkatkan tinggi gelombang di wilayah sekitar perairan tersebut.
Labilitas Lokal Kuat yang mendukung proses konvektif pada skala lokal terdapat di Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Jambi, Kep. Bangka Belitung, Benkulu, Sumatera Selatan, Lampung, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Maluku, Maluku Utara, Papua Barat, Papua, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua Selatan. (*)
Sumber: TribunWow.com
| Prakiraan Cuaca di Jawa Timur Hari Ini 20 Februari 2026: Cek Wilayah Surabaya, Malang, hingga Batu |
|
|---|
| Cek Prakiraan Cuaca BMKG Jawa Barat Besok Jumat 20 Februari 2026, Mayoritas Hujan Ringan |
|
|---|
| 5 Daerah di Provinsi Yogyakarta Prakiraan Cuaca BMKG Kompak di Puasa Kedua Jumat 20 Februari 2026 |
|
|---|
| Prakiraan Cuaca Hari Ini 19 Februari 2026 di Jawa Timur: Cek Wilayah Kediri, Surabaya, Malang |
|
|---|
| Rata Hujan Ringan, Cek Prakiraan Cuaca BMKG Jawa Barat Besok Awal Ramadhan Kamis, 19 Februari 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/ilustrasi-hujan-lebat.jpg)