Prakiraan Cuaca
29 Daerah Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang, Cek Peringatan Dini BMKG Besok Senin 22 April 2024
Cek peringatan dini cuaca ekstrem dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) untuk sejumlah wilayah di Indonesia, Senin 22 April 2024.
Penulis: Laila N
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Cek peringatan dini cuaca ekstrem dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) untuk sejumlah wilayah di Indonesia, Senin 22 April 2024.
Peringatan dini BMKG besok menyebutkan, sejumlah daerah perlu waspada cuaca ekstrem hujan lebat, hujan petir dan angin kencang.
Dilansir TribunWow.com dari BMKG, simak rincian peringatan dini cuaca ekstrem di Indonesia:
Baca juga: Cuaca Hari Ini di 33 Kota, Minggu 21 April 2024, BMKG: Denpasar dan Jambi Hujan sejak Siang
Peringatan Dini Cuaca Ekstrem
Wilayah yang berpotensi hujan lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang:
- Aceh
- Sumatera Utara
- Sumatera Barat
- Riau
- Bengkulu
- Jambi
- Sumatera Selatan
- Kep. Bangka Belitung
- Lampung
- Banten
- Jawa Barat
- Jawa Tengah
- DI Yogyakarta
- Jawa Timur
- Bali
- Nusa Tenggara Barat
- Nusa Tenggara Timur
- Kalimantan Barat
- Kalimantan Tengah
- Kalimantan Timur
- Sulawesi Utara
- Gorontalo
- Sulawesi Tengah
- Sulawesi Selatan
- Sulawesi Tenggara
- Maluku Utara
- Maluku
- Papua Barat
- Papua
Wilayah yang berpotensi hujan disertai kilat/petir dan angin kencang:
- DKI Jakarta
- Kalimantan Selatan
Pemicu Cuaca Ekstrem
BMKG mengatakan, Sirkulasi Siklonik terpantau berada di Samudra Hindia barat Sumatra Barat yang membentuk daerah daerah perlambatan kecepatan angin (konvergensi) memanjang di Samudra Hindia barat Aceh hingga Selat Malaka, Riau hingga Jambi, Laut Natuna hingga Sumatra Selatan, Peraira timur Lampung hingga barat Lampung, Laut Jawa utara Jawa Timur hingga Banten, serta membentuk daerah pertemuan angin (konfluensi) di Bengkulu, Pesisir barat Sumatra Barat.
Daerah konvergensi lainnya juga terpantau memanjang dari Samudra Hindia selatan Nusa Tenggara Barat hingga selatan Lampung, Laut Banda hingga Laut Flores, Laut Sulawesi hingga Kalimantan Utara, Samudra Pasifik utara Papua hingga Papua Barat dan di Laut Arafuru. Daerah konfluensi juga terpantau di Kalimantan Selatan dan Laut Arafuru.
Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sepanjang daerah sirkulasi siklonik/konvergensi/konfluensi tersebut. Intrusi udara kering/dry intrusion dari BBU melintasi wilayah Laut Filipina hingga Laut Sulu, yang mampu mengangkat uap air basah di depan batas intrusi menjadi lebih hangat dan lembab yaitu di Kalimantan Utara.
Peningkatan kecepatan angin >25 knot terpantau di Australia bagian Utara, Samudra Hindia Nusa Tenggara Timur hingga Nusa Tenggara Barat, Samudra Hindia selatan Banten hingga barat Lampung yang mampu meningkatkan tinggi gelombang di wilayah sekitar perairan tersebut.
Labilitas Lokal Kuat yang mendukung proses konvektif pada skala lokal terdapat di Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Jambi, Bengkulu, Sumatra Selatan, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat, Papua Tengah dan Papua Pegunungan. (*)
Sumber: TribunWow.com
| 2 dari 5 Wilayah di Provinsi Yogyakarta Kontras Versi Prakiraan Cuaca BMKG Rabu 18 Februari 2026 |
|
|---|
| Prakiraan Cuaca Hari Ini 17 Februari 2026 di Jawa Timur: Cek Wilayah Surabaya, Malang, hingga Batu |
|
|---|
| Cek Prakiraan Cuaca BMKG Jawa Barat Besok Selasa, 17 Februari 2026: 7 Wilayah Hujan Sedang |
|
|---|
| Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Jelang Pemantauan Hilal Awal Puasa Ramadhan, Selasa 17 Februari 2026 |
|
|---|
| Mau Ambil Liburan ke Yogyakarta? Cek Prakiraan Cuacanya Selasa 17 Februari 2026 Versi BMKG Ini |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/ilustrasi-hujan-lebat-di-jalan.jpg)