Pilpres 2024
2 Presiden Indonesia Disebut Masih akan Bantu Prabowo dalam Pemerintahan, Emban Jabatan Apa Saja?
Setelah Prabowo-Gibran diumumkan sebagai pemenang Pilpres 2024, ke mana langkah politik dari 2 presiden yang memberikan dukungan itu?
Penulis: Tiffany Marantika Dewi
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Calon Presiden Terpilih Prabowo Subianto mendapat dukungan dari 2 presiden Indonesia.
Yakni Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Presiden ke-7, Joko Widodo (Jokowi).
SBY selaku Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat telah menyatakan dukungan langsung ke paslon Prabowo Subianto - Gibran Rakabuming Raka.
Baca juga: Berkunjung ke Banyak Tokoh saat Momen Lebaran, Prabowo Hanya Unggah Potret dengan 3 Keluarga Ini
Sementara itu, meski tak diungkap langsung, Jokowi merupakan ayah dari Gibran Rakabuming Raka.
Dukungan keduanya diberikan untuk Prabowo-Gibran sejak mendeklarasikan diri sebagai pasangan calon.
Setelah Prabowo-Gibran diumumkan sebagai pemenang Pilpres 2024, ke mana langkah politik dari 2 presiden yang memberikan dukungan itu?
1. SBY
Partai Demokrat menegaskan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan turut serta mendukung peran pemerintah selanjutnya.
Hal itu disampaikan Kepala Badan Komunikasi Strategis sekaligus Juru Bicara Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra, Jumat (12/4/2024) malam.
Kata Herzaky, hubungan SBY dengan Prabowo layaknya sahabat tidak akan terpisahkan.
"Beliau berdua memberikan pesan kuat atas kebersamaan dan soliditas keduanya yang tidak bisa dipisahkan," kata Herzaky dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (13/4/2024).
Atas hal itu, kata Herzaky, SBY akan terus mendukung peran Prabowo nantinya di pemerintahan untuk lima tahun mendatang.
Baca juga: Momen Cucu Zulkifli Hasan Pertama Kali Bertemu Prabowo, sang Kakek Sebut sebagai Penduduk Amerika
Bahkan kata dia, SBY akan turut memberikan beragam saran dan pertimbangan jika diminta Prabowo Subianto.
"Pak SBY akan mendukung setiap langkah sahabatnya, Pak Prabowo, untuk lima tahun ke depan, termasuk dalam memberikan saran dan pertimbangan," ujar dia.
Pernyataan ini seperti memberikan sinyal kalau SBY akan mendapatkan posisi sebagai dewan pertimbangan presiden (Wantimpres) untuk pemerintahan Prabowo-Gibran mendatang.
Pasalnya, kata Herzaky, Prabowo juga akan meminta saran dan pertimbangan dari SBY untuk keperluan langkah politik ke depan.
2. Jokowi

Berbeda dengan SBY, Jokowi disebut akan jadi orang di balik pemerintahan Prabowo-Gibran dengan menjadi penasihat.
Menteri Investasi, Bahlil Lahadalia menyebut bahwa tak ada yang tak mungkin selama tidak menyalahi konstitusi jika Jokowi jadi penasihat presiden.
Baca juga: 3 Momen Menarik Prabowo selama Silaturahmi Lebaran, Nyanyikan Lagu Kampanye PAN hingga Kuda Emas
Menurut Bahlil, mengingat Jokowi dua kali menjabat sebagai Presiden.
Maka kemungkinanannya besar jika nantinya Jokowi menjabat sebagai Penasihat Khusus Presiden Terpilih.
Meski demikian Bahlil membantah, jika Presiden Joko Widodo ikut dalam pembahasan pembentukan kabinet pemerintahan selanjutnya, karena menunjuk menteri merupakan hak prerogatif Presiden terpilih. (TribunWow.com)
Sumber: TribunWow.com
Sapa 3 Partai Pendukung Ganjar-Mahfud, Megawati Sebut Tak Ada Koalisi dan Oposisi: Kerjasama |
![]() |
---|
Anies Baswedan Kaget Dirinya Cetak Sejarah dengan Datang ke Agenda Penetapan Presiden Terpilih |
![]() |
---|
Momen Jokowi Kenalkan Prabowo saat Membuka World Water Forum di Depan Para Negara Delegasi |
![]() |
---|
Reaksi 2 Kepala Negara saat Prabowo Kenalkan Gibran sebagai Wakil Presiden Terpilih: Sangat Muda |
![]() |
---|
2 Faktor Penyebab Prabowo dan Megawati Tak Kunjung Bertemu seusai Pilpres 2024 Menurut Pengamat |
![]() |
---|