Breaking News:

Liga 1

PSS Sleman 'Kapusan' Brosur Jilid 3? 6 Opsi Ganti Bisa Dilirik, BCS-Slemania Pasti Suka, Cek Lisnya

PSS Sleman kapusan brosur jilid 3? Enam opsi pengganti bisa dilirik, BCS-Slemania pasti suka, cek lisnya berikut ini.

Penulis: Adi Manggala Saputro
Editor: adisaputro
Instagram @pssleman
Skuad PSS Sleman pada gelaran Liga 1 2023/2024. PSS Sleman kapusan brosur jilid 3? Enam opsi pengganti bisa dilirik, BCS-Slemania pasti suka, cek lisnya berikut ini. 

TRIBUNWOW.COM - PSS Sleman kapusan brosur jilid 3? Enam opsi pengganti bisa dilirik, BCS-Slemania pasti suka, cek lisnya berikut ini.

Dilansir TribunWow.com, istilah "kapusan" (dibohongi-red) brosur lagi-lagi membanjiri unggahan PSS Sleman.

Ya, istilah itu kerap digemakan oleh suporter setia PSS Sleman, BCS-Slemania.

Istilah itu digunakan untuk menggambarkan situasi pembelian pemain asing deadlock yang dilakukan PSS Sleman.

Baca juga: Potensi PSS Sleman Terdegradasi Menguat: 4 Cikal Bakal Ini Kans Jadi Sebab, 1 Wajib Libas Arema FC

Terutama, deadlock nya pembelian pemain asing PSS Sleman di sektor penyerang tengah.

Di mana, sudah sejak 2021/2022 lalu, PSS Sleman tak memiliki lagi predator mematikan seperti yang pernah ditunjukkan Yevhen Bokhashvili pada 2019 silam.

Masih segar dalam ingatan, Yevhen Bokhashvili pernah menjadi roh model penyerang mematikan yang pernah dimiliki oleh PSS Sleman.

Di mana, pada gelaran Liga 1 2019/2020, di musim perdana PSS Sleman berkiprah di kasta tertinggi, Yevhen Bokhashvili mampu unjuk ketajamannya.

Total 16 gol dan 4 assist dari 33 laga berhasil dicatatkan pemain asal Ukraina itu untuk PSS Sleman.

Hinga pada akhirnya, posisi terbaik sejauh ini berhasil dipersembahkan dengan sukses menempati posisi ke-8 klasemen akhir Liga 1 2023/2024.

Sayang, imbas liga dihentikan, Yevhen Bokhashvili memutuskan angkat kaki dari PSS Sleman.

Mulai dari situlah, PSS Sleman harus puas menerima pil pahit selalu gagal dalam perkerutan penyerang tengah.

Berikut lisnya:

1. Nemanja Kojic

Di mulai saat era kepelatihan Dejan Antonic, saat itu, ia turut mendatangkan penyerang jangkung asal Serbia, Nemanja Kojic.

Nemanja Kojic saat itu didatangkan PSS Sleman dari klub Liga Montenegro, FK Decic Tuzi.

Sempat beri asa bagi PSS Sleman kala tampil menawan di turnamen pramusim.

Kojic justru melempem kala terjun di ajang sesungguhnya yakni Liga 1 2021.

Ia hanya mampu catatkan 3 gol dan 3 assist dari 11 laganya.

Hingga akhirnya, pemain kelahiran Loznica Kroasia itu hanya bertahan dua bulan saja bersama PSS Sleman.

Ia didepak hampir bersamaan dengan dilepasnya Dejan Antonic.

Eks pemain asing PSS Sleman, Nemanja Kojic (kanan).
Eks pemain asing PSS Sleman, Nemanja Kojic (kanan). (pssleman.id)

Baca juga: 4 Bomber Gacor di Liga Vietnam: Opsi Menarik Persebaya Surabaya-PSS Sleman, Bonek & BCS-Slemania Cek

2. Wander Luiz

Selepas gagal total dalam perekrutan bomber di putaran pertama, PSS Sleman akhirnya memilih untuk menggaet bomber berpengalaman di Liga 1.

Ya, sosok bomber tersebut tak lain adalah penyerang asal Brasil eks Persib Bandung, Wander Luiz.

Wander Luiz didatangkan PSS Sleman dari Persib Bandung pada paruh kedua Liga 1 2021/2022.

Ketika itu, Wander Luiz didatangkan pada era kepelatihan I Putu Gede.

Sempat tampil menjanjikan dalam beberapa laga awal, performa Wander Luiz justru malah semakin merosot.

Total, Wander Luiz hanya mampu bukukan 5 gol dari 16 laganya bersama PSS Sleman pada paruh musim kedua.

Dan pada akhirnya, nasib Wander Luiz tak ubahnya seperti Nemanja Kojic.

Di akhir musim Liga 1 2021, Wander Luiz didepak oleh PSS Sleman.

Kembali, didepaknya Wander Luiz juga diiringi dengan angkat kakinya I Putu Gede.

Selebrasi gol Wander Luiz pada unggahan resmi di laman PT LIB.
Selebrasi gol Wander Luiz pada unggahan resmi di laman PT LIB. (PT LIB)

Baca juga: PSS Sleman Krisis Predator Beringas? Lis 11 Bomber Ini Bisa Jadi Opsi Menarik, 7 Catat 2 Digit Gol

3. Mychell Chagas

Era baru pun kembali dibuka PSS Sleman bersamaan dengan ditunjuknya pelatih anyar rasa lama mereka saat itu, Seto Nurdiantoro.

Era Seto Nurdiantoro saat itu disambut gegap gempita oleh BCS-Slemania.

Bahkan, kedua basis suporter PSS Sleman itu sempat meyakini Super Elja bakal semakin menawan di tangan Seto Nurdiantoro seperti di musim 2019/2020 lalu.

Termasuk ketika ia mendatangkan penyerang anyar asal Brasil pengganti Wander Luiz, Mychell Chagas.

Kedatangan Seto dan Mychell Chagas saat itu menumbuhkan asa besar di benak para suporter PSS Sleman.

Sayang seribu sayang, Mychell Chagas justru tampil lebih buruk ketimbang dua bomber PSS Sleman sebelumnya.

Mychell Chagas tak mampu berikan sumbangsih banyak setelah hanya catatkan 0 gol dari 12 laganya bersama PSS Sleman.

Kegagalan Mychell Chagas membuat PSS Sleman terseok-seok di musim lalu.

Striker asing PSS Sleman, Mychell Chagas.
Striker asing PSS Sleman, Mychell Chagas. (Instagram @myche11)

Kegagalan tiga kali beruntun dalam mendatangkan striker di lini depan membuat PSS Sleman tak mau ambil risiko lagi di bawah kepemipinan Seto Nurdiantoro.

Sebagai ganti Mychell Chagas, PSS Sleman memilih untuk mendatangkan kembali sang bomber yang pernah ukir cerita apik di awal kiprah Super Elja di Liga Indonesia, Yevhen Bokhashvili.

Yevhen didatangkan Seto Nurdiantoro untuk menjadi predator PSS Sleman di putaran kedua Liga 1 2022.

Total, ia mampu lesatkan 6 gol dan 1 assist dari 12 pertandingannya bersama PSS Sleman.

Sayang, kebersamaan Seto Nurdiantoro bersama PSS Sleman berakhir di awal musim lalu.

Hengkangnya Seto Nurdiantoro juga membuat performa Yevhen Bokhasvili menurun drastis.

Di bawah komando pelatih asal Rumania, Marian Mihail, Yevhen Bokhashvili seolah kehilangan sentuhannya.

Peforma Yevhen Bokhasvili yang menurun drastis tentu saja mengejutkan para suporter PSS Sleman.

Hingga akhirnya, Yevhen Bokhashvili yang sempat beri asa lagi pun harus terdepak dari skuad Super Elja awal musim 2023/2024.

Tak lama berselang, Marian Mihail juga turut didepak dari kursi kepelatihannya.

Cuplikan aksi selebrasi Yevhen Bokhashvili saat jebol gawang Arema FC di pekan ke-20 Liga 1 2022, Kamis (26/1/2023).
Cuplikan aksi selebrasi Yevhen Bokhashvili saat jebol gawang Arema FC di pekan ke-20 Liga 1 2022, Kamis (26/1/2023). (Instagram @pssleman)

4. Ajak Riak

Setelah terdepaknya Yevhen dan era pelatih berganti, masuklah juru taktik anyar PSS Sleman, Risto Vidakovic.

Masuknya Risto Vidakovic tentu memberikan angin segar bagi PSS Sleman yang terus alami keterpurukan.

Terobosan pun langsung diambil oleh Risto Vidakovic.

Ia memutuskan untuk beralih dari bomber Brasil dan Eropa menuju ke predator Afrika dengan mendatangkan Ajak Riak asal Sudan Selatan.

Sayang, terobosan anyar itu pun sejauh ini dinilai gagal.

Istilah "kapusan" brosur kembali disuarakan BCS-Slemania untuk menggambarkan pembelian seorang Ajak Riak yang baru catat 2 gol dari 9 pertandingannya bersama PSS Sleman.

Jika tak kunjung menemukan performa terbaiknya, bukan menutup kemungkinan Ajak Riak bakal tersingkir dari skuad Super Elja musim depan.

Dan, untuk siasati hal itu, jika PSS Sleman berhasil bertahan di Liga 1, setidaknya ada 6 bomber onfire di musim 2023/2024 yang layak mereka pertimbangkan.

Di mana, keenam bomber memiliki capaian 2 digit gol di musim ini.

Terbanyak sukses lesatkan 18 gol daari 22 pertandingan.

Sosok striker PSS Sleman asal Sudan Selatan, Ajak Riak.
Sosok striker PSS Sleman asal Sudan Selatan, Ajak Riak. (Instagram @ajak_riak)

BCS-Slemania cek lis selengkapnya:

1. Luke Montebelo (Hamrun Spartans)

Bomber Hamrun Spartans dari Liga Utama Malta, Luke Montebelo layak dipertimbangkan PSS Sleman.

Memiliki durasi kontrak sampai dengan 30 Juni 2024 dan harga pasarannya hanya berada di angka Rp 6,08 Miliar.

Striker berusia 28 tahun itu saat ini mampu puncaki daftar top skor sementara Liga Utama Malta dengan raihan gol dan assist sama baiknya 15 gol dan 7 assist.

Jika dihitung keseluruhan statistik, total Luke Montebelo mampu bukukan 18 gol dan 9 assist dari 22 pertandingannya sejauh ini bersama Hamrun Spartans.

Dengan rincian lainnya 1 gol dan 1 assist dari 3 laga di UECL Qualifiers.

Serta 2 gol dan 1 assist dari 2 pertandingan untuk Hamrun Spartans di ajang Malta FA Trofi.

2. Uros Djuranovic (Hamrun Spartans)

Kedua ada striker asal Montenegro milik Hamrun Spartans, Uros Djuranovic.

Uros Djuranovic di musim ini mampu bermain menawan bersama Hamrun Spartans dengan total bukukan 12 gol dan 5 assist dari 4 kompetisi berbeda.

Di Liga Utama Malta, Uros Djuranovic mampu lesatkan 10 gol dan 5 assist dari 16 pertandingan.

Dan di UECL mampu lesatkan 1 gol dari 2 laga.

Serta di Malta FA mampu catatkan 1 gol dari 2 pertandingan.

Namanya layak dipertimbangkan PSS Sleman untuk mengisi pos lini depan menggantikan Ajak Riak.

Menyusul, market valuenya hanya berada di angka Rp 5,21 Miliar dan durasi kontrak tersisanya bersama Hamrun Spartans bakal berakhir 30 Juni 2024.

3. Deyvison Fernandes (Nakhonratchasima Mazda FC)

Nama Deyvison Fernandes tentu sudah tak asing lagi bagi para pecinta bola di Indonesia.

Saat membela Lampang FC, sosok Deyvison Fernandes kerap dikaitkan dengan beberapa tim di Liga 1.

Terkini, namanya bisa dipertimbangkan untuk didatangkan musim depan karena performa menterengnya bersama Nakhonratchasima Mazda FC.

Total, Deyvison Fernandes mampu bukukan 19 gol dan 5 assist dari 27 pertandingan dengan catatkan 2.248 menit bermain.

Kontraknya yang akan usai pada 30 Juni 2024 bakal memudahkan PSS Sleman untuk bisa memboyongnya musim depan.

Terlebih, market valuenya terbilang murah yakni di angka Rp 3,48 Miliar per 26 Februari 2024 lalu.

4. Mosquito (Chiangmai United)

Bomber milik Chiangmai United, Thiago Rodrigues da Silva atau kerap disapa Mosquito layak dipertimbangkan digaet oleh PSS Sleman.

Terkini, predator berusia 28 tahun itu mampu tampil mengesankan dengan catatkan 10 gol dan 3 assist dari 25 pertandingan dari 1.933 menit bermain.

Kontraknya yang akan usai pada 30 Juni 2024 mempermudah PSS Sleman untuk menggodanya.

Bahkan mereka bisa mendatangkan Mosquito dengan skema bebas transfer jika tak kunjung diperbaharui Chiangmai United.

Market value per 26 Februari 2024 dari Mosquito berada di angka Rp 3,48 Miliar.

5. Judivan (Pattaya United)

Striker asal Pattaya United, Judivan, merupakan satu di antara jajaran bomber mematikan elit di Liga 2 Thailand musim ini.

Bagaimana tidak, 12 gol dan 5 assist sukses dibukukan oleh Judivan untuk Pattaya United dari 1.991 menit bermainnya.

Kontrak Judivan yang akan berakhir pada 30 Juni 2024 memudahkan langkah PSIS Semarang jika ingin meminangnya.

PSS Sleman berpotensi bisa mendapatkan tanda tangannya dengan cuma-cuma alias bebas transfer.

Untuk market value nya, Judivan memiliki harga pasar kisaran Rp 3,48 Miliar per 26 Februari 2024.

6. Shintaro Shimizu (Phnom Penh Crown)

Bomber milik Phnom Penh Crown, Shintaro Shimizu layak dipertimbangkan PSIS Semarang.

Didatangkan pada 5 Februari 2023, kontrak Shintaro Shimizu bersama Phnom Penh Crown disinyalir akan usai akhir musim 2023/2024.

Terkini, catatan luar biasa berhasil dilesatkan oleh Shintaru Shimizu.

Shintaru Shimizu mampu bukukan 15 gol dan 2 assist dari 18 pertandingan.

Opsi menawan bagi PSS Sleman yang membutuhkan bomber haus gol sepeninggal Carlos Fortes.

Terlebih, market valuenya hanya berada di angka Rp 4,35 Miliar.

(TribunWow.com/Adi Manggala S)

Ikuti Saluran WhatsApp TribunWow dan Google News TribunWow untuk update berita populer lainnya

Tags:
PSS SlemanPersebaya SurabayaNemanja KojicBrigata Curva Sud (BCS)SlemaniaLiga 1 2023Shintaro ShimizuJudivanMosquitoDeyvison FernandesUros DjuranovicLuke Montebelo
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved