Breaking News:

Timnas Indonesia

Kelebihan Mencolok Timnas Indonesia Naturalisasi Maarten Paes: Bintang Persebaya-Persis Auto Legowo

Kelebihan mencolok Timnas Indonesia naturalisasi Maarten Paes, bintang Persebaya Surabaya dan Persis Solo auto legowo, berikut sebabnya.

Penulis: Adi Manggala Saputro
Editor: adisaputro
Instagram @maartenpaes
Sosok Maarten Paes kiper yang selangkah lagi bergabung dengan Timnas Indonesia. Kelebihan mencolok Timnas Indonesia naturalisasi Maarten Paes, bintang Persebaya Surabaya dan Persis Solo auto legowo, berikut sebabnya. 

TRIBUNWOW.COM - Kelebihan mencolok Timnas Indonesia naturalisasi Maarten Paes, bintang Persebaya Surabaya dan Persis Solo auto legowo, berikut sebabnya.

Dilansir TribunWow.com, proses naturalisasi Maarten Paes bersama Timnas Indonesia sudah hampir selesai.

Berkas Maarten Paes dan dua pilar lainnya yakni Ragnar Oratmangoen dan Thom Haye telah disetujui oleh DPR RI.

Keputusan telah disetujuinya berkas Maarten Paes, Ragnar Oratmangoen dan Thom Haye dibacakan langsung oleh Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmadi, Selasa (5/3/2024).

Baca juga: Kelebihan di Luar Dugaan Timnas Indonesia Naturalisasi Adrian Wibowo: Pilar Persija & PSM Terancam

"Pimpinan DPR RI telah menerima tiga pucuk surat dari Presiden RI mengenai permohonan pertimbangan pemberian kewarganegaraan RI atas nama saudara Ragnar Oratmangoen, Thom Haye, dan Marteen Paes," ucap Sufmi Dasco Ahmad.

"Maka dengan surat tersebut, kami minta persetujuan rapat paripurna hari ini untuk menugaskan Komisi III dan Komisi X DPR RI guna membahas persetujuan tersebut," kata Sufmi Dasco Ahmad.

Dengan itu, maka, Maarten Paes tinggal selangkah lagi untuk bisa memperkuat Timnas Indonesia.

Jika hal itu berhasil direalisasikan, maka Timnas Indonesia akan mendapatkan enam kelebihan mencolok yang dimiliki oleh Maarten Paes.

Berikut ulasan selengkapnya:

1. Reading the Ball Menawan

Pertama, berkaitan dengan faktor penting bagi penjaga gawang yakni harus memiliki kecapakan dalam membaca arah bola atau reading the ball.

Catatan itu yang juga sudah dimiliki oleh kiper naturalisasi Timnas Indonesia, Maarten Paes.

Aksi heroik paling mencengangkan ia tunjukkan kala tak terkecoh dengan tendangan pojok bintang Inter Miami, Lionel Messi.

Lionel Messi yang tahu Maarten Paes selangkah lebih maju dari garis gawang coba memanfaatkannya.

Bola sepakan pojoknya melaju deras melengkung tepat di muka gawang Maarten Paes.

Hampir kehilangan posisi, Maarten Paes beruntung masih bisa menjangkau bola sepakan Messi berkat reading the ball menawannya.

Bola yang menukik tajam berhasil ditepis dan membuat Lionel Messi gigit jari gagal catatkan namanya di papan skor dengan gol indah.

Selain itu, masih dalam laga yang sama, Maarten Paes mampu mengagalkan peluang sepakan Lionel Messi dari dalam kotak penalti.

Di akhir laga, FC Dallas berhasil menang kontra Inter Miami CF dengan skor 1-0 di laga uji coba.

Kiper FC Dallas, Maarten Paes saat berduel dengan penyerang Inter Miami, Lionel Messi di ajang Piala Liga Amerika Serikat antara Inter Miami vs FC Dallas, pada (7/8/2023) silam.
Kiper FC Dallas, Maarten Paes saat berduel dengan penyerang Inter Miami, Lionel Messi di ajang Piala Liga Amerika Serikat antara Inter Miami vs FC Dallas, pada (7/8/2023) silam. (Instagram @maartenpaes)

Baca juga: Keuntungan Mencolok Timnas Indonesia Naturalisasi Tristan Schenkhuizen: Bintang Persib Auto Minder

2. Jago Bola Udara

Dengan postur 1,92 meter, Maarten Paes tentu saja mudah dalam melakukan intersep bola lambung.

Postur tinggi menjulangnya kerap sekali membantunya dalam melakukan halauan bola udara baik melalui sundulan maupun crossing ke muka gawang.

Hal ini sangat membantu Timnas Indonesia yang dikenal kerap lengah dalam antisipasi bola udara terutama ketika bersua tim-tim dengan postur yang lebih menjulang.

3. Reflek Cekatan

Ketiga, Maarteb Paes memiliki reflek cekatan tak kalah menawan dengan barisan kiper Timnas Indonesia.

Baik reflek ketika menghadapi bola sundulan, sepakan jarak dekat maupun dari luar kotak penalti.

Postur tubuh tinggi besar tak menghalanginya untuk tetap lincah dan cekatan dalam melakukan halauan.

4. Lihai Blocking Lawan

Dengan postur besar dan menjulangnya, tak ayal jika sosok Maarten Paes memiliki kelihaian dalam menutup pergerakan atau ruang tembak lawan ketika one on one.

Hal itu kerap dilakukan Maarten Paes yang kerap jatuh bangun dalam mengamankan gawangnya dari serangan.

Cakupan tangan, postur badan dan juga ketenangannya dalam duel one on one membuat lawan kerap kesulitan dalam mencari celah melesatkan sepakan.

Begitu pun Lionel Messi yang dibuat frustasi dan membuat timnya kalah dari FC Dallas belum lama ini.

5. Tenang dan Lihai Build Up

Kelima berkaitan dengan ketenangan dan juga kelihaiannya melakukan build up dari bawah.

Bola-bola pendek dari belakang kerap dimainkan oleh Maarten Paes dengan para rekan-rekannya di lini belakang demi menarik lawan agar lebih maju ke depan.

Jika lawan tertarik, maka, penjaga gawang atau bek lawan memiliki banyak opsi untuk bisa mengalirkan bola ke lini depan.

Ketenangan dalam menghadapi pressure lawan jadi kunci dalam melakukan buil up.

Kemampuan ini yang sejauh ini belum banyak terlihat dari para penjaga gawang Timnas Indonesia seperti Ernando Ari dan Nadeo Argawinata yang kerap menjadi pilar utama.

Hal ini berpotensi bakal menggeser Ernando Ari dari kiper utama Timnas Indonesia.

Pun juga dengan kiper Persis Solo, Muhammad Riyandi yang slotnya bisa tergusur jika Maarten Paes sudah bisa memperkuat Timnas Indonesia.

6. Cerdik Dalam Membaca Tendangan Penalti

Sama seperti Ernando Ari dan Nadeo Argawinata, Maarten Paes juga diketahui lihai dalam membaca pergerakan arah bola dalam situasi tendangan penalti.

Sebagai contoh, aksi heroik Maarten Paes saat gagalkan sepakan penalti bomber LA Galaxy, Dejan Joveljic di musim 2022/2023.

Maarten Paes dengan cerdas menebak arah bola yang tertuju ke sudut kanan gawangnya.

Alhasil, FC Dallas sukses meraup tiga poin penuh dengan kemenangan 1-0 atas LA Galaxy.

Selain itu, masih ada tiga keuntungan yang bisa dirasakan Timnas Indonesia jika berhasil naturalisasi Maarten Paes.

Baca juga: Profit di Luar Dugaan Timnas Indonesia Naturalisasi Ragnar Oratmangoen: Marselino-Struick Terancam

Potret Marten Paes Saat Jadi Kiper FC Dallas
Potret Marten Paes Saat Jadi Kiper FC Dallas (Instagram/@maartenpaes)

Berikut ulasan selengkapnya:

1. Jam Terbang Eropa

Keuntungan pertama yang bisa didapatkan Timnas Indonesia dengan mendatangkan Maarten Paes adalah jam terbang Eropa yang dimiliki kiper berusia 25 tahun tersebut.

Seperti diketahui, Maarten Paes merupakan pemain jebolan NEC Youth dan FC Utrecht di Belanda.

Kiper berusia 25 tahun itu memulai kiprah profesionalnya dengan membela FC Utrecht di tahun 2019.

Satu musim bermain untuk FC Utrecht, Maarten Paes memutuskan untuk hijrah ke Liga Amerika Serikat atau Major League Soccer (MLS) dengan status pinjaman.

Maarten Paes bergabung dengan FC Dallas pada 20 Januari 2022 dan kembali ke FC Utrecht pada 30 Juni 2022.

Nampaknya, performa apik Maarten Paes membuatnya diganjar kontrak permanen oleh FC Dallas pada 7 Juli 2022.

Kiper berusia 25 tahun itu diganjar kontrak selama dua musim sampai dengan 31 Desember 2025 dengan opsi perpanjangan selama dua tahun.

Tak perlu waktu lama bagi Maarten Paes, ia langsung mendapatkan tempat utama di skuad FC Dallas hingga saat ini.

Hal ini yang disinyalir bakal membuat Ernando Ari dan Muhammad Riyandi minder.

Mengingat sejauh ini, kedua kiper bintang Timnas Indonesia itu belum catatkan kiprah bersama tim luar negeri.

Mentalitas lah yang akan membuat posisi Ernando Ari dan Muhammad Riyandi aman meski bersaing dengan Maarten Paes.

Rekam Jejak Karier

1. VV Union Youth (2012)

2. NEC Youth (2012-2015)

3. NEC U19 (2015-2016)

4. NEC Nijmegen (2016-2018)

5. Utrecht U21 (2018-2019)

6. FC Utrecht (2019-2022)

7. Dallas (20 Januari-30 Juni 2022)

8. FC Utrecht (30 Juni-7 Juli 2022)

9. Dallas (7 Juli 2022 - hingga saat ini).

Baca juga: 8 Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia: 6 Semakin Dekat, Pilar Persebaya & Persib Ketar-ketir

2. Margin Kebobolan dan Laga Rendah

Kedua berkaitan dengan performa Maarten Paes dalam beberapa musim terkini terkhusus catatan margin kebobolan dan laganya.

Total, Maarten Paes telah bukukan 160 laga dengan 220 kali kebobolan dan 37 cleansheet dari 14.340 menit bermain sejak musim 2015-2016.

Lantas, bagaimana dengan catatan margin kebobolan dan laganya per musim?

Berikut rinciannya:

  • Margin Kebobolan per Musim

1. 2023 (FC Dallas): 30 pertandingan, 29 kali kebobolan, 8 cleansheet dan 2.622 menit bermain

2. 2022 (FC Dallas): 32 pertandingan, 34 kali kebobolan, 8 cleansheet dan 2.880 menit bermain

3. 2021 (FC Utrecht): 23pertandingan, 17 kali kebobolan, 5 cleansheet dan 1.530 menit bermain.

Catatan ini yang tak dimiliki oleh kiper Persebaya Surabaya yang kerap masuk ke skuad Timnas Indonesia, Ernando Ari.

Ernando Ari tercatat mampu tampil gemilang di musim 2021/2022 dengan kebobolan 16 kali dari 19 laga serta 9 kali cleansheet.

Sedangkan di musim 2022/2023 dan 2023/2024, Ernando Ari kebobolan 27 kali dari 21 laga dengan cleansheet 5 kali.

Dan di musim ini, bukukan 21 kebobolan dari 13 laga dengan 2 kali cleansheet.

Catatan ini yang berpotensi besar bakal membuat posisi utama Ernando Ari di Timnas Indonesia terancam.

  • Statistik Keseluruhan

1. FC Dallas: 72 pertandingan, 4 kartu kuning, 78 kebobolan, 17 cleansheet dan 6.432 menit bermain

2. FC Utrecht: 48 pertandingan, 2 kartu kuning, 63 kebobolan, 12 cleansheet, dan 4.264 menit bermain.

3. NEC Nijmegen U19: 20 pertandingan, 23 kebobolan, 7 kali cleansheet dan 1.860 menit berman

4. FC Utrecht U-21: 18 pertandingan, 54 kebobolan, dan 1.620 menit bermain.

Baca juga: Profit di Luar Dugaan Timnas Indonesia Naturalisasi Chovanie Amatkarijo: Struick & Yakob Ketar-ketir

3. Total Cleansheet

Keuntungan ketiga berkaitan dengan catatan cleansheet Maarten Paes.

Maarten Paes mampu bukukan 21 kali cleansheet sejak 2021/2022 sampai musim 2023/2024.

Sementara Ernando Ari baru bukukan 16 kali cleansheet sejauh ini direntang waktu yang sama.

Meski begitu, Ernando Ari tercatat unggul caps lebih banyak bersama timnas kelompok usia dengan 22 caps berbanding 10 caps Maarten Paes di timnas kelompok usia Belanda.

Profil Maarten Paes

Dikutip TribunWow.com dari Transfermarkt, berikut profil Maarten Paes:

Nama Lengkap           : Maarten Paes

Tanggal Lahir              : 14 Mei 1998

Tempat Kelahiran      : Nijmegen, Belanda

Usia                              : 25 Tahun

Tinggi                           : 1,92 m

Kewarganegaraan     : Belanda

Posisi                           : Kiper/GK

Kaki                              : Right/Kanan

Klub saat ini               : FC Dallas

Bergabung                 : 7 Juli 2022

Pilihan Kontrak          : 31 Desember 2025

Market Value             : Rp 20,86 miliar

Pilihan Kontrak         : Opsi klub 2 tahun.

(TribunWow.com/Adi Manggala S)

Ikuti Saluran WhatsApp TribunWow dan Google News TribunWow untuk update berita populer lainnya

Tags:
Timnas IndonesiaMaarten PaesErnando AriPersebaya SurabayaMuhammad RiyandiPersis Solo
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved