Breaking News:

Pemilu 2024

Anies Baswedan Sindir PSI Diketuai Anak Presiden soal Lonjakan Suara 3 Hari: Segala Bisa Dilakukan

Menurut Anies Baswedan, PSI seharusnya tak semena-mena meski sang Ketua Umum adalah anak dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Tayang:
YouTube Kompas TV
Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep dalam sesi berfoto dengan atribut PSI, Rabu 4 Oktober 2023 

TRIBUNWOW.COM - Calon Presiden Anies Baswedan menyinggung soal Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang diketuai oleh Kaesang Pangarep.

Dalam hal ini Anies Baswedan menanggapi soal lonjakan suara PSI yang terjadi dalam waktu 3 hari terakhir berdasarkan real count KPU RI, Minggu (3/3/2024).

Menurut Anies Baswedan, PSI seharusnya tak semena-mena meski sang Ketua Umum adalah anak dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Baca juga: Daftar 3 Caleg PSI dengan Perolehan Suara Tertinggi hingga Kenaikan Partai Dinilai Tak Wajar

"Walaupun ketuanya adalah anak presiden tapi bukan berarti segala hal bisa dilakukan oleh partai yang dipimpin oleh anak presiden," ujar Anies Baswedan dikutip dari Kompas TV.

"Malah lebih ketat lagi pengawasannya supaya tak ada jajaran di bawah melakukan kegiatan tanpa diperintah."

Selain itu, Anies Baswedan menyebut dirinya sudah mewanti-wanti jika adanya ke-tidaktransparasi dalam proses pemilu.

Sehingga seharusnya masyarakat terus melakukan pemantauan hingga penghitungan manual KPU RI selesai.

"Rakyat justru memantau mengawasi, saya sudah katakan jauh sebelum Pemilu, datang ke TPS, awasi dan sekarang saatnya rakyat mengawasi karena kejahatan itu takut transparansi."

"Tidak ada kejahatan yang berani dengan transparansi."

"Karena itu saya berharap teman media, masyarakat terus pantau agar jujur. Kalau memang ada suaranya ya dilindungi, kalau tidak ada suaranya jangan diada-adakan karena ini adalah aspirasi rakyat.

Baca juga: Suara PSI Meroket hingga Dinilai Tak Wajar, 3 Wilayah Ini Sumbang Perolehan Terbanyak di Real Count

Setelah mendengar adanya lonjakan suara dari PSI, mantan Gubernur DKI Jakarta itu merasa akan timbul banyak kegelisahan lain.

Pasalnya, bisa saja hal ini juga terjadi pada proses lainnya.

"Kita mendengar peristiwa itu, rakyat juga memantau dan mengundang kegelisahan kalau ini bisa terjadi berarti yang lain bagaimana."

"Mungkinkah ada kejadian serupa yang tidak diketahui? Jadi jangan sampai perstiwa yang merupakan penyimpangan, lolos dari pengawasan dan lebih penting jangan dibiarkan terjadi."

Baca juga: 3 Fakta Meroketnya Suara PSI yang Dinilai Tak Wajar, Ini Respons KPU hingga Pengamat Politik

Calon presiden nomor urut 1 Anies Baswedan usai pencoblosan di TPS 60 RT 4 RW 6, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Rabu (14/2/2024).
Calon presiden nomor urut 1 Anies Baswedan usai pencoblosan di TPS 60 RT 4 RW 6, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Rabu (14/2/2024). (KOMPAS.com/SINGGIH WIRYONO)

Diberitakan sebelumnya, partai berlambang bunga mawar itu masih meraup 2,86 persen atau 2.171.907 suara pada Kamis (29/2/2024) pukul 10.00 WIB.

Sumber: TribunWow.com
Halaman 1/2
Tags:
Anies BaswedanPartai Solidaritas IndonesiaKaesang PangarepReal CountJokowi
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved