Timnas Indonesia
Keuntungan Mencolok Timnas Indonesia Naturalisasi Ryan Flamingo: Ada 6, Bintang Persija-PSIS Merana
Keuntungan mencolok Timnas Indonesia naturalisasi Ryan Flamingo, ada enam, bintang Persija Jakarta dan PSIS Semarang disinyalir bakal merana.
Penulis: Adi Manggala Saputro
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Keuntungan mencolok Timnas Indonesia naturalisasi Ryan Flamingo, ada enam, bintang Persija Jakarta dan PSIS Semarang disinyalir bakal merana.
Dilansir TribunWow.com, nama Ryan Flamingo santer masuk ke dalam bidikan Shin Tae-yong untuk bisa dinaturalisasi demi bergabung dengan Timnas Indonesia dan mengisi pos lini belakang sebagai bek tengah.
Wajar saja Shin Tae-yong jatuh hati dengan Ryan Flamingo, kiprahnya saat ini di Eropa terbilang bukan main-main.
Bahkan bisa dikatakan, sosok Ryan Flamingo merupakan pemain grade A yang layak tak perlu diperdebatkan lagi kualitasnya.
Baca juga: Profit Timnas Indonesia Naturalisasi Nathan Tjoe-A-On: Ada 3, 1 Bikin Pilar Persib-PSIS Terancam
Apabila benar Ryan Flamingo sukses diyakinkan untuk mau dinaturalisasi Timnas Indonesia, bukan menutup kemungkinan bintang Persija Jakarta dan PSIS Semarang, Rizky Ridho dan Wahyu Prasetyo merana.
Terlebih, ada enam keuntungan mencolok yang dapat dirasakan Timnas Indonesia jika sukses menaturalisasi Ryan Flamingo.
Berikut ulasan selengkapnya:
1. Proyeksi Jangka Panjang
Keuntungan mencolok pertama tentu saja terkait dengan sosoknya yang bisa diproyeksikan jangka panjang oleh Timnas Indonesia.
Seperti diketahui, Ryan Flamingo lahir pada 31 Desember 2022.
Saat ini, pemain kelahiran Blaricum Belanda itu tepat berusia 21 tahun.
Dengan usianya yang masih 21 tahun, lini belakang Timnas Indonesia akan lebih kokoh karena secara fisik tentu akan berbeda dengan usia pemain di atas 30 tahun.
2. Pengalaman di Liga Belanda dan Italia
Kedua berkaitan dengan rekam jejak karier Ryan Flamingo.
Tercatat, saat ini Ryan Flamingo bermain untuk tim Eredivisie Belanda, FC Utrecht.
Ia didatangkan oleh FC Utrecht pada 18 Agustus 2023 dengan status pinjaman dari tim asal Italia, Sassuolo.
Bersama FC Utrecht Ryan Flamingo diganjar kontrak peminjaman sampai dengan 30 Juni 2024.
Sedangkan di Sassuolo, ia memiliki kontrak sampai dengan 30 Juni 2025.
Sebelum memperkuat FC Utrecht dan Sassuolo, Ryan Flamingo tercatat merupakan pemain jebolan Almere City, Sassuolo kelompok usia dan pernah memperkuat Vitesse.
Berikut rekam jejak kariernya:
1). BFC Youth (2014)
2). Almere City FC (2014-2017)
3). Almere City U17 (2017-2019)
4). Almere City U19 (2019-2020)
5). Almere City U21 (30 Juni-7 Juli 2021)
6). Sassuolo U19 (1 Februari-30 Juni 2021)
7). Almere City U21 (30 Juni -7 Juli 2021)
8). Sassuolo U19 (2021-2022)
9). Sassuolo (1 Juli-18 Juli 2022)
10). Vitesse (2022-2023)
11). Sassuolo (30 Juni-18 Agustus 2023)
12). FC Utrecht (2023-hingga saat ini).
Baca juga: Kelebihan Mempesona Jairo Riedewald Dinaturalisasi Timnas Indonesia: Bintang PSIS & Persib Terancam
3. Pilar Utama FC Utrecht
Ketiga berkaitan dengan sosok Ryan Flamingo yang ternyata pilar utama FC Utrecht.
Di musim ini, Ryan Flamingo hampir sama sekali tak tersentuh pergantian pemain di lini belakang FC Utrecht.
Tercatat, hanya dua kali Ryan Flamingo tergantikan di musim ini dari 18 pertandingan.
Selebihnya, Ryan Flamingo selalu tak tergantikan di lini belakang FC Utrecht.
4. Reading the Ball Mumpuni
Keempat terkait dengan insting Ryan Flamingo sebagai bek tengah yang teruji.
Bek berpostur 1,87 m itu dikenal memiliki reading the ball yang sangat kuat.
Ryan Flamingo lihai dalam membaca arah pergerakan maupun tanpa bola yang dilakukan oleh lawan.
Badan tinggi menjulang memudahkannya dalam melakukan presseure hingga keputusan genting dengan melakukan sleding tackle.
Ia juga lihai dalam melakukan pembacaan bola-bola udara melalui crossing maupun skema bola mati.
Atau bola umpan terukur baik terobosan maupun long ball.
5. Lihai One on One
Tak hanya reading the ball, postur besar dan tinggi Ryan Flamingo memudahkan ia untuk duel one on one.
Dengan tak terburu-buru dalam ambil keputusan dan juga membaca setiap pergerakan lawan baik dengan maupun tanpa bola menjadi keuntungan yang didapat Timnas Indonesia jika menaturalisasinya.
Selain itu, dengan postur tinggi dan besarnya, lawan akan mudah dijatuhkan dengan cara melakukan body crash atau cukup menutup pergerakannya saja.
6. Cekatan Overlap
Keenam berkaitan dengan kecekatannya dalam melakukan overlap.
Hal itu dapat dibuktikan dengan statistiknya yang selalu catatkan gol di setiap tim yang dibela.
Terbanyak paling merasakan adalah Sassuolo dengan 16 gol dari 58 pertandingan.
Selain itu, postur tinggi hampir 1,9 meter itu kerap ia manfaatkan untuk overlap untuk bisa mendapatkan bola crossing baik dari bola mati maupun open play.
Catatan Statistik
1. Sassuolo Primavera: 58 pertandingan, 16 gol, 2 assist dan 5.167 menit bermain
2. Vitesse Arnhem: 34 pertandingan, 3 gol, 1 assist dan 2.803 menit bermain
3. Almere City FC U19: 30 pertandingan, 4 gol, dan 2674 menit bermain
4. FC Utrecht: 20 pertandingan, 2 gol, 1 assist dan 1.731 menit bermain
5. Almere City FC U23: 11 pertandingan, 3 gol, dan 906 menit bermain.

Baca juga: 3 Berlian Timnas Yordania Potensi Diangkut Klub Liga 1: Persija Jakarta, PSS Sleman dan PSIS Minat?
Profil Ryan Flamingo
Dikutip TribunWow.com dari Transfermarkt, berikut profil Ryan Flamingo:
Nama Lengkap : Ryan Flamingo
Tempat Kelahiran : Blaricum, Belanda
Tanggal Lahir : 31 Desember 2002
Usia : 21 tahun
Tinggi : 1,87 m
Kewarganegaraan : Belanda
Posisi : Bek Tengah/Centre Back
Kaki dominan : Kanan/Right
Klub Saat Ini : FC Utrecht
Dipinjam dari : US Sassuolo
Kontrak Berahir : 30 Juni 2024
Bergabung : 13 Agt 2023
Kontrak disana : 30 Juni 2025
Pilihan kontrak : Opsi Pembelian.
(TribunWow.com/Adi Manggala S)
Ikuti Saluran WhatsApp TribunWow dan Google News TribunWow untuk update berita populer lainnya