Timnas Indonesia
Kelebihan Romeny Dinaturalisasi Timnas Indonesia: Ada 6, 3 Buat Bomber PSS Sleman Kans Tersingkirkan
Kelebihan Romeny dinaturalisasi Timnas Indonesia, ada 6, tiga buat bomber PSS Sleman kans tersingkirkan dari skuad senior Garuda.
Penulis: Adi Manggala Saputro
Editor: adisaputro
TRIBUNWOW.COM - Kelebihan Romeny dinaturalisasi Timnas Indonesia, ada 6, tiga buat bomber PSS Sleman kans tersingkirkan dari skuad senior Garuda.
Dilansir TribunWow.com, nama bomber asal Belanda, Ole Romeny kini muncul menjadi kandidat pemain naturalisasi Timnas Indonesia yang digalakkan oleh PSSI.
Memang belum ada indikasi yang menunjukkan Ole Romeny tertarik untuk membela Timnas Indonesia.
Akan tetapi, adanya silsilah keluarganya yang memiliki darah Indonesia yakni pada nenek ibundanya yang berasal dari Sumatera Utara bisa jadi sebabnya.
Baca juga: Kelebihan Nathan Tjoe-A-On Dinaturalisasi Timnas Indonesia: Ada 3, 1 Bikin Bintang Persib Tergusur
Terkini, Romeny bermain untuk FC Utrecht dan diganjar kontrak sampai dengan 30 Juni 2026.
Apabila benar Timnas Indonesia melalui PSSI menaturalisasi Romeny, maka setidaknya ada enam kelebihan yang bisa dirasakan oleh skuad Garuda.
Di mana, tiga kelebihan yang dimiliki berpotensi membuat bomber muda PSS Sleman tersingkir dari skuad Timnas Indonesia.
Berikut ulasan selengkapnya:
1. Berusia Muda
Kelebihan pertama sosok Ole Romeny yakni usianya yang terbilang masih sangat muda untuk bisa dijadikan proyeksi jangka panjang di Timnas Indonesia.
Seperti diketahui, Romeny penyerang berusia 23 tahun kelahiran tahun 2000.
Usia yang tentu saja masih sangat muda dan merupakan tipikal pemain yang diinginkan oleh pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong.
Hal itu dapat dilihat dari usia dua pemain muda Timnas Indonesia di pos penyerang yakni Hokky Caraka (19) dan Ramadhan Sananta (21).
2. Memperkaya Pilihan Karakter Penyerang Timnas Indonesia
Kelebihan yang kedua masuknya Romeny dapat memperkaya pilihan tipikal penyerang yang dimiliki Timnas Indonesia di kedalaman skuadnya.
Hal itu tak terlepas dari perbedaan karakter bermain Romeny dengan tiga bomber Timnas Indonesia lainnya, Dimas Drajad, Ramadhan Sananta dan Hokky Caraka.
Seperti diketahui, Dimas Drajad, Ramadhan Sananta dan Hokky Caraka dikenal sebagai penyerang dengan karakter main sebagai Poacher.
Karakter poacher merupakan tipikal bomber yang tak banyak dalam melakukan dribel bola.
Penyerang berkarakter poacher lebih banyak menjadi goalgetter di dalam kotak penalti lawan.
Sementara Romeny memiliki karakter permainan menyerang Defensive Forward.
Karakter bomber yang memiliki kemampuan menyerang dan bertahan sama baiknya.
Tipikal bomber defensive forward dikenal lebih kerap turun ke bawah menjemput bola dan membantu melakukan serangan.
Jika Romeny berhasil dinaturalisasi, nama Hokky Caraka yang tergolong masih sangat mudah disinyalir bakal dikembalikan untuk memperkuat Timnas U-23 atau U-20 Indonesia.
Baca juga: Sosok Nathan Tjoe-A-On, Dapat Restu Heerenveen untuk Jadi WNI, Amunisi Tambahan Timnas Indonesia
3. Statistik Mengesankan
Kelebihan ketiga berkaitan dengan statistik Romeny yang tergolong mengesankan.
Untuk catatan kiprah, di musim 2023/2024, Romeny bukukan 12 laga dengan sukses catatkan 1 gol dari 466 menit bermain.
Penampilan terbaik Romeny dicatatkan pada gelaran Eredivisie musim 2022/2023.
Saat itu, Romeny mampu bukukan 11 gol dari 33 pertandingannya untuk FC Emmen.
Catatan itu sama seperti yang ditorehkan oleh Dimas Drajad pada musim 2021/2022 dan Ramadhan Sananta pada musim 2022/2023.
Sedangkan Hokky Caraka sejauh ini memiliki catatan terbaik dengan torehan 3 gol dan 1 assist dari 20 pertandingan di musim ini.
Hal ini juga yang berpotensi membuat Shin Tae-yong menepikan Hokky Caraka dari skuad senior untuk diberikan kepada Romeny jika berhasil dinaturalisasi.
Catatan Statistik Romeny
1. NEC Nijmegen: 77 pertandingan, 12 gol, 8 assist dan 3559 menit bermain
2. FC Emmen: 51 pertandingan, 14 gol, 5 assist dan 3.839 menit bermain
3. NEC Nijmegen U19: 16 pertandingan, 10 gol, 1 assist dan 1.375 menit bermain
4. FC Utrecht: 14 pertandingan, 1 gol dan 557 menit bermain
5. Willem II Tilburg: 11 pertandingan dan 352 menit bermain.
4. Kenyang Menit Bermain di Eropa
Keempat berkaitan dengan pengalaman Eropa yang dimiliki oleh Romeny.
Romeny memulai kariernya bersama DVOL junior.
Lalu, memutuskan untuk merapat ke NEC junior sampai dengan U-17 dan U-19.
Hingga pada akhirnya promosi ke tim senior pada 2018.
Selain itu, setelah berkarier bersama NEC Nijmegen, Romney memutuskan untuk bermain dengan Willem II selama satu musim dari 2020-2021 dengan status pinajaman.
Kembali dari masa peminjaman, Romney memutuskan untuk bermain bersama NEC Nijmegen selama satu musim.
Setelah itu, Romney memutuskan untuk merapat ke FC Emmen selama satu musim sejak 2022-2023.
Dan terkini bermain untuk FC Utrecht sejak 1 Juli 2023 sampai hingga saat ini.
5. Multifungsi
Kelima berkaitan dengan posisi main Romeny yang terbilang multifungsi.
Seperti diketahui, sosok Romeny dapat dimainkan di dua posisi berbeda yakni penyerang tengah dan gelandang serang.
Sedangkan dua bomber muda Timnas Indonesia, Hokky Caraka, Ramadhan Sananta dan Dimas Drajad dikenal sebagai penyerang murni.
Multifungsinya Romney berpotensi bakal membuat Shin Tae-yong akan melepaskan satu di antara bomber langganannya di Timnas Indonesia.
Potensi bomber yang akan dilepas Shin Tae-yong jika Romeny dimasukkan ke kedalaman skuad mengarah kepada Hokky Caraka.
Tak menutup kemungkinan Hokky Caraka lebih diperuntukkan untuk mengisi pos penyerang Timnas U-20 atau U-23 Indonesia.
Baca juga: Profit Timnas Indonesia Naturalisasi Thom Haye: Ada 4, 2 Kans Buat Bintang Persib Semakin Tersingkir
6. Berlabel Timnas Belanda Kelompok Usia dan Dilatih Legenda Oranje
Bukan sekadar berpengalaman di kompetisi Eropa, Romeny juga tercatat memiliki kiprah bersama Timnas Belanda sejak U-15 sampai dengan U-20.
Bahkan, ia pernah dilatih oleh kiper legendaris Timnas Belanda, Maarten Stekelenburg dengan sukses catatkan 1 gol dari 5 pertandingan.
Selain itu, pemain kelahiran Nijmegen, Belanda itu tercatat telah membukukan 9 caps bersama Timnas Belanda di kelompok usia.
Romeny melakoni debutnya untuk Timnas Belanda pada usia 14 tahun 4 bulan dan 24 hari.
Dengan rincian berikut ini:
1. Timnas U-15 Belanda: 1 caps
2. Timnas U-18 Belanda: 1 caps
3. Timnas U-19 Belanda: 5 caps dan 1 gol
4. Timnas U-20 Belanda: 2 caps.
Rekam Jejak Karier
1. DVOL Youth (2011)
2. EC Youth (2011-2013)
3. NEC U17 (2013-2017)
4. NEC U19 (2017-2018)
5. NEC Nijmegen (2018-2020)
6. Willem II (2020-2021)
7. NEC Nijmegen (2021-2022)
8. FC Emmen (2022-2023)
9. FC Utrecht (2023-hingga saat ini).
Profil Romeny
Dikutip TribunWow.com dari Transfermarkt, berikut profil dari Romeny:
Nama lengkap : Ole ter Haar Romeny
Tanggal lahir : 20 Juni 2000
Tempat kelahiran : Nijmegen, Belanda
Usia : 23 tahun
Tinggi : 1,85 m
Kewarganegaraan : Belanda
Posisi : Penyerang Tengah/Centre Forward
Kaki dominan : Kanan/Right
Klub Saat Ini : FC Utrecht
Bergabung : 1 Juli 2023
Kontrak berakhir : 30 Juni 2026.
(TribunWow.com/Adi Manggala S)
Ikuti Saluran WhatsApp TribunWow dan Google News TribunWow untuk update berita populer lainnya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/Romney-21.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.