Perang Israel Vs Hamas
Konflik Israel Vs Hamas Meluas hingga ke Samudera Hindia, Kapal Milik Pasukan Netanyahu Diserang
Iran sudah berpartisipasi dalam perang Israel vs Hamas. Di daratan, Iran melepaskan rudal-rudal mereka untuk menghancurkan markas Israel
Penulis: Tiffany Marantika Dewi
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Korps Pengawal Revolusi Islam Iran (IRGC) mulai melakukan serangan di Samudera Hindia untuk membela Palestina dan Hamas.
Dikutip dari Al Mayadeen, IRGC awalnya menyerang dalam senyap saat kapal milik Israel diserang pada 4 Januari 2024 lalu.
Ternyata, otak di balik serangan itu adalah IRGC yang bertanggung jawab.
Baca juga: Hamas Rilis Video Sandera Israel Terbaru, Singgung Kemungkinan akan Terbunuh oleh Pasukan Netanyahu
Sebuah sumber menyebutkan, dua kapal Israel jadi sasaran serangan saat lepas di Pantai Viraaval, India.
"Salah satu kapal ditargetkan di barat laut Maladewa, dua kapal di India," ujar sumber yang tak diketahui.
Sumber itu menekankan bahwa serangan IRGC pada dua kapal Israel dilakukan sebagai pembalasan atas pembunuhan Kepala Biro Politik Hamas dan Komandan Iran.
"Serangan Iran pada Israel terjadi sebagai respons terhadap pembunuhan para pemimpin poros perlawanan," tambahnya.
Pada 9 Januari 2024, serangan itu terjadi lagi pada dua kapal Israel yang memuat minyak dalam jumlah besar.
Baca juga: CEO McDonals Kecewa Bisnisnya Rugi Besar, Aksi Boikot Imbas Perang Israel Vs Hamas Berdampak Nyata
Menurut sumber tersebut, kapal pertama, CHEM SILICON, milik perusahaan ACE dan berbendera Liberia, menjadi sasaran di barat laut Maladewa.
Adapun kapal kedua, PACIFIC GOLD milik perusahaan Timur, ditargetkan di dekat pelabuhan Kochi di India.
Diketahui, Iran sudah berpartisipasi dalam perang Israel vs Hamas.
Di daratan, Iran melepaskan rudal-rudal mereka untuk menghancurkan markas Israel yang ada di Irak.
Dikutip dari Tribunnews, serangan darat itu menyebabkan 4 orang warga Irak meninggal dunia pada Selasa (16/1/2024).
IRGC menggambarkan serangan ini sebagai tanda bahwa pihaknya lebih unggul daripada rezim Zionis dalam hal intelijen.
IRGC mengaku berhasil menghancurkan total markas Mossad di Irak utara tersebut.
Markas itu disebut digunakan untuk mengembangkan operasi spionase.
Adapun serangan ini sebagai bentuk balas dendam atas pembunuhan para panglima Front Perlawanan oleh rezim Zionis. (TribunWow.com/ Tiffany Marantika)
Sumber: TribunWow.com
Hamas akan Nyatakan Kemenangan dalam Perang Gaza Lawan Israel setelah Kesepakatan Gencatan Senjata |
![]() |
---|
Tentara Israel IDF Diklaim Alami Rugi Besar di Jabalia, Disebut Lakukan Serangan Tanpa Arah |
![]() |
---|
Kegagalan Intelijen Israel pada 7 Oktober Buktikan Hamas Sulit Disusupi |
![]() |
---|
Ali Khamenei Sebut Tak Butuh Pasukan Proksi: Pejuang Perlawanan Bertempur atas Keyakinan Sendiri |
![]() |
---|
Ali Khamenei Tegas Teheran Katakan Tidak Butuh Pasukan Proksi seperti Hizbullah-Houthi |
![]() |
---|