Breaking News:

Liga 1

Cara Arema FC Keluar dari Zona Degradasi Liga 1 Diungkap Manajer Singo Edan: Main dengan Konsisten

Manajer Arema FC, Wiebie Dwi Andriyas, menyampaikan bahwa Arema FC membutuhkan konsistensi agar mampu keluar dari zona degradasi.

Instagram @aremafcofficial
Potret skuad dan staf Arema FC seusai berhasil mengalahkan Persis Solo denga skor 3-1 di pekan ke-22 putaran kedua Liga 1 2023. 

TRIBUNWOW.COM - Arema FC kini dalam kondisi yang sulit dan berjuang keras demi keluar dari zona degradasi Liga 1 2023/2024, manajemen dan pelatih siapkan hal ini.

Diketahui, Singo Edan, julukan Arema FC masih berada di peringkat 16 dalam klasemen sementara Liga 1 2023/2024 dengan perolehan 21 poin.

Tentu untuk bisa keluar dari situasi sulit itu, Arema FC harus ekstra kerja keras mengingat kompetisi Liga 1 2023/2024 menyisakan 11 laga lagi.

Baca juga: Bagaimana Kans PSIS Semarang Juara Liga 1? Persebaya-Arema, Persija-Persis Siap Rusak, Cek Jadwalnya

Berdasarkan statistik yang ada, Arema FC selalu mengalami hasil seri atau kalah, setelah di laga sebelumnya meraih kemenangan.

Seperti pada putaran kedua Liga 1 2023/2024 misalnya.

Pada pekan 20, Arema FC bermain imbang 2-2 saat menghadapi Persib Bandung.

Padahal di pekan sebelumnya sukses mengalahkan Dewa United dengan skor 2-1.

Begitu juga pada pekan 23, Arema FC dikalahkan Barito Putera 1-0, usai di pekan sebelumnya menang 3-1 atas Persis Solo.

Manajer Arema FC, Wiebie Dwi Andriyas, menyampaikan Arema FC membutuhkan konsistensi agar mampu keluar dari zona degradasi.

"Kami berharap, pemain dapat main dengan konsisten untuk memenang pertandingan."

"Sebenarnya beberapa kali sudah bagus, cuma kurang konsisten," ucapnya, Kamis (11/1/2024) seperti dikutip dari SURYAMALANG.COM.

Baca juga: Misi Berat Arema FC untuk Keluar dari Zona Degradasi, Fernando Valente Sudah Siapkan Ide Baru Ini

Wiebie menilai, bahwa ada sejumlah faktor yang membuat penampilan Arema FC tidak konsisten pada musim ini.

Persoalan utama ialah berkaitan dengan kebugaran pemain dampak dari homebase yang jauh dari Malang.

Arema FC harus terbang ke Bali, setelah menjalani latihan di Malang.

Setelah dari Bali, lalu terbang lagi ke daerah lain untuk menjalani pertandingan away.

Hal tersebut yang dianggap terlalu mempengaruhi kondisi kebugaran pemain.

"Ya gimana, kami home base di Bali."

"Misal habis menang, kami terbang lagi."

"Kami hanya berharap, pemain dapat konsisten menjaga kebugaran, kalau ditunjuk pelatih sudah siap," ungkapnya.

Adanya jeda kompetisi dan libur awal tahun kemarin diharapkan oleh Wiebie menjadi semangat baru bagi para pemain.

Hal tersebut diharapkan dapat dijadikan sebagai momentum kebersamaan untuk membawa Arema FC bangkit.

Pasalnya, Singo Edan masih berkutat di zona degradasi hingga pekan 23 kompetisi Liga 1 2023.

"Dengan adanya jeda kompetisi ini kan semua bisa kumpul bareng."

"Kami berharap pemain bisa all out untuk menenangkan setiap pertandingan baik home dan away," ujarnya.

Wiebie menargetkan, Arema FC dapat keluar dari zona degradasi pada musim ini.

Dia berharap para pemain dapat memaksimalkan pertandingan demi pertandingan di sisa laga putaran kedua.

"Ya pokoknya harus bisa sapu bersih laga terakhir."

"Kami akan berjuang bersama agar lepas dari zona degradasi," tandasnya.

Baca juga: Sesi Latihan Persebaya Surabaya Panen Sorotan Bonek, 1 Sosok Mantan Dibawa-bawa seusai Naik Kasta

Fernando Valente Sudah Siapkan Ide Baru

Pelatih Arema FC Fernando Valente sudah menyiapkan ide baru untuk membawa skuad Singo Edan keluar dari zona degradasi Liga 1 2023/2024.

Diketahui, Arema FC masih tertahan di zona degradasi hingga pekan ke-23 Liga 1 2023/2024 yakni di posisi ke-16 klasemen sementara dengan perolehan 21 poin.

Tentu bukan hal yang mudah untuk bisa keluar dari situasi ini, mengingat kompetisi menyisakan 11 laga lagi.

Pelatih Arema FC, Fernando Valente, sudah menyiapkan ide baru demi bisa membawa tim lolos dari ancaman degradasi.

Ide baru ialah dengan meningkatkan detail permainan tim agar lebih agresif dan matang dalam aspek pemahaman taktikal.

"Kami butuh meningkatkan detail-detail, lebih agresif, taktikal. Harus lebih seimbang dalam pertandingan. Kami juga mencoba satu pergerakan baru dari tim," ujar pelatih asal Portugal itu seperti dikutip dari Kompas.com, Kamis (11/1/2024).

"Kami akan mencoba dalam seminggu ke depan karena kami sudah punya prinsip dari cari pemain dan menambah lagi pergerakan, agresif, dan saat berbicara agresivitas, bukan soal defense saja, tetapi juga saat menyerang agresif juga," katanya.

Selain itu, Fernando Valente memiliki segudang pekerjaan rumah untuk memperbaiki performa tim berjuluk Singo Edan itu, terutama di lini serang dan pertahanan.

Ia tak menutupi kekecewaan terhadap kinerja dari pemain yang kurang optimal dalam melakukan penyelesaian akhir.

Dedik Setiawan dkk sering kali kesulitan dalam mencetak gol.

Dilihat dalam catatan jumlah gol musim ini, Arema FC baru mencetak 25 gol.

Contohnya pada laga terakhir pekan ke-23 saat melawan Barito Putera yang berakhir dengan kekalahan 1-0.

Padahal, Arema FC main cukup dominan dengan penguasaan bola sebanyak 64 persen dan mampu mengimbangi permainan lawan.

Duet Dedik Setiawan dan Gilbert Alvarez sering kali membuang peluang mencetak gol di depan gawang lawan karena kurang maksimalnya penyelesaian akhir.

Sementara itu, pertahanan Arema FC juga terlihat rapuh.

Sudah 40 gol yang bersarang ke gawang Arema FC yang dijaga Julian Schwarzer.

Pada pekan ke-24, tim akan melawan PSIS Semarang yang saat ini berada di posisi empat besar.

"Kami butuh mencetak gol. Saya sedikit kecewa empat laga terakhir kami menciptakan peluang dan seharusnya mencetak gol, tetapi tidak," tutur Fernando Valente.

"Artinya, kami sudah tau sampai bagaimana cara untuk bisa mencetak gol, terkadang pemain tidak bikin gol. Kami butuh perhatian untuk masalah ini," katanya. (*)

Baca berita terkait Liga 1 lainnya

Artikel ini telah tayang di SuryaMalang.com dengan judul Wiebie : Arema FC Butuh Konsistensi untuk Keluar dari Zona Degradasi Liga 1 2023 dan di Kompas.com dengan judul "Ide Baru Arema FC untuk Hindari Degradasi"

Tags:
Liga 1Arema FCWiebie Dwi AndriyasFernando Valente
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved