Pilpres 2024
3 Hasil Survei Capres Terbaru di Jawa Tengah, Anies Sebut Bukan Lagi Kandang Banteng, Siapa Unggul?
Anies Baswedan menyebut Jawa Tengah sudah bukan lagi 'kandang banteng' atau PDI Perjuangan. Benarkah demikian? Lihat survei terbarunya.
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Sejumlah lembaga survei telah merilis survei elektabilitas terbaru para capres dan cawapres di Pilpres 2024.
Jawa Tengah menjadi satu di antara provinsi yang sangat berpengaruh di Pilpres 2024 lantaran memiliki sekitar 28,3 juta pemilih, atau hampir 14 persen dari total pemilih nasional, menurut Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang telah dirilis oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI.
Hal ini membuat tiga pasangan capres dan cawapres bakal mengerahkan segala upaya untuk merebut suara pemilih di Jawa Tengah.
Baca juga: 7 Survei Terbaru, Adu Elektabilitas Anies-Imin Vs Prabowo-Gibran Vs Ganjar-Mahfud, Siapa Terkuat?
Akan tetapi, secara elektabilitas, siapa kandidat yang paling unggul di Jawa Tengah?
Apakah pasangan nomor urut 1 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, atau pasangan nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, atau Ganjar Pranowo-Mahfud MD? Berikut ini ulasannya:
PDIP Jadi Penguasa Jateng Pemilu 2019
Dalam hal pemilu sebelumnya, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) adalah partai politik terkuat di Jawa Tengah.
Partai pengusung Presiden Jokowi memperoleh sekitar 5,8 juta suara dari Jawa Tengah pada Pemilu DPR 2019.
Selain itu, suara pemilih dari Jawa Tengah menyumbang sekitar 21 persen dari total suara nasional PDI Perjuangan.
Pada Pemilu 2029, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Golongan Karya (Golkar), Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), dan Partai Nasional Demokrat (Nasdem) mendominasi Jawa Tengah.
Berikut ini adalah daftar lima partai tersukses di Jawa Tengah, bersama dengan jumlah suara yang mereka peroleh dalam Pemilu DPR 2019:
1. PDIP: 5,8 juta suara
2. PKB: 2,7 juta suara
3. Golkar: 2,4 juta suara
4. Gerindra: 1,7 juta suara
5. Nasdem: 1,5 juta suara
3 Paslon Rebutan Suara di Jateng
Berdasarkan fakta-fakta tersebut, tak heran tiga pasangan calon saling berebut suara.
Anies Baswedan menyebut Jawa Tengah sudah bukan lagi 'kandang banteng' atau PDI Perjuangan.
Merespons hal itu, capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo menuturkan, Anies yang merupakan kompetitornya pada Pilpres 2024 tentu akan mengeklaim hal tersebut.
Namun, Ganjar mengatakan nantinya Anies akan melihat fakta sesungguhnya soal suara di Jawa Tengah.
"Iya kalau penantang pasti akan ngomong seperti itu, tapi fakta nanti akan dia lihat," kata Ganjar usai menghadiri pertemuan dengan TPC dan caleg partai koalisi serta relawan se-Sragen di Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, Minggu (24/12/2023) malam.
Ganjar menjelaskan, beberapa kali PDIP memenangkan suara di Jawa Tengah, mulai dari secara tradisional, sosiologis, hingga soliditas.
"Tapi semua pendapat saya hormati," ungkap Ganjar.
Baca juga: Viral Prabowo Subianto Tarik Jaket Bahlil saat Debat Cawapres, TKN Klarifikasi: Rakyat Sudah Cerdas
Oleh sebab itu, Ganjar mengaku tidak mengkhawatirkan soal suaranya di Jawa Tengah bakal direbut oleh Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar alias Cak Imin. Ia tetap optimis akan memenangkan suara Jawa Tengah.
"Oh, kami bukan orang yang khawatir kok, kita orang-orang optimis," tuturnya.
Lalu bagaimana elektabilitas terbaru tiga capres-cawapres di wilayah tersebut?
Survei Elektabilitas di Jawa Tengah
Sebagaimana diketahui, kontestasi Pilpres 2024 diikuti oleh tiga pasangan calon (paslon).
Mereka adalah paslon nomor urut 1, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar alias Cak Imin (AMIN).
Kemudian, paslon nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka dan paslon nomor urut 3, yakni Ganjar Pranowo-Mahfud MD.
Litbang Kompas
Berdasarkan survei Litbang Kompas yang dirilis pada Senin (11/12/2023), elektabilitas Anies-Cak Imin dan Prabowo-Gibran di Jateng mengalami peningkatan dibanding hasil survei pada Agustus lalu.
Oleh sebab itu, Ganjar-Mahfud patut waspada meski masih mendominasi di sana.
Litbang Kompas (Agustus 2023)
- Anies-Cak Imin: 1,6 persen.
- Prabowo-Gibran: 19,6 persen.
- Ganjar-Mahfud: 62,0 persen.
Litbang Kompas (Desember 2023)
- Anies-Cak Imin: 4,1 persen.
- Prabowo-Gibran: 29,6 persen.
- Ganjar-Mahfud: 31,6 persen.
Survei Indikator
Sementara itu, berdasarkan survei Indikator yang dilakukan pada 23 November hingga 1 Desember 2023, Ganjar-Mahfud unggul di atas 50 persen.
- Anies-Cak Imin: 9,0 persen.
- Prabowo-Gibran: 35,3 persen.
- Ganjar-Mahfud: 51,7 persen.
Lembaga Survei Indonesia (LSI)
Kemudian, Lembaga Survei Indonesia (LSI) memotret elektabilitas tiga capres-cawapres di Jateng-DI Yogyakarta pada 3-5 Desember 2023. Berikut hasilnya:
- Anies-Cak Imin: 10,6 persen
- Prabowo-Gibran: 36,7 persen
- Ganjar-Mahfud: 42,7 persen
Adapun responden yang belum menentukan pilihan (tidak tahu/tidak jawab) mencapai 9,9 persen.
Klaim Anies
Sebelumnya, Anies meyakini AMIN bakal mendulang dukungan besar di Jawa Tengah.
“Saya rasa nuansa perubahan itu semakin terasa. Menginginkan perubahan."
"Dan itu kemudian menonjol,” kata Anies usai acara Istighosah Kubro Masyayich & Alumni Pondok Pesantren di Semarang, Jawa Tengah, Minggu (24/12/2023).
Alhasil, Anies pun menilai anggapan Jawa Tengah yang selama ini identik dengan julukan 'kandang banteng' mulai luntur.
Sebagaimana diketahui, PDIP selalu keluar sebagai parpol pemenang pada pileg di wilayah itu sejak tahun 1999 hingga 2019 lalu.
"Kalau sering disebut kandang. Itu adalah periode-periode sebelumnya. Sementara sekarang rakyat yang menginginkan perubahan itu bukan ada di satu dua partai, tapi di banyak partai."
“Jadi kami melihat, pesan perubahan itu menjangkau semua. Kalau dibilang Jateng ini tempat yang bisa dibilang bervariasi sebetulnya bukan hanya satu partai,” tuturnya.
Meski begitu, Anies tidak menampik ada beberapa daerah yang memang didominasi oleh PDIP.
Namun, tidak berarti satu provinsi Jawa Tengah, karena di provinsi tersebut Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) juga memiliki suara dan dukungan yang kuat.
“Bukan satu provinsi didominasi oleh satu partai. PKB ini punya kekuatan yang tidak kalah besar di Jateng."
"jadi kami makin optimis dalam beberapa perjalanan hari ini bahwa perubahan itu kuat sekali,” ungkapnya.
Gibran Sebut Paling Berat Rebut Suara di Jateng
Cawapres nomor urut dua Gibran Rakabuming Raka mengakui Jawa Tengah jadi medan pertempuran berat untuk berebut suara pemilih.
Saat berada di Magelang pada 28 Oktober lalu, Gibran menyinggung soal basis suara di Jawa Tengah.
Wakil Prabowo Subianto itu bahkan mengakui akan banyak blusukan di Jawa Tengah karena tak mudah merebut suara pemilih di Jateng.
Namun meski demikian Gibran optimistis bisa meraih suara di Jawa Tengah dengan melihat antusias warga dan relawan. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Anies dan Gibran Berebut Suara di Jawa Tengah, Ini Jumlah Suara Partai dan Elektabilitas 3 Capres
Sumber: Tribunnews.com
Sapa 3 Partai Pendukung Ganjar-Mahfud, Megawati Sebut Tak Ada Koalisi dan Oposisi: Kerjasama |
![]() |
---|
Anies Baswedan Kaget Dirinya Cetak Sejarah dengan Datang ke Agenda Penetapan Presiden Terpilih |
![]() |
---|
Momen Jokowi Kenalkan Prabowo saat Membuka World Water Forum di Depan Para Negara Delegasi |
![]() |
---|
Reaksi 2 Kepala Negara saat Prabowo Kenalkan Gibran sebagai Wakil Presiden Terpilih: Sangat Muda |
![]() |
---|
2 Faktor Penyebab Prabowo dan Megawati Tak Kunjung Bertemu seusai Pilpres 2024 Menurut Pengamat |
![]() |
---|