Liga 1
Javier Roca Digoda Persis Solo? Ini 3 Keuntungan yang Didapatkan Laskar Sambernyawa, Pasoepati Cek
Javier Roca digoda Persis Solo? Ini tiga keuntungan yang didapatkan Laskar Sambernyawa, Pasoepati cek potensinya.
Editor: adisaputro
TRIBUNWOW.COM - Javier Roca digoda Persis Solo? Ini tiga keuntungan yang didapatkan Laskar Sambernyawa, Pasoepati cek potensinya.
Dilansir TribunWow.com, belum lama ini, Persis Solo memasukkan nama pelatih asal Chile, Javier Roca sebagai kandidat pengganti Leonardo Medina.
Masuknya nama Javier Roca ke dalam listing kandidat pelatih Persis Solo diungkap oleh akun Twitter @indostransfer, Kamis (21/12/2023).
Lantas, bagaimana kans Persis Solo untuk bisa mendapatkan tanda tangan Javier Roca?
Baca juga: Kelebihan Miguel Moreira Ketimbang Leonardo Medina: Ada 3, 1 Potensi Beri Tuah Besar Persis Solo
Baca juga: Kontrak 12 Pemain Persis Solo Segera Expired: 4 Pemain di Luar Dugaan Potensi Out, Sidibe-Bardanca?
Sejatinya, nama Javier Roca pernah dikaitkan dengan Persis Solo pada awal musim lalu.
Akan tetapi, kala itu, Javier Roca lebih memilih untuk menerima tawaran dari Arema FC selepas sukses mengeluarkan Persik Kediri dari zona merah.
Menilik dari laman Transfermarkt, kans Persis Solo untuk bisa mendapatkan Javier Roca sangat terbuka.
Kondisi Javier Roca yang saat ini masih menganggur selepas didepak Arema FC membuat asa Persis Solo memulangkannya terbuka lebar.
Baca juga: Persis Solo Rasa Persija atau Persik? 2 Calon Ganti Leonardo Medina Ini Jadi Sebabnya, Pasoepati Cek

Baca juga: 6 Calon Pelatih Pengganti Leonardo Medina di Persis Solo: Ada Eks Persija, Arema hingga dari Eropa
Selain itu, setidaknya ada tiga keuntungan yang bisa dirasakan Persis Solo jika berhasil mendatangkan Javier Roca.
Pasoepati cek tiga ulasan keuntungan selengkapnya:
1. Pengalaman di Liga 1
Tentu, keuntungan yang didapat dan bisa dirasakan Persis Solo secara langsung adalah pengalaman Javier Roca di gelaran Liga 1.
Seperti diketahui, Javier Roca pernah dua kali menjadi juru taktik kontestan Liga 1.
Pertama, Javier Roca memulai petualangan karier di dunia kepelatihan dengan menahkodahi Persik Kediri.
Satu musim bersama Persik Kediri, Javier Roca mampu membawa Laskar Macan Putih lolos dari lubang jarum zona merah degradasi.
Kala itu, Persik Kediri berhasil dibawa dari tim berposisi zona merah degradasi ke posisi 11 klasemen akhir Liga 1 2021/2022.
Persik Kediri berhasil meraup 39 poin dari 34 pertandingannya.
Sayang, kiprahnya bersama Persik Kediri tak seirama ketika ia mengarsiteki Arema FC.
Total, 12 pertandingan Javier Roca jalani selama Arema FC.
Namun sayang, dari 12 laga tersebut, Javier Roca catatkan rasio kekalahan tertinggi ketimbang kemenangan yang didapat.
Javier Roca mampu mempersembahkan 5 kali kemenangan berbanding 7 kekalahan atau margin dua laga lebih banyak hasil minor.
Meskipun begitu, kondisi Javier Roca ketika melatih Persik Kediri dan Arema FC sama-sama tengah terpuruk.
Pelatih asal Chile itu berani mempertaruhkan CV nya demi meloloskan Persik Kediri dengan skuad bukan komposisi pemain sesuai keinginannya sejak awal musim.
Begitu pun dengan Arema FC yang saat itu mulai ia latih pada pekan ke-9 Liga 1 2022.
2. Punya Historis Bersama Persis Solo
Keuntungan kedua yakni sisi historis Javier Roca dan Persis Solo.
Sebagaimana diketahui, Javier Roca semasa aktif bermain pernah merumput bersama Persis Solo.
Tepatnya satu musim pada 2012 sampai dengan 2013.
Kala itu, peran vital Javier Roca di lini tengah Persis Solo membuat namanya banyak digandrungi para suporter setia mereka, Pasoepati.
Kepemimpinan, ketenangan dan kelihaiannya dalam menjadi eksekutor bola mati menjadi beberapa faktor yang membuat kiprah singkat Javier Roca terbilang mengesankan.
Hal itu diprediksi dapat jadi stimulus kepercayaan dari para suporter kepada Javier Roca.
Kepercayaan itu yang diprediksi dapat membangkitkan mental bermain skuad Laskar Sambernyawa yang belum lama ini tengah menurun.
3. Skema dan Taktik Familiar
Ketiga yakni berkaitan dengan skema dan taktik yang terbilang familiar bagi para pemain Persis Solo.
Sejauh ini, Javier Roca banyak memainkan skema 4-3-3 baik saat melatih Persik Kediri maupun Arema FC.
Skema yang tentu saja sudah banyak di mengerti dan diketahui oleh para pemain.
Mengingat, skema itu merupakan taktik klasik yang sudah kerap mereka lakoni dalam kiprah-kiprah mereka sebelumnya.
Hal itu kontras dengan apa yang sering diterapkan Leonardo Medina.
Pelatih asal Meksiko itu kerap memainkan skema modern tiga bek sejajar yang kerap membuat para penggawa Persis Solo kesulitan memainkannya.
Profil Javier Roca
Dilansir TribunWow.com dari Transfermarkt, berikut profil Javier Roca:
Nama Lengkap : Javier Leopoldo Roca Sepulveda
Tanggal Lahir : 9 Agustus 1977
Tempat Kelahiran : Santiago, Chili
Usia : 46 Tahun
Kewarganegaraan : Chili
Avg. Syarat sebagai pelatih : 0,59 tahun
Lisensi Kepelatihan : Lisensi Pro UEFA
Klub saat ini : Tanpa Klub
Formasi yang disukai : 4-3-3 Defending
(TribunWow.com/Adi Manggala S)