Breaking News:

Liga 1

PSS Sleman Terseret Dugaan Pengaturan Skor, Ini Pernyataan dari Gusti Randa

Klub Liga 1, PSS Sleman diduga terlibat dalam pengaturan skor yang otaki oleh Vigit Waluyo.

TribunJogja.com
Para pemain PSS Sleman merayakan gol ke gawang RANS Nusantara FC di Maguwoharjo, Jumat (8/12/2023). 

TRIBUNWOW.COM - Kasus dugaan pengaturan skor atau match fixing di sepak bola Indonesia sedang ramai menjadi perbincangan.

Klub Liga 1, PSS Sleman diduga terlibat dalam pengaturan skor yang otaki oleh Vigit Waluyo.

Kini yang bersangkutan telah ditetapkan sebagai tersangka dan diamankan oleh Mabes Polri.

Presiden Direktur PT Putra Sleman Sembada (PSS), Gusti Randa buka suara menanggapi ramainya kasus dugaan pengaturan skor atau match fixing yang menyasar Laskar Super Elja.

Baca juga: Ancaman Nyata PSS Sleman Degradasi ke Liga 2 jika Terbukti Match Fixing atau Pengaturan Skor

Baca juga: 2 Pemain Asing PSS Sleman Potensi Angkat Koper di Akhir Musim, BCS-Slemania Legowo? Cek Sebabnya

Pengaturan skor terjadi saat PSS Sleman melawan Madura FC pada gelaran Liga 2 2028 silam.

Kasus tersebut kini telah ditangani oleh Satgas Anti Mafia Bola Polri.

 

Beberapa nama pun telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Satgas tersebut.

Gusti Randa, menjelaskan jika manajemen PSS Sleman tahun 2018 tak ada kaitannya dengan manajemen saat ini.

Untuk itu, Gusti Randa menyebut jika pihaknya enggan berkomentar terlalu jauh terkait dugaan tersebut.

"Yang pertama nggak ada kaitannya dengan manajemen saat ini. Itu kan 2018 ya. Nah waktu itu kan diduga, ada tersangkanya dan masih diduga. Manajemen nggak ada komentar soal ini, kan pidana itu tanggung jawab pribadi," ujar Gusti saat dihubungi wartawan, Rabu (20/12/2023) malam.

Baca juga: Ajak Riak dan Elvis Kamsoba Produk Transfer Gagal PSS Sleman? BCS Cek Rapor di Luar Dugaan Keduanya

Meski begitu Gusti Randa menegaskan bahwa situasi yang terkait dengan kasus dugaan pengaturan skor dilakukan oleh personal yang kini menjadi tersangka.

Selain itu, juga belum ada keputusan hukum yang mengikat (inkracht) atas kasus tersebut.

"Kalau dia terbukti di persidangan, sidang dulu makanya. Kan sidangnya juga masih lama. Katakan dia kena vonis dan terbukti, kan masih bisa banding," ucapnya.

"Terus banding kalah, masih bisa kasasi. Kalau sekarang masih tersangka kan, tapi bukan klubnya yang jadi tersangka. Manajemen belum ada komentar lebih jauh terkait ini," tukasnya. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribun Jogja dengan judul Tanggapan Gusti Randa Terkait Dugaan Match Fixing yang Menyeret Nama PSS Sleman

Sumber: Tribun Jogja
Tags:
Liga 1 2023PSS SlemanMatch fixingGusti RandaPengaturan Skor
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved