Liga 1
2 Pemain Asing PSM Makassar Minim Kontribusi, Bernardo Tavares Justru Lebih Percaya pada Duo Sayuri
Dua pemain asing Juku Eja Ze Paulo dan Joao Pedro masih minim kontribusi terhadap PSM Makassar. Ini analisa pengamat sepakbola.
Editor: Elfan Fajar Nugroho
TRIBUNWOW.COM - Rapor merah dua pemain asing PSM Makassar di Liga 1 2023/2024, Yance Sayuri dan Yakob Sayuri disebut tampil lebih apik.
Dua pemain asing yang minim kontribusi di PSM Makassar adalah Ze Paulo dan Joao Pedro.
Dilansir Tribun Timur, pelatih PSM Makassar Bernardo Tavares masih perlu melakukan evaluasi untuk mendongkrak permainan Ze Paulo dan Joao Pedro.
Baca juga: Skema Modern Miguel Moreira jika Latih Persis Solo: Bertuah Seperti Bernardo Tavares? Pasoepati Cek
Kontribusi Ze Paulo dan Joao Pedro minim tak lepas kurangnya menit bermain.
Keduanya kalah bersaing dalam perebutan starting line up PSM Makassar.
Ze Paulo baru bermain 3 laga, 2 kali dari bangku cadangan dan sekali menjadi starting.
Durasi bermainnya baru 111 menit.
Padahal, gelandang berpaspor Brasil itu diharapkan menjadi kreator serangan pasca PSM Makassar ditinggal Wiljan Pluim.
Namun laga PSM vs Bhayangkara FC, Jumat (8/12) malam, Ze Paulo justru bermain sebagai gelandang box to box.
Ia kurang berani menguasai bola.
Begitu dapat bola, langsung diberikan lagi ke rekan setimnya lalu kemudian mencari ruang.
Tercatat hanya bukukan 27 passing selama 84 menit bermain.
Baca juga: Permata Baru Persik Kediri: Buat Persib-Persebaya serta Arema FC Frustasi, Hot Transfer Musim Depan?
Secara keseluruhan statistik pemain nomor punggung 94 ini mengalirkan 60 operan, 47 operan sukses.
Lepaskan 2 tembakan dan 2 tembakan tepat sasaran.
Untuk assist maupun gol belum ada dicatatkan.
Pengamat Sepakbola, Assegaf Razak, melihat Ze Paulo bukan seorang gelandang serang ketika melawan Bhayangkara FC.
Pemain berusia 29 tahun itu justru bermain ke belakang dan tak berani menguasai bola.
“Ze Paulo terlalu bermain ke belakang. Jarang dia menyuplai bola ke striker," ujarnya saat dihubungi melalui telepon Sabtu (9/12/2023).
Ia berharap Ze Paulo bisa lebih mengelola bola dan bisa memanjakan striker.
Namun justru dua striker Adilson Silva dan Victor Mansaray sulit mendapat bola yang diinginkan.
Bola yang diberikan kepada mereka selalu sulit.
Baca juga: Persis Solo Nyaris Kedatangan Sosok Senilai Rp 20 M, Kaesang Tolak Tawaran dan Pilih Striker Ini
Sehingga mereka kurang maksimal untuk merobek gawang lawan.
Assegaf berharap, Ze Paulo bisa lebih berani menguasai bola.
Umpan-umpannya bisa memanjakan striker.
Bisa beradaptasi cepat dengan gaya permainan Laskar Pinisi.
“Saya tidak lihat (Ze Paulo) sebagai playmaker, apakah karena masih menyesuaikan dengan taktik PSM Makassar. Kalau pun begitu, mudah-mudahan bisa cepat adaptasi,” tutur eks Pelatih PSM Makassar ini.
Sedangkan Joao Pedro bersama PSM Makassar di Liga 1 baru bermain 2 laga.
Pemain Timnas Timor Leste ini hanya dimainkan sebagai pemain pengganti di penghujung laga.
Tak ayal, menit bermainnya cuma 8 menit dan hanya catatkan 1 tembakan.
Baca juga: Persib Bandung Blunder Gaet Kevin Ray Mendoza? Bobotoh Cek Statistik di Luar Dugaannya Kontra Persik
Joao Pedro kalah bersaing dengan penyerang sayap lokal.
Sang pelatih, Bernardo Tavares lebih mempercayakan Yakob Sayuri dan Yance Sayuri di sisi kanan dan kiri sayap penyerangan.
Selain itu, ada Dzaky Asraf dan Rizky Eka Pratama.
Assegaf Razak menilai Joao Pedro ini menjadi alternatif ketika Yakob dan Yance absen.
Dia menyebut, si kembar Sayuri itu masih jadi tumpuan utama.
Solo run keduanya mampu membongkar pertahanan lawan.
“Mungkin Joao Pedro ini alternatif ketika pemain sayap (Yakob dan Yance ) tidak main. PSM Makassar butuh pemain sayap yang punya kecepatan,” pungkasnya. (*)
Baca berita Liga 1 lainnya
Artikel ini telah tayang di Tribun-Timur.com dengan judul Rapor 'Merah' Dua Pemain Asing PSM Makassar, Joao Pedro Kalah Bersaing dari Yance dan Yakob Sayuri
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/PSM-Makassar-203-2.jpg)