Breaking News:

Terkini Daerah

Detik-detik Anggota Polairud Tembak 4 Nelayan, Berawal dari Korban Mau Cari Ikan Pakai Bahan Peledak

Empat orang nelayan menjadi korban penembakan oleh anggota Direktorat Polisi Perairan (Polairud) saat sedang mencari ikan di perairan Pulau Cempedak.

Editor: Lailatun Niqmah
TribunnewsSultra.com/La Ode Ari
Salah satu korban yang dibawa pihak kepolisian di rumah sakit usai tertembak. Pihak Propam Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) menahan satu anggota Direktorat Polisi Perairan (Polairud) Bripka A dalam kasus penembakan 4 nelayan di Laonti Kabupaten Konawe Selatan (Konsel). 

Para anggota polisi yakni Bripka RP dan Bripka AR melakukan patroli dengan mengenakan pakaian preman dan membawa senjata api laras panjang.

Polisi mengadang kapal empat nelayan itu karena akan mencari ikan menggunakan bahan peledak atau bom ikan.

Polisi mengatakan seorang nelayan melawan dengan memukul pakai dayung.

Anggota polisi kemudian membalas dengan menembak empat korban hingga Maco tewas karena tertembak di leher sebelah kanan dan menembus bawah sebelah kanan tembus di belakang.

Sementara Juswan alias Ucok terkena tembakan pada bagian bahu bawah sebelah kanan.

Putra terkena tembakan pada bagian pangkal paha luar kaki kiri dan Ilham terkena tembakan pada bagian paha atas sebelah kiri.

Tiga korban kemudian melompat ke laut dan menyelamatkan diri.

Ucok dan Putra dievakuasi oleh keluarganya ke RS Santa Anna Kota Kendari dan satu orang korban Ilham dievakuasi ke Puskesmas Langara Kabupaten Konkep.

Sementara jenazah Maco ditemukan nelayan sedang mengapung dan dievakuasi.

Baca juga: Viral Istri Polisi Curhat Alami KDRT, Bibir Pecah hingga Keguguran: Janji Manis Tak Sesuai Perlakuan

Istri korban syok

Istri Maco menangis saat berada di Rumah Sakit atau RS Bhayangkara Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra)  Jumat (20/11/2023). 

Saat ditemui di RS Bhayangkara istri korban terlihat menangis dan menutup wajahnya menggunakan jilbab.

Ia sesekali melap air matanya dan terus tertunduk.

Seorang keluarganya mengatakan kalau istri Maco belum bisa berbicara dan diajak cerita karena terguncang dengan apa yang dialami oleh suaminya

"Dia lagi terguncang tidak bisa ditanya - tanya dulu," tutur anggota keluarga yang menamaninya. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kronologis Penembakan 4 Nelayan di Konawe Selatan Sultra: Satu Orang Tewas, Anggota Polairud Ditahan

Sumber: Tribunnews.com
Tags:
PenembakanNelayanKonawe Selatanpolairud
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved