Breaking News:

Pilpres 2024

Jadi Saksi Perjuangan Sosok Jokowi, Prabowo Subianto Ungkapkan Rasa Sayangnya: Saya Tidak Malu-malu

Sosok Prabowo Subianto tak malu mengungkapkan rasa kagumnya kepada Presiden Jokowi saat menerima deklarasi relawan jelang Pilpres 2024.

Penulis: Aulia Majid
Editor: auliamajd
Instagram @prabowo
Momen kebersamaan Prabowo dan Jokowi saat menghadiri HUT Golkar ke-59, Senin (6/11/2023). 

TRIBUNWOW.COM - Calon presiden yang diusung oleh Koalisi Indonesia Maju (KIM), yakni Prabowo Subianto tak ragu-ragu mengungkapkan rasa sayangnya kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Dilansir TribunWow.com dari Tribunnews.com pada Sabtu, 18 November 2023, pernyataan Prabowo Subianto tentang rasa sayangnya kepada Presiden Jokowi tersebut dapat diketahui.

Kekaguman Prabowo Subianto kepada Presiden Jokowi tersebut ia ungkapkan saat menerima deklarasi dukungan dari relawan Matahari Pagi yang berlangsung di kediaman sang capres di Jalan Kertanegara IV, Jakarta Selatan, Sabtu 18 November 2023.

Baca juga: Prabowo Subianto Mengaku Kagum dengan NU dan Ungkap Kedekatannya Bersama Gus Dur

Rasa kekaguman dari Prabowo kepada Presiden Jokowi tersebut bermula dari mantan Gubernur DKI Jakarta yang pernah mengalahkannya dalam dua ajang pemilihan presiden (pilpres).

Kini, Prabowo mengaku tidak menaruh rasa benci dan malah sangat sayang kepada Presiden Jokowi.

"Saya memang pernah bertanding lawan beliau, bersaing melawan beliau, tapi saya tidak pernah benci dengan beliau, bahkan sekarang saya sangat sayang sama beliau saudara saudara," tutur Prabowo dalam pidato sambutannya.

Ungkapan dari Prabowo tersebut bukan serta merta ajang untuk mencari muka kepada Presiden Jokowi jelang Pilpres 2024.

Prabowo juga mengaku telah melihat perjuangan Presiden Jokowi dalam berjuang mengurus negara dan rakyat Indonesia.

"Saya tidak malu malu mengatakan saya saksi beliau berjuang untuk rakyat Indonesia, beliau berjuang tiap hari untuk rakyat Indonesia."

Prabowo Subianto saat menerima deklarasi dukungan relawan Matahari Pagi di kediamannya di Jalan Kertanegara Nomor IV, Jakarta Selatan pada Sabtu (18/11/2023).
Prabowo Subianto saat menerima deklarasi dukungan relawan Matahari Pagi di kediamannya di Jalan Kertanegara Nomor IV, Jakarta Selatan pada Sabtu (18/11/2023). (Tribunnews.com/ Igman Ibrahim)

Baca juga: 7 Survei Capres Terbaru, Adu Kuat Elektabilitas Anies-Cak Imin Vs Prabowo-Gibran Vs Ganjar-Mahfud

"Saya tidak malu-malu, saya tidak menjilat saya tidak ngolor, saya tidak, saya diajarkan oleh ustad ustad saya, guru guru saya katakanlah yang benar itu benar yang salah salah," lanjutnya.

Lebih lanjut lagi, Prabowo kini mengajak semua pihak untuk berhenti mencaci maki satu sama lain jelang Pilpres 2024 ini.

"Jangan kita teruskan budaya budaya memfitnah menghujat, mengejek, mencaci maki itu budaya yang tidak baik kita tinggalkan itu, kita berpikir yang baik, kita bertutur kata yang baik, kita berbuat yang baik, itu yang diharapkan oleh rakyat kita saudara sekalian," tandas pria yang juga menjabat sebagai Menteri Pertahanan tersebut.

Dalam deklarasi dukungan dari relawan Matahari Pagi, petinggi Partai Gerindra seperti Sugiono dan Prasetyo Hadi turut hadir.

Diketahui, Sugiono menjabat sebagai Wakil Ketua Umum (Waketum), sedangkan Prasetyo Hadi adalah Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) dari Partai Gerindra.

Baca juga: Banyak Pengusaha Masuk Tim Kampanye, Cak Imin Akui TKN Prabowo-Gibran Ngeri: Pasukannya Lengkap

Prabowo Jadi Satu-satunya Capres yang Tak Dilaporkan ke Bawaslu soal Pidatonya di Pengundian Nomor

Pasangan calon Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka jadi satu-satunya yang tak dilaporkan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Hal ini terkait dengan pidato Prabowo Subianto saat melakukan pengundian nomor di KPU RI dianggap tak berisi kampanye.

Berbeda dengan paslon lainnya yakni Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar serta Ganjar Pranowo dan Mahfud MD.

Dikutip dari Kompas.com, Anies-Cak Imin serta Ganjar-Mahfud MD dilaporkan ke Bawaslu pada Jumat 17 November 2023.

Kedua paslon itu dinggap melanggar peraturan tentang sosialisasi dan kampanye karena mengajak memilih nomor mereka di Pipres 2024 saat pengundian di KPU RI.

Laporan ke Bawaslu itu dilakukan oleh Rahmansyah dan Maydika Ramadani.

Rahmansyah melaporkan cawapres Muhaimin Iskandar yang saat itu berpidato.

Sementara Maydika Ramadani melaporkan cawapres Mahfud MD yang memberikan pantun ajakan memilih.

"Sosialisasi pemilu dimaksud menurut ketentuan hanya dapat dilakukan oleh partai politik peserta pemilu, dan bukan oleh pasangan calon peserta pemilu," kata Rahmansyah dan Maydika lewat keterangannya.

Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka menunjukkan nomor urut 2 saat pengambilan nomor urut Capres dan Cawapres 2024 di halaman Gedung KPU RI, Jakarta Pusat, Selasa (14/11/2023). Hasil pengundian nomor urut pasangan Capres dan Cawapres yaitu Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar mendapat nomor 1, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka mendapat nomor urut 2, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD mendapat nomor urut 3.
Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka menunjukkan nomor urut 2 saat pengambilan nomor urut Capres dan Cawapres 2024 di halaman Gedung KPU RI, Jakarta Pusat, Selasa (14/11/2023). Hasil pengundian nomor urut pasangan Capres dan Cawapres yaitu Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar mendapat nomor 1, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka mendapat nomor urut 2, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD mendapat nomor urut 3. (Tribunnews/Jeprima)

Diberitakan sebelumnya dari Tribunnews, Bawaslu memang sudah mengamati isi pidato dari ketiga capres0cawapres.

Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja mengatakan saat itu ada paslon yang melontarkan ajakan memilih.

Padahal ajakan itu tak boleh dilakukan sebelum memasuki masa kampanye.

"Seharusnya ya kampanye itu ada tiga kan. Pertama ada subjek, peserta pemilu, ada tim yang ditunjuk. Kemudian upaya untuk meyakinkan. Ketiga menawarkan visi-misi atau program," jelasnya.

"Kita kaji dulu, jangan langsung Kecuali di kampanye itu langsung kita akan mengingatkan," Bagja menambahkan.

Diberitakan oleh Kompas TV, berdasarkan pantauan TribunWow.com, hanya Prabowo satu-satunya yang tak menyerukan nomornya untuk dipilih.

Sementara Muhaimin Iskandar dan Mahfud MD memuat ajakan itu melalui pantun.

Berikut ini potongan pantun yang diduga berisi pesan kampanye.

"Ke Mamuju, jangan lupa pakai sepatu. Kalau ingin maju, pilih nomor satu," kata Cak Imin, Selasa 14 November 2023.

"Hukum yang tegak harapan kita. Sejahtera merata idaman bersama. Ganjar-Mahfud pilihan kita. Gotong-royong pilih nomor 3," kata Mahfud MD dalam pidatonya. (TribunWow.com)

Baca berita Pilpres 2024 lainnya

Sebagian artikel ini telah diolah dari Tribunnews.com dengan judul Prabowo Mengaku Sayang Banget Presiden Jokowi: Saya Tidak Menjilat

Tags:
Presiden JokowiPrabowo SubiantoPilpres 2024Partai Gerindra
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved