Perang Israel Vs Hamas
Apa Rencana Israel jika Berhasil Hancurkan Hamas? Ini Kata Menteri Pertahanan soal Kehidupan di Gaza
Diketahui, Israel membombardir Jalur Gaza pada Jumat pagi, menyerang daerah-daerah di mana warga Palestina keselamatan.
Penulis: Tiffany Marantika Dewi
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant berbicara soal rencana negaranya jika berhasil menakhlukkan Hamas.
Dikutip dari ArabNews, hal itu dikatakan Yoav Gallant pada anggota parlemen saat berbicara soal jangka panjang di Gaza, Sabtu 21 Oktober 2023.
Gallant mengatakan Israel memiliki tiga fase dalam perang dengan Hamas.
Baca juga: AS Sebut 20 Truk Bantuan Diizinkan Masuk Gaza Lewat Mesir namun Jembatan Hancur karena Israel
Pertama menyerang kelompok itu di Gaza dengan serangan udara dan manuver darat.
Dengan harapan mereka akan mengalahkan kantong-kantong perlawanan.
Sehingga Israel akan lepas tangan menganggap mereka adalah tanggung jawab atas kehidupan di Gaza.
Namun hal itu belum bisa dibuktikan mengingat Israel kerap kali memberi serangan ke Gaza meski tanpa campur tangan Hamas.
Baca juga: Melihat Perbedaan Kekuatan Militer Israel Vs Hamas, Keduanya Punya Keunggulan di Bagian Ini
Diketahui, Israel membombardir Jalur Gaza pada Jumat pagi, menyerang daerah-daerah di mana warga Palestina keselamatan.
Israel mulai mengevakuasi sebuah kota Israel yang cukup besar di dekat perbatasan dengan Lebanon.
Warga Palestina di Gaza melaporkan adanya serangan udara besar-besaran di Khan Younis, sebuah kota di selatan wilayah tersebut.
Militer Israel mengatakan pihaknya telah menyerang lebih dari 100 sasaran di Gaza yang terkait dengan penguasa Hamas di wilayah tersebut, termasuk terowongan dan gudang senjata.
Baca juga: Iran Mengancam Israel jika Pemboman di Gaza Tak Dihentikan, Hamas dan Hizbullah Dapat Dukungan Penuh

Pada hari Kamis, Gallant memerintahkan pasukan darat untuk bersiap melihat Gaza secara dekat dengan mengisyaratkan serangan darat yang bertujuan untuk menghancurkan penguasa militan Hamas di Gaza hampir dua minggu setelah serangan berdarah mereka ke Israel.
Lebih dari satu juta orang telah mengungsi di Gaza, danmengevakuasi wilayah utara wilayah kantong tertutup menuju ke pantai Laut Mediterania.
Meskipun Perdana Menteri Benjamin Netanyahu telah menyebut daerah di Gaza selatan sebagai zona aman awal pekan ini, namun juru bicara militer Israel Nir Dinar mengatakan pada hari Jumat tidak ada zona aman.
Sementara Israel telah mengevakuasi warganya di dekat Gaza dan Lebanon, dan menempatkan penduduknya di hotel-hotel lain di negara tersebut.
Kementerian Pertahanan mengumumkan rencana evakuasi pada hari Jumat untuk Kiryat Shmona, sebuah kota berpenduduk lebih dari 20.000 penduduk di dekat perbatasan Lebanon.
Tiga warga Israel termasuk seorang anak perempuan berusia 5 tahun terluka dalam serangan roket di sana pada hari Kamis, menurut layanan kesehatan Israel. (TribunWow.com/ Tiffany Marantika)
Sumber: TribunWow.com
Hamas akan Nyatakan Kemenangan dalam Perang Gaza Lawan Israel setelah Kesepakatan Gencatan Senjata |
![]() |
---|
Tentara Israel IDF Diklaim Alami Rugi Besar di Jabalia, Disebut Lakukan Serangan Tanpa Arah |
![]() |
---|
Kegagalan Intelijen Israel pada 7 Oktober Buktikan Hamas Sulit Disusupi |
![]() |
---|
Ali Khamenei Sebut Tak Butuh Pasukan Proksi: Pejuang Perlawanan Bertempur atas Keyakinan Sendiri |
![]() |
---|
Ali Khamenei Tegas Teheran Katakan Tidak Butuh Pasukan Proksi seperti Hizbullah-Houthi |
![]() |
---|