Pilpres 2024
Gibran Memenuhi Syarat Maju di Pilpres 2024, PKB Tak Masalahkan Putra Jokowi Jadi Wakil Prabowo
Sempat terancam terhalang oleh batasan usia, Gibran memenuhi syarat sosok yang berpengalaman menjadi Kepala Daerah untuk maju di Pilpres 2024.
Editor: Elfan Fajar Nugroho
TRIBUNWOW.COM - Nama Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka masih masuk dalam bursa calon wakil presiden (cawapres) pendamping Prabowo Subianto di Pilpres 2024.
Sempat terancam terhalang oleh batasan usia, Gibran memenuhi syarat sosok yang berpengalaman menjadi Kepala Daerah untuk maju di Pilpres 2024.
Menanggapi hal itu, Ketua Umum Partai Bulan Bintang, Yusril Ihza Mahendra memberikan komentar jika Gibran yang akan menjadi pasangan Prabowo Subianto.
Dirinya mengatakan bahwa PKB tetap akan lanjut mendukung capres Prabowo Subianto siapapun wakilnya.
Baca juga: Skenario PDIP Jegal Manuver Prabowo? Muncul Skema Duet Ganjar Pranowo dan Gibran, Intip Potensinya
Yusril mulanya mengatakan, sebagai pakar hukum tata negara, ia memahami putusan Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan gugatan perkara batas usia capres-cawapres untuk pemohon 90/PUU-XXI/2023 berkaitan dengan isu Gibran, merupakan putusan yang problematik.
Sehingga, lanjutnya, jika dalam waktu dekat ini ada pertemuan antara para pimpinan partai di Koalisi Indonesia Maju (KIM), ia akan menyampaikan pendapatnya terkait kemungkinan sosok Gibran sebagai cawapres pendamping Prabowo.
"Karena memang walaupun saya ketua partai, saya tidak dapat melepaskan diri saya sebagai akademisi dalam berbagai disiplin ilmu, khususnya akademisi di bidang hukum tata negara. Saya tau putusan MK itu problematik, saya tau implikasi-implikasinya, dan kalau dilaksanakan bisa kontroversial, dan saya akan sampaikan itu pada rapat koalisi dan kita lihat pandangan dari ketua-ketua partai yang lain, dan kita musyawarahkan," kata Yusril, saat ditemui di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (17/10/2023).
Meski demikian, jika Gibran nantinya terpilih sebagai cawapres pendamping Prabowo, Yusril mengatakan, PBB sebagai anggota KIM akan menghormati keputusan mayoritas.
"Andaipun dikatakan meskipun kontroversial, kita jalan terus, mengajukan Pak Gibran, ya saya sebagai anggota koalisi (KIM) mengatakan, saya menghormati putusan koalisi," ucap Yusril.
"Karena dalam demokrasi itu kan orang yang kalah harus ikut orang yang menang. Jadi kalau misalnya ada 9 orang ambil keputusan, 7 setuju dan dua enggak setuju, dua yang enggak setuju kan enggak boleh ngambek. Dua yang enggak setuju harus tunduk padaa keputusan mayoritas," sambungnya.
Baca juga: Meski Dibolehkan MK, Gibran Tak Langsung Dipilih Jadi Wakil Prabowo, Gerindra Beberkan Tahapannya
Yusril menegaskan, ia akan tetap konsisten berargumen sebagai akademisi yang paham persoalan ini, meskipun dalam pengambilan keputusan politik harus mencapai kompromi-kompromi.
"Iya, PBB kalau koalisi tetap mengatakan Pak Prabowo usulkan Pak Gibran (sebagai cawapresnya), saya sudah kemukakan pandangan saya, jadi kalau di DPR itu kan kayak menjadi catatan sejarah, menjadi pengetahuan umum bahwa saya sudah mengemukakan satu pendapat seperti ini, tapi kalau misalnya mau ditempuh jalan terus, ya saya menghormati putusan demokratis tapi jangan sampai saya tidak menyampaikan apa yang saya tahu dan saya paham persoalan ini," tuturnya.
Sebagai informasi, potensi putra Presiden Jokowi, Gibran Rakabumingraka menjadi cawapres pendamping Prabowo Subianto di Pilpres 2024 terbuka, usai Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan gugatan batas usia capres-cawapres yang diajukan perkara nomor 90/PUU-XXI/2023 terkait batas usia capres-cawapres minimal 40 tahun atau berpengalaman sebagai kepala daerah.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Jika Gibran Jadi Cawapres Prabowo, Yusril Sebut PBB Tetap Mendukung
Sumber: Tribunnews.com
Sapa 3 Partai Pendukung Ganjar-Mahfud, Megawati Sebut Tak Ada Koalisi dan Oposisi: Kerjasama |
![]() |
---|
Anies Baswedan Kaget Dirinya Cetak Sejarah dengan Datang ke Agenda Penetapan Presiden Terpilih |
![]() |
---|
Momen Jokowi Kenalkan Prabowo saat Membuka World Water Forum di Depan Para Negara Delegasi |
![]() |
---|
Reaksi 2 Kepala Negara saat Prabowo Kenalkan Gibran sebagai Wakil Presiden Terpilih: Sangat Muda |
![]() |
---|
2 Faktor Penyebab Prabowo dan Megawati Tak Kunjung Bertemu seusai Pilpres 2024 Menurut Pengamat |
![]() |
---|