Liga 1
Nasib Evan Dimas, Penurunan Peforma di Arema FC hingga Dapat Kritik dari Pelatih Fernando Valente
Belakangan ini, Evan Dimas seakan kehilangan tarinya dan bahkan mulai tersingkir dari skuad utama Arema FC di Liga 1 2023.
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Gelandang Arema FC, Evan Dimas sedang dalam sorotan negatif setelah mengalami penurunan performa.
Belakangan ini, Evan Dimas seakan kehilangan tarinya dan bahkan mulai tersingkir dari skuad utama Arema FC di Liga 1 2023.
Padahal nama Evan Dimas sempat melambung tinggi bersama Timnas U-19 Indonesia di era pelatih Indra Sjafri.
Prestasinya adalah membawa Timnas U-19 Indonesia juara Piala AFF U-19 2013 dan tampil di Piala Asia U-20 2014.
Evan Dimas juga sempat dijuluki sebagai Lionel Messi-nya Indonesia.
Baca juga: Jelang Lawan Persita, Arema FC Justru Panen Permintaan Aremania yang Khawatir, Ungkit Derby Klasik
Baca juga: Arema FC Bisa Semakin Ganas, Fernando Valente Datangkan 2 Asisten Pelatih untuk Gelaran Liga 1 2023
Sejak saat itu, playmaker kelahiran 13 Maret 1995 tersebut digadang-gadang menjadi pemain dengan karier cemerlang dan dapat menjadi yang terbaik di Indonesia.
Sayangnya realita menyatakan lain, selepas berbagai kesempatan trial gagal di klub Eropa.
Titik tertingginya yaitu saat merengkuh titel Liga 1 2017 bersama Bhayangkara FC, tetapi kemudian kariernya dapat dilabeli nilai rata-rata.
Setelah masa tak mengesankan di Selangor FC, Evan berganti klub tiap musim di Liga 1, berturut-turut bersama Barito Putera, Bhayangkara FC, dan Arema FC.
Baru di klub yang disebut terakhir, Evan akhirnya bertahan untuk musim kedua, walau dengan menit main jauh menurun.
Di Liga 1 2022/23 yang terinterupsi Tragedi Kanjuruhan, Evan masih mencatatkan menit main lumayan, yaitu 2.178 menit dalam 30 pertandingan.
Baca juga: Arema FC Bisa Semakin Ganas, Fernando Valente Datangkan 2 Asisten Pelatih untuk Gelaran Liga 1 2023
Namun memasuki musim ini, ia lebih sering menghilang daripada bermain bersama Singo Edan.
Ia hanya mencatatkan 199 menit dalam lima pertandingan, cuma menjadi cadangan dalam tiga laga, dan absen dalam tiga laga terakhir.
Bersamaan dengan itu, pelatih anyar Fernando Valente mampu menyuntikkan angin segar dalam dua kemenangan dalam dua laga terakhir.
Ketika Fernando Valente menurunkan Evan Dimas dalam partai uji coba melawan NZR FC, Sabtu (9/9/2023), ia melayangkan kritik pedas pada sang gelandang.
Pelatih baru Arema FC di Liga 1 2023/2024, Fernando Valente.
"Evan Dimas pemain yang bagus, sama seperti pemain lain yang kami punya," tutur Valente dikutip dari Kompas.com.
"Tetapi, kadang dia berpikir bermain untuk dirinya sendiri."
"Evan Dimas harus berpikir bermain untuk tim, jadi pemain harus paham semuanya," tandasnya.
Baca juga: DAFTAR Pemain Asing Klub Liga 2 2023, Ada 3 Eks Liga 1, Mantan Persib Bandung hingga Arema FC
Dalam usia 28 tahun, Evan seharusnya berada di puncak karier, dengan memimpin klub papan atas Liga 1 (lebih baik lagi apabila bermain di luar negeri), serta mengawal lini tengah timnas Indonesia.
Sayangnya, saat ini ia justru kalah bersaing dari pemain muda seperti Jayus Hariono dan Arkhan Fikri.
"Kami ini tidak bermain sendirian di lapangan, kami perlu bermain sesuai dengan ide yang kami jalankan," tegas Valente.
Sebagai buntut dari inkonsistensi di level klub, Shin Tae-yong tak pernah memanggilnya lagi ke tim Merah Putih.
Arema FC selanjutnya menghadapi Persita Tangerang pada pekan ke-12 Liga 1 2023/24, Sabtu (16/9/2023). (*)
Artikel ini telah tayang di BolaNas.com dengan judul Karier Menukik Evan Dimas Sejak Jadi Wonderkid Timnas U-19, Kini Dikritik Pelatihnya Sendiri di Arema FC