Prakiraan Cuaca
Peringatan Dini BMKG Hari Ini Senin 11 September 2023: Waspada Cuaca Ekstrem di 19 Wilayah
Peringatan Dini cuaca ekstrem Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) untuk sejumlah wilayah, Senin 11 September 2023.
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Cek Peringatan Dini cuaca ekstrem yang telah dirilis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) untuk sejumlah wilayah, Senin 11 September 2023.
Berdasarkan Peringatan Dini BMKG besok, ada beberapa wilayah yang berpotensi dilanda cuaca ekstrem, baik hujan lebat, hujan petir, atau angin kencang.
Dilansir TribunWow.com dari BMKG, berikut rincian peringatan dini cuaca ekstrem di Indonesia:
Baca juga: Prakiraan Cuaca BMKG Hari Ini Senin 11 September 2023: Jakarta dan Semarang Cerah Seharian
BMKG mengatakan, Bibit 90W terpantau berada di Laut Filipina sebelah utara Papua, dengan kecepatan angin maksimum 15 knots dan tekanan udara minimum 1006.5 hPa.
Bibit 90W dalam 24 jam kedepan berpropagasi ke arah Timur Laut dengan potensi tumbuh menjadi siklon tropis dalam kategori Rendah.
Bibit siklon tersebut menyebabkan terbentuk daerah konvergensi yang memanjang dan daerah konfluensi di Samudra Pasifik Timur Filipina.
Daerah konvergensi lain memanjang dari Laut Andaman hingga Pesisir Barat Myanmar, dari Laut Natuna hingga Laut Cina Selatan, dari Kalimantan Tengah hingga Kalimantan Utara, dari Laut Sulu hingga Filipina, dari Laut Sulawesi hingga Filipina Bagian Selatan.
Baca juga: Chord Gitar Mudah Lagu Ojo Nangis - Ndarboy Genk, Lirik: Aku sing Slalu Ono Pas Kowe Loro
Kemudian dari Sulawesi Tenggara hingga Sulawesi Tengah dari Pulau Sula hingga Sulawesi Utara, dari Pulau Halmahera hingga Samudra Pasifik Utara Pulau Halmahera, di Pesisir Utara Nusa Tenggara Timur, dan dari Papua Tengah hingga Papua Barat.
Daerah konfluensi berada di Laut Banda, di Laut Aru, dari Samudra Hindia Selatan Jawa, dan di Samudra Pasifik Utara Papua.
Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sepanjang daerah konvergensi tersebut.
Labilitas Lokal Kuat yang mendukung proses konvektif pada skala lokal terdapat di Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Kep. Riau, Jambi, Bengkulu, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Maluku, Maluku Utara, Papua Barat, dan Papua.
Wilayah yang berpotensi hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang:
Sumatera Utara
Lampung
Kalimantan Barat
Kalimantan Tengah
Kalimantan Utara
Kalimantan Timur
Sulawesi Utara
Gorontalo
Sulawesi Tengah
Maluku Utara
Maluku
Papua Barat
Papua
Wilayah yang berpotensi hujan disertai kilat/petir dan angin kencang:
Aceh
Sumatera Barat
Kalimantan Selatan
Sulawesi Barat
Wilayah yang berpotensi angin kencang:
Nusa Tenggara Barat
Nusa Tenggara Timur
Potensi Tinggi Gelombang
Area Perairan dengan Gelombang Sedang (1.25 - 2.50 m)
Selat Malaka bagian utara
Perairan utara Sabang
Perairan barat Aceh
Teluk Lampung bagian selatan
Samudera Hindia barat Aceh
Selat Bali - Lombok - Alas bag.Selatan
Selat Sumba
Laut Sawu
Perairan selatan P. Bali-Kupang
Samudera Hindia selatan NTT
Selat Karimata bagian selatan
Laut Jawa
Selat Makassar bagian selatan
Perairan Samarinda-Bontang
Perairan Kep. Sangihe-Talaud
Laut Maluku bagian utara
Laut Banda
Perairan Kep. Kai-Aru
Perairan Kep. Tanimbar
Laut Arafuru
Samudera Pasifik utara Jayapura.
Area Perairan dengan Gelombang Tinggi (2.50 - 4.0 m)
Samudera Hindia barat Aceh
Perairan barat P.Simeulue - Kep. Mentawai
Selat Sunda bagian barat dan selatan
Perairan barat Bengkulu
Perairan Enggano
Perairan barat Lampung
Samudera Hindia barat Kep. Nias hingga Lampung
Perairan selatan Banten hingga Jawa Timur
Samudera Hindia selatan Banten hingga Bali
Samudera Hindia selatan NTB. (TribunWow.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/ilustrasi-hujan-deras.jpg)