Liga 1
Aliran Transfer PSIS Semarang: Malut United Untung Besar, PSMS Medan Tuai Berkah, Snex-Panser Cek
Pada bursa transfer awal musim Liga 1 2023/2024, PSIS Semarang terhitung sebagai tim agresif dengan perombakan di kedalaman skuadnya.
Editor: adisaputro
TRIBUNWOW.COM - Pada bursa transfer awal musim Liga 1 2023/2024, PSIS Semarang terhitung sebagai tim agresif dengan perombakan di kedalaman skuadnya.
Dilansir TribunWow.com, total, PSIS Semarang melepas 18 pemainnya di bursa transfer awal musim lalu.
Dengan mayoritas di antaranya dilepas ke tim yang berlaga di gelaran Liga 2 2023/2024.
Total ada 8 pemain yang dilepas PSIS Semarang ke tim Liga 2 2023/2024.
Baca juga: Nasib Ngenes Mantan Bintang PSIS Semarang: Nganggur 1 Musim seusai Dibuang, Potensi Gagal ke Liga 2
Sedangkan 5 pemain lainnya di lepas ke 4 tim kompetitor di Liga 1 seperti Madura United, Persikabo 1973, Dewa United dan RANS Nusantara FC.
Untuk tim di Liga 2 yang tuai banyak keuntungan dari dilepasnya pemain PSIS Semarang adalah Malut United.
Dua pemain berhasil didatangkan Malut United setelah resmi dilepas pada bursa transfer awal musim Liga 1 2023/2024 lalu.
Di susul dengan Persipal Palu (1), Persipa Pati (1), PSMS Medan (1) dan FC Bekasi City (1).
Sementara lima pemain lain saat ini masih berstatus tanpa klub setelah dilepas oleh PSIS Semarang.

Baca juga: Nasib Ngenes 2 Mantan PSIS Semarang: Angkat Kaki dari Jatidiri, Kini Nganggur dan Ada yang ke Liga 2
Dari empat pemain yang dilepas dengan status pinjaman, tercatat PSMS Medan yang paling beruntung mendapatkan seorang Ridho Syuhada.
Pasalnya, gelandang serang berusia 19 tahun itu sudah banyak memiliki jam terbang dan menit bermain di Liga 1 musim lalu sampai dengan awal musim ini.
Sehingga, secara kualitas, meski masih berusia 19 tahun, Ridho Syuhada bisa diandalkan di lini tengah PSMS Medan.
Berikut ini daftar sementara pemain yang resmi dilepas oleh PSIS Semarang pada bursa tranfer awal musim 2023/2024:
1. Hari Nur (Malut United/Resmi)
2. Ray Redondo (Malut United/Resmi)
3. Oktafianus Fernando (Persipal Palu/Resmi)
4. Fajar Setya (PSKC Cimahi/Resmi)
5. Raka Askara (PSCS Cilacap/Resmi)
6. Yudi Safrizal (Persipa Pati/Pinjaman)
7. Ridho Syuhada (PSMS Medan/Pinjaman)
8. Rizky Dwi (FC Bekasi City/Pinjaman)
9. Reza Irfana (Persikabo 1973/Resmi)
10. Fathul Ihsan (Persikabo 1973/Pinjaman)
11. Taufik Hidayat (RANS Nusantara FC/Resmi)
12. Kartika Vedhayanto (Madura United/Resmi)
13. Yofandani Pranata (Dewa United/Resmi)
14. Dalley (Tanpa Klub)
15. Jorry Guruh (Tanpa Klub)
16. Gusti Setiawan (Tanpa Klub)
17. Galih Trianggoro (Tanpa Klub)
18. Syiha Buddin (Tanpa Klub).
Nasib Ngenes Mantan Bintang PSIS Semarang
Nasib ngenes dialami oleh mantan pemain bintang PSIS Semarang, nganggur 1 musim seusai dibuang Laskar Mahesa Jenar, kini potensinya ke Liga 2 hampir tertutup.
Dilansir TribunWow.com, mantan pemain bintang PSIS Semarang yang dimaksud adalah Wallace Costa.
Seperti diketahui, nama Wallace Costa tentu saja sudah tak asing bagi para suporter PSIS Semarang, Snex-Panser.
Bagaimana tidak, selama tiga musim, Wallace Costa menjadi leader di lini belakang PSIS Semarang.
Baca juga: Nasib Mantan Bintang PSIS Semarang: Dibuang RANS Nusantara, Idola Snex-Panser Adu Nasib ke Liga 2
Didatangkan dari Persela Lamongan per 26 Februari 2019, Wallace Costa mampu beradaptasi dengan apik bersama PSIS Semarang.
Pada musim perdananya 2018/2019, Wallace Costa mampu tampil menawan bersama PSIS Semarang secara individu.
Tercatat, Wallace Costa mampu tampil agresif meski berposisi sebagai bek tengah dengan torehan 6 gol dari 32 pertandingan bersama PSIS Semarang.
Dengan mengoleksi 5 kartu kuning dari 2868 menit bermainya.
Sayangnya, penampilan apiknya tak dibarengi dengan posisi klasemen akhir PSIS Semarang yang berada di papan bawah tepatnya di posisi ke-14 dengan raihan 43 poin dari 34 pertandingan.
Pada musim keduanya, 2019/2020, agresifitas Wallace Costa langsung terlihat dari 3 laga.
Pemain kelahiran Rio de Janeiro itu mampu lesatkan 1 gol dari 3 pertandingan selama 270 menit bermain.
Tapi sayang, pada musim itu, Wallace Costa harus alami nasib apes karena gelaran Liga 1 resmi dihentikan karena pandemi Covid-19.
Dan di musim ketiganya 2021/2022, sejatinya, Wallace Costa mampu catatkan penampilan konsisten dengan torehan 6 gol dari 28 pertandingan dari 2336 menit bermain.
Bahkan, PSIS Semarang mampu dibawa bertengger di posisi ke-7 klasemen akhir.

Baca juga: PSMS Medan Semakin Bersolek Grade Liga 1: RANS Nusantara Terbanyak, PSIS Semarang Pasok Anak Emasnya
Sayang seribu sayang, konsistensi Wallace Costa dan perbaikan performa tim di musim itu malah justru menjadi musim terakhirnya bersama PSIS Semarang.
Disinyalir, didepaknya Wallace Costa karena manajemen PSIS Semarang menginginkan regenerasi pemain asing di lini belakang.
Hingga pada akhirnya per 25 April 2022, Wallace Costa resmi dilepas oleh PSIS Semarang.
Dan nahasnya, imbas didepak PSIS Semarang, Wallace Costa juga harus terdeportasi dari Indonesia.
Sempat dikabarkan dilirik klub Liga 2 Malut United, namun, kabar itu dipastikan gagal setelah klub berjuluk Naga Gamalama itu memilih untuk menggaet Derick Sasraku asal Ghana untuk mengisi slot asing bebas.
Meski masih ada waktu untuk bisa ikut andil di musim ini di Liga 2, namun, semakin mepetnya bursa transfer awal musim ini bisa membuat Wallace Costa harus kembali gagal mentas di Indonesia.
Bahkan bisa jadi, ia berpotensi nganggur bermain di kancah sepak bola profesional mengingat usianya yang juga tak lagi muda.
Menarik dinantikan bakal kemanakah Wallace Costa di bursa transfer awal musim ini.
(TribunWow.com/Adi Manggala S)