Liga 1
Manajemen Persebaya Surabaya Galau? Di Tengah Jatuh Hatinya Bonek, Tren Apik Sosok Ini Bisa Sirna
Manajemen Persebaya Surabaya tengah dilanda kegalauan? Di tengah Bonek yang semakin jatuh hati, tren apik sosok ini potensi bisa sirna.
Editor: adisaputro
TRIBUNWOW.COM - Manajemen Persebaya Surabaya tengah dilanda kegalauan? Di tengah Bonek yang semakin jatuh hati, tren apik sosok ini potensi bisa sirna.
Dilansir TribunWow.com, Persebaya Surabaya kembali mendapatkan hasil positif dalam lanjutan gelaran Liga 1 2023/2024 pekan ke-11.
Kali ini, Persebaya Surabaya berhasil menumpaskan perlawanan tim papan atas klasemen sementara, Borneo FC, di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin (4/9/2023).
Persebaya Surabaya berhasil mengandaskan Borneo FC dengan skor 2-1.
Baca juga: Nganggur seusai Dibuang Persija Jakarta, Alumnus Persebaya Potensi Banting Setir ke Liga 2 2023/2024
Dua gol Persebaya Surabaya dicatatkan oleh Bruno Moreira (22') dan Ze Valente (72').
Sementara satu gol balasan Borneo FC tercipta melalui gol bunuh diri Yohannes Kandaimu (45+2' GBD).
Berkat kemenangan itu, Persebaya Surabaya berhasil merangsek semakin dekat ke posisi lima besar.
Persebaya Surabaya sementara bertengger di posisi ke-6 klasemen sementara hingga pekan ke-11 dengan raihan 18 poin.
Bajul Ijo mampu catatkan 5 kali menang, 3 seri dan 3 kali menelan kekalahan.
Selain sukses mendekati posisi lima besar, Persebaya Surabaya juga sukses bukukan 5 laga tanpa tersentuh kekalahan saat ditangani pelatih caretaker, Uston Nawawi.
Uston Nawawi memulai debutnya sebagai pelatih caretaker pada laga kontra Bhayangkara FC.
Saat itu, legenda Persebaya Surabaya itu mampu mengantarkan Bajul Ijo menang setelah menelan beberapa hasil buruk saat dilatih oleh Aji Santoso.
Buah penampilan dan hasil impresif Persebaya Surabaya di bawah Uston Nawawi, Bonek pun semakin dibuat terkesima.
Para Bonek mengaku puas dengan performa Persebaya Surabaya di bawah asuhan Uston Nawawi.
Di balik bangganya para Bonek, mereka juga mengkhawatirkan nasib Uston Nawawi.
Uston Nawawi tak bisa naik ke kursi pelatih utama karena masalah lisensi.
Seperti diketahui, lisensi Uston Nawawi saat ini adalah AFC A.

Baca juga: Nganggur Dibuang Persebaya Surabaya: 2 Pemain Ini Bisa Jadi Opsi Perserang Banten & Persikab Bandung
Sementara syarat menjadi pelatih kepala di gelaran Liga 1 adalah AFC A PRO.
Atau bisa dikatakan, Uston hanya memiliki gap satu tingkat lagi untuk bisa menjadi pelatih kepala Persebaya Surabaya.
Hal itu dapat dilihat dari komentar unggahan hasil pertandingan Persebaya Surabaya kontra Borneo FC.
"Bersama Coach Uston Makin Ngeyel," tulis @surabayafans.27.
"Sangat Bangga mempunyai coach uston," tulis @officialfanspersebaya.
"Meskipun Permainan Persebaya garai Ndredeg, Sing Penting ‘INGAT PESAN USTON : YANG PENTING HASIL AKHIR’," tulis @
chuphell88.
"Lisensine Uston gak iso tha di jalukno tolong nang Samsat? Deal2an piro ngono loh," tulis @yus_dba
"Uston kertaker terbaik," tulis @persebayafans.official.
"Kayaknya kalo dilatih coach Aji, pemain jadi terbebani menang, kl sama coach Uston lebih loss mainne," tulis @ad17dp.
"Alhmdlh.. kalo persyaratan sudah memadai, setuju coach Uston di permanenkan," tulis @ulul_azmi83.
Sebagai informasi, sejauh ini, kandidat terkuat sebagai pelatih kepala Persebaya Surabaya merujuk ke pelatih asal Portugal, Divaldo Alves.
Apabila nantinya Divaldo Alves atau kandidat lain sukses menduduki pelatih kepala Persebaya Surabaya, mereka langsung dirundung pressure tinggi.
Mengingat sebelumnya, Uston Nawawi sukses mengembalikan track Persebaya Surabaya ke tren positif.
Jika gagal, maka tren yang sudah dibangun Uston Nawawi potensi bisa sirna.
Menarik dinantikan bagaimanakah keputusan manajemen Persebaya Surabaya dalam menyikapi permasalahan pelatih kepala pengganti Aji Santoso.
Aliran Transfer Cuma-cuma Persebaya Surabaya
Aliran transfer cuma-cuma Persebaya Surabaya, Persikab Bandung dan Perserang Banten jadi customer yang paling beruntung, berikut sebabnya.
Dilansir TribunWow.com, belum lama ini, Persebaya Surabaya memutuskan melepas lima pemainnya dengan cuma-cuma alias pinjaman pada bursa transfer awal musim ini.
Lima pemain yang dilepas Persebaya Surabaya mengarah kepada dua tim di Liga 2 2023/2024, Perserang Banten dan Persikab Bandung.
Tentu saja, yang paling diuntungkan dari aliran transfer pinjaman Persebaya Surabaya yakni Persikab Bandung.
Baca juga: Perserang Banten Pecundangi PSIM Yogyakarta dan Deltras FC Gaet Jebolan Persib, Persebaya Sebabnya?
Pasalnya, Persikab Bandung mendapatkan keuntungan dengan berhasil mendatangkan empat pemain Persebaya Surabaya dengan status pinjaman.
Empat pemain Persebaya Surabaya yang dilepas ke Persikab Bandung merupakan pemain pelapis di skuad Bajul Ijo musim lalu.
Meski begitu, keempatnya memiliki dua posisi berbeda yang tentu bakal membuat kedalaman skuad Persikab Bandung merata secara kualitas.
Dua di antaranya memiliki posisi sebagai gelandang serang dan tengah yakni Brayen Pondaag dan Fernando Pamungkas.
Sedangkan dua lainnya bermain di sisi sayap yakni winger kanan, Bramdani serta Julian Mancini.
Di sisi lain, klub Liga 2 lainnya yakni Perserang Banten berhasil mendapatkan satu pemain pinjaman dari Persebaya Surabaya.

Baca juga: Perserang Banten Rasa Persib Bandung: Kumpulkan 3 Pemain Lintas Generasi Maung Bandung, Ini Lisnya
Satu pemain pinjaman itu merupakan alumnus jebolan Persib Bandung yang sejatinya baru semusim didatangkan oleh Persebaya Surabaya, Saiful.
Tentu, kedatangan Saiful ke Perserang Banten mengejutkan bursa transfer awal musim Liga 2 2023/2024.
Mengingat sebelumnya, nama Saiful kerap dikaitkan dengan dua tim Liga 2 lainnya yakni PSIM Yogyakarta dan Deltras FC.
Namun pada akhirnya, pergerakan tak terendus Perserang Banten mampu mempecundangi dua tim yang sejatinya lebih dulu dikaitkan dengan Saiful.
Berikut ini lima pemain Persebaya Surabaya yang dipinjamkan ke dua tim Liga 2 yakni Perserang Banten dan Persikab Bandung:
1. Bramdani (RW/Persikab Bandung)
2. Julian Mancini (RW/Persikab Bandung)
3. Brayen Pondaag (AMF/Persikab Bandung)
4. Fernando Pamungkas (CMF/Persikab Bandung)
5. Saiful (AMF/Perserang Banten).
(TribunWow.com/Adi Manggala S)