Breaking News:

Oknum Paspampres Aniaya Pemuda

Terungkap Tugas Utama Pelaku Penganiayaan Imam Masykur di Kesatuan Paspampres, Ini Motif Praka RM

Terungkap tugas utama oknum Paspampres yang menganiaya Imam Masykur hingga meninggal dunia.

Penulis: Aulia Majid
Editor: Rekarinta Vintoko
Serambinews.com
Oknum Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) yakni Praka RM yang diduga menyiksa warga Bireuen, Aceh hingga tewas. Terungkap tugas utama oknum Paspampres yang menganiaya Imam Masykur hingga meninggal dunia. 

TRIBUNWOW.COM - Sosok Praka Riswandi Manik alias Praka RM yang menganiaya Imam Masykur hingga meninggal dunia ternyata tidak menjaga keselamatan Presiden Jokowi di kesatuan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres). 

Dilansir TribunWow.com dari Tribunnews.com pada Selasa, 29 Agustus 2023, terungkap tugas sebenarnya dari Praka RM yang dibeberkan oleh Komandan Paspampres, yakni Mayjen TNI Rafael Granada.

Praka RM kini tengah menjadi topik hangat karena menculik dan menganiaya seorang pria bernama Imam Masykur hingga meregang nyawa.

Baca juga: Korban Penculikan Oknum Paspampres 2 Orang, namun Rekan Imam Masykur Sengaja Dilepas oleh Pelaku

Menurut penuturan Mayjen Rafael, Praka Riswandi Manik adalah anggota Paspampres dari Polisi Militer.

Tugas Praka Riswandi Manik sehari-hari ialah berurusan dengan motor Patroli Pengawalan (Patwal) di kesatuan Paspampres.

"Dia tidak melekat, dia dari Pom (polisi militer) urusan motor patwal," tutur Mayjen Rafael.

Buntut dari aksi Praka RM, Mayjen Rafael juga menegaskan bahwa proses hukum akan tetap berlaku sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Tak menutup kemungkinan Praka RM bakal dikenai sanksi berat apabila anggota Paspampres tersebut terbukti melakukan tindak pidana.

Dalam melaksanakan aksi penculikan Imam Masykur, Praka RM tidak sendirian, di mana dia dibantu dua orang oknum lain.

Tiga pelaku penganiayaan Imam Masykur hingga tewas
Tiga pelaku penganiayaan Imam Masykur hingga tewas (Dok TNI)

Baca juga: Kesaksian Juru Parkir saat Tahu Imam Masykur Diculik oleh Oknum Paspampres hingga Tak Berani Bantu

Dua pelaku lain selain Praka RM telah diamankan di kesatuannya masing-masing pada Rabu, 23 Agustus 2023 lalu menurut penuturan Komandan Polisi Militer Kodam Jaya (Danpomdam Jaya), Kolonel CPM Irsyad Hamdie Bey Anwar.

"Kalau kami sistemnya tidak ditangkap, kami datang ke satuannya lalu diambil," tuturnya.

Ketiga oknum tersebut adalah Praka RM alias Riswandi Manik, Praka HS, dan Praka J.

Praka Riswandi Manik diketahui berasal dari Batalyon Pengawal Protokoler Kenegaraan Paspampres, sedangkan Praka HS adalah bagian dari Direktorat Topografi TNI Angkatan Darat dan Praka J adalah anggota TNI di Kodam Iskandar Muda.

Identitas pelaku penculikan dan penganiayaan Imam Masykur tersebut terungkap seusai penyidik melacak telepon seluler milik korban yang dijual oleh Praka RM.

Diketahui lebih lanjut, motif pelaku menganiaya Imam Masykur hingga meninggal dunia adalah demi uang.

Buntut dari aksi Praka RM dan dua rekannya, TNI Angkatan Darat akan memberikan sanksi hukum pidana dan penjara militer.

"Sanksinya hukum pidana dan pidana militer dengan pemecatan," tambahnya.

Terungkap juga bahwa tiga tentara tersebut menangkap Imam Masykur dengan modus berpura-pura menjadi aparat kepolisian.

"Pelaku berpura-pura sebagai aparat kepolisian yang melakukan penangkapan terhadap korban karena korban diduga pedagang obat-obat ilegal (seperti) Tramadol dan lain-lain," tutur Irsyad.

Imam Masykur, warga Gandapura, Bireuen, Aceh meninggal dunia diduga disiksa oknum Paspampres di wilayah Jakarta.
Imam Masykur, warga Gandapura, Bireuen, Aceh meninggal dunia diduga disiksa oknum Paspampres di wilayah Jakarta. (Serambinews.com)

Baca juga: Fakta Penganiayaan Warga Aceh oleh Paspampres, Tak Dilakukan 1 Kali hingga Videonya Viral

Saksi Penganiayaan Warga Aceh oleh Oknum Paspampres Sebut Pelaku Mengaku Bawa Surat Tugas

Saksi mata penganiayaan Imam Masykur (25) yang diculik oleh oknum Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) membeberkan kronologi kejadian yang berujung hilangnya warga asli Bireun, Aceh tersebut.

Dilansir TribunWow.com, sosok Imam Masykur adalah korban penganiayaan oleh oknum Paspampres, yakni Praka RM yang sempat menculiknya dan meminta uang tebusan.

Namun, Imam Masykur akhirnya harus meregang nyawa seusai dianiaya Praka RM dan ditemukan di sebuah kali yang berada di wilayah Karawang, Jawa Barat.

Menurut penuturan saksi mata, yakni B (40), Imam Masykur diculik oleh Praka RM saat tengah menjaga toko kosmetik di wilayah Rempoa, Ciputat Timur, Tangerang Selatan.

Dilansir TribunWow.com dari Kompas.com pada Senin, 28 Agustus 2023, Imam Masykur diculik pada Sabtu, 12 Agustus 2023 lalu pada sekitar pukul 17.00 WIB sore.

Imam Masykur yang didatangi oleh pelaku langsung diseret keluar dan sempat terlibat perkelahian.

"Dia (Imam) posisi kayaknya lagi salat. Saya sempet dengar 'Rampok! Rampok!'. Dia sempet dipiting kan yang orang (pelaku) itu," tutur B.

Tak berselang lama, datang dua pelaku lagi untuk menghampiri rekannya yang hendak menyeret Imam Masykur di saat warga mencoba membantu korban.

Namun, pelaku sempat mengeluarkan surat tugas untuk menangkap korban saat dihadang warga.

"Semua orang cuma enggak berani melerai karena dia bilang ‘saya bawa surat tugas’, bawa map. Cuma saya enggak tahu map itu isinya apa, saya enggak tahu," lanjut B.

Imam Masykur langsung diborgol oleh pelaku dan dimasukkan ke dalam mobil yang dipakai untuk menculik korban. (TribunWow.com)

Baca berita viral lainnya

Tags:
Imam MasykurViralTNIPaspampresPenganiayaanAcehBireuen
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved