Breaking News:

Oknum Paspampres Aniaya Pemuda

Korban yang Tewas Diduga Dianiaya Paspampres Sempat Telepon ke Ibu: Mamak Saya Enggak Tahan Lagi

Ibu korban, Fauziah mengatakan pada 12 Agustus, Imam sempat bertelepon padanya saat dianiaya Paspampres

Serambinews.com
Imam Masykur, warga Gandapura, Bireuen, Aceh meninggal dunia diduga disiksa oknum Paspampres di wilayah Jakarta. 

TRIBUNWOW.COM - Viral kasus yang melibatkan oknum Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) diduga menganiaya dan menculik warga Aceh yang tinggal di Jakarta. 

Dikutip YouTube Kompas TV, pelaku sempat berbicara dengan ibu korban melalui telepon, Minggu 27 Agustus 2023.

Praka RM, sang pelaku diduga menganiaya Imam Masykur dengan sengaja hingga videonya viral di media sosial.

Baca juga: Pemilik Bakmi Pak Pele Ceritakan Didatangi Paspampers sebelum Jokowi Datang, Ini Permintaannya

Ibu korban, Fauziah mengatakan pada 12 Agustus, Imam sempat bertelepon padanya.

Ia menceritakan kondisi sang anak yang diculik dan dianiaya.

Pelaku menculik dan menganiaya korban untuk mendapatkan uang Rp 50 juta.

"Nelpon bilang sudah ditangkap, suruh kirim duit 50 juta untuk tebusan. Habis itu dikirim video," kata Fauziah.

"Baru jelang berapa menit telepon ke ibu, sama juga bilang 'Mamak kirim duit saya dipukul enggak tahan lagi kirim duit 50 juta'," tambahnya menirukan sang anak.

Baca juga: Viral Wanita di Medan Lempar Sandal dan Air Mineral ke Presiden Jokowi, Paspampres Sigap Amankan

Tak berapa lama dari pengiriman video tersebut, Imam kembali menelepon.

Namun Fauziah mengatakan dirinya benar-benar tak ada uang.

"Minta ke orang-orang saya dipukul berat."

Fauziah juga sempat berbincang dengan pelaku di telepon yang mengancam untuk membuang jenazah Imam.

"Saya nelpon anak saya si korban yang angkat tersangka dia bilang kalau sayang ke anak kirim duit 50 juta, iya saya kirim tapi anak saya jangan dipukul lagi saya usahan duit saya kirim, 'Kirim cepat-cepat kalau enggak anak ibu saya kirim saya buang ke sungai," kata Fauziah.

Atas tindakan tersebut, Fauziah mengatakan minta keadilan agar pelaku dihukum yang adil.

"Keadilan seadil-adilnya mana dia sudah memeperlakukan anak ibu."

Sementara itu, menanggapi kasus tersebut, Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Danpaspampres) Mayjen Rafael Granada mengatakan Praka RM sudah diamankan.

Ia mengatakan Praka RM sudah berada di Polisi Militer Kodam Jayakarta untuk dilakukan penyelidikan.

"Terduga saat ini sudah ditahan di Pomdam Jaya untuk diambil keterangan dan kepentingan penyelidikan," ujar Rafael saat dikonfirmasi Kompas.com, Minggu (27/8/2023).

Menurutnya, kasus yang melibatkaan anggotanya itu saat ini sedang ditangani oleh Pomdam Jaya.

Baca juga: Curhat Pilu Ibu Pemuda Asal Aceh yang Tewas Diduga Dianiaya Oknum Paspampres: Apa Salah Anak Saya?

Diberitakan sebelumnya, kasus dugaan penganiayaan itu awalnya beredar melalui media sosial Instagram.

Dalam unggahan di media sosial, korban disebut bernama Imam Masykur (25).

Dia disebut tewas dan telah dimakamkan di kampung halamannya di Aceh.

Dalam narasi unggahan yang beredar, Imam disebut sempat diculik oleh terduga pelaku Praka RM sebelum akhirnya dianiaya hingga tewas. (TribunWow.com/ Tiffany Marantika, Kompas.com/ Rahel)

Sumber: TribunWow.com
Tags:
Berita ViralPaspampresAcehPresiden RIPenganiayaan
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved