Breaking News:

Liga 1

Mimpi Buruk Aji Santoso, Ryo Matsumura Buat Bajul Ijo Makin Terpendam, Alwi Slamat ke Mana?

Catatan buruk Persebaya Surabaya di awal musim Liga 1 2023/2024 semakin berlanjut.

Instagram @officialpersebaya
Kapten Persebaya Surabaya, Alwi Slamat saat menghadapi PSM Makassar dalam lanjutan pekan 26 Liga 1 2022/2023 i Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, pada Jumat (24/2/2023) sore pukul 15.00 WIB. 

TRIBUNWOW.COM - Nasib apes menimpa Persebaya Surabaya.

Catatan buruk Persebaya Surabaya di awal musim Liga 1 2023/2024 semakin berlanjut.

Dilansir TribunWow.com, Persebaya harus mengaku keunggulan Persija Jakarta dengan skor tipis 0-1.

Laga tersebut berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (30/7/2023).

Baca juga: Persebaya Surabaya Yakin Gak Kesengsem Mantannya 2 Tahun Silam? Statistik Garang, Bonek Pasti Senang

Baca juga: Profil Taisei Marukawa, Pernah Jadi Andalan Persebaya, Kini Justru Bikin Panser Biru Kecewa?

Alhasil, posisi Persebaya pun semakin terpuruk.

Setelah menelan kekalahan dari Persija, Persebaya terpendam di posisi ke-15 klasemen sementara Liga 1 2023/2024 dengan perolehan 5 poin.

Sedangkan Persija berhasil melenggang naik ke posisi ke-7 dengan perolehan 8 poin.

Gol tunggal Ryo Matsumura sudah cukup membuat Macan Kemayoran unggul hingga akhir laga.

Nasib apes Persebaya semakin memilukan karena Bruno Moriera cs harus bermain dengan 10 pemain setelah Arief Catur diganjar kartu merah pada menit ke-38.

Kekalahan Persebaya juga tak lepas dari absennya Alwi Slamat dalam laga klasik tersebut.

Aji Santoso mencoret nama Alwi Slamat dari lis pemain Persebaya vs Persija.

Alwi Slamat disebut-sebut harus pamit karena mengikut Piala Panglima.

Ya, Alwi Slamat memang berstatus sebagai prajurit TNI.

Aji Santoso pun tak keberatan Alwi Slamat untuk sementara tak dapat membela Persebaya di Liga 1 2023/2024.

Pemain Persebaya, Bruno Moriera melakukan selebrasi usai menjebol gawang Persis Solo di Stadion Manahan Solo, Sabtu (1/7/2023).
Pemain Persebaya, Bruno Moriera melakukan selebrasi usai menjebol gawang Persis Solo di Stadion Manahan Solo, Sabtu (1/7/2023). (Istimewa/Persebaya)

Baca juga: Bonek Masih Rindu 3 Mantan? 3 Pemain Asing Persebaya Surabaya Potensi Tergusur, 2 Lagi Nganggur

Selain Alwi Slamat, Sosok Ze Valente juga tak terlihat di sepanjang pertandingan.

Pemain 29 tahun itu tak terlihat di lapangan maupun duduk di bangku cadangan.

Padahal Ze Valente masuk dalam 22 pemain yang diboyong Aji Santoso ke Jakarta.

Ze Valente bahkan masih terlihat bersama skuad Bajul Ijo saat tiba di Stadion Gelora Bung Karno.

Pada video unggahan @videosports, tampak Ze turun dari bis.

Ia terlihat dalam kondisi baik tanpa cedera.

Meski tak diturunkan dalam laga Persebaya vs Persija,Ze sempat menuliskan pesan melalui akun Instagram-nya @zevalente.10.

"Good luck boys," tulisnya melalui Instagram Story.

aya Surabaya, saat skuad B
Penampakan Ze Valente, kapten Persebaya Surabaya, saat skuad Bajul Ijo tiba di Stadion Gelora Bung Karno, Minggu (30/7/2023).

Baca juga: Profil Taisei Marukawa, Pernah Jadi Andalan Persebaya, Kini Justru Bikin Panser Biru Kecewa?

Bonek Desak Aji Santoso Cadangkan Ze Valente

Imbas seri rasa kalah yang dialami Persebaya Surabaya atas RANS Nusantara FC, membuat para Bonek mendesak Aji Santoso untuk berani mencadangkan terlebih dahulu pemain bintang mereka, Ze Valente.

Dilansir TribunWow.com, Persebaya Surabaya harus puas bermain seri di kandang mereka sendiri kontra RANS Nusantara FC di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Minggu (23/7/2023).

Melihat track record RANS Nusantara FC musim lalu yang terpuruk, membuat asa menang di markas sendiri sudah terlihat ditunjukkan Persebaya Surabaya.

Potensi mendapatkan kemenangan di laga perdana sejatinya sudah terlihat setelah Kadek Raditya membawa Persebaya Surabaya unggul di menit ke-25.

Baca juga: Suporter Persebaya Surabaya Beri Alarm Out Aji Santoso, Bonek Sudah Sebut-sebut Sosok Ini

Tapi sayang, asa itu hanya bertahan saja bagi Persebaya Surabaya seusai RANS Nusantara FC justru mampu membalas gol itu lima menit kemudian.

Melalui skema counter attack, Tavinho mampu mencatatkan gol dari tendangan pada sudut sempit.

Sepakan Tavinho gagal dihalau oleh kiper Persebaya Surabaya, Ernando Ari.

Terlecut dengan gol yang dilesatkan oleh Tavinho, jelang babak pertama usai, RANS Nusantara FC sukses catatkan gol pembalik keadaan.

Gol dilesatkan oleh Abdul Rahman setekah menerima umpan manja dari Mitsuru Maruoka (45+1').

Sempat kesulitan mencatatkan gol balasan, akhirnya di menit ke-80, Paulo Victor berhasil menyelamatkan muka dari Persebaya Surabaya dari kekalahan di menit ke-80.

Memanfaatkan umpan dari Kasim Botan, striker asal Brasil itu sukses lakukan kecohan yang membuat Hilmansyah harus pungut bola dari jalanya untuk yang kedua kali.

Hingga pertandingan usai, skor tetap tidak berubah.

Persebaya Surabaya harus menelan pil pahit menelan hasil seri di kandang rasa kalah.

Imbas hasil itu, banyak kritikan tajam yang mendera Persebaya Surabaya

Satu di antara kritikan yang terlontarkan ditujukan kepada otak serangan Bajul Ijo, Ze Valente.

Ze Valente dinilai tampil underperform meski sukses catatkan satu assist untuk gol Kadek Raditya.

Gelandang Persebaya Surabaya, Ze Valente dikawal ketat bek Persis Solo yaitu Jaimerson Xavier di Stadion Maguwoharjo, Kabupaten Sleman pada Sabtu (8/4/2023).
Gelandang Persebaya Surabaya, Ze Valente dikawal ketat bek Persis Solo yaitu Jaimerson Xavier di Stadion Maguwoharjo, Kabupaten Sleman pada Sabtu (8/4/2023). (TribunWow.com/Khistian Tauqid Ramadhaniswara)

Baca juga: Persebaya Surabaya Legowo? Mantan Pilar Pentingnya Terindikasi Membelot ke Persis Solo, Ini Sebabnya

Para Bonek menilai, gaya main Ze Valente banyak memperlambat serangan Persebaya Surabaya.

Pemain asal Portugal itu kerap mendelay serangan yang akhirnya membuat Persebaya Surabaya gagal memberikan ancaman langsung ke pertahanan RANS Nusantara FC.

Menurut para Bonek, justru masuknya wonderkid Persebaya Surabaya, Toni Firmansyah mampu mengubah ritme jalannya pertandingan Bajul Ijo lebih agresif.

Aliran bola cepat ala pemain jebolan asli Persebaya Surabaya junior itu mampu menghidupkan lini tengah ketimbang saat masih memainkan Ze Valente.

Selain itu, beberapa Bonek juga mendesak Aji Santoso untuk mencadangkan lebih dahulu Ze Valente yang tampil menurun dalam beberapa laga terkini Persebaya Surabaya.

Komentar-komentar kritikan untuk Ze Valente terlihat pada unggahan hasil akhir pertandingan Persebaya Surabaya.

"Sekali lagi coach, coba sekali sekali cadangkan Zee valente supaya bisa menjadi tamparan keras untuk evaluasi karena terlalu banyak delay bola, semenjak Toni masuk aliran bola begitu cepat ke depan," tulis @ngga_d11.

"Tengah wes Bagus joozz Ripal , Dayat , Alwi, Semangad joolll perjalanan Masih panjang," tulis @rein_mcmxcl.

"Transisimu lambat lak karo Ze,, wis parkir ae ze iku,, nggarai kesuwen transisi menyerang," tulis @adigunawanwicaksono.

"Tàn zee permainan lebih hidup..duat maut alwi dan hidayat," @papa_chan27.

"Captain ganti alwi, zee cadangin," tulis @nadhifhafila.

"ze valente kakean tekukan , terbukti ze out permainan ketok nyerang.e," tulis @setiadi_laksono_.

"Valente yg jd permasalahan di tengah trllul lama delay bola d tengah dan selalu oper bola d sisi kiri, sisi kanan jarang d kasih bola alhasil kebaca lawan, dan liat stlh valente d ganti gaya main Persebaya kembali kejati diri satset kanan kiri main dan alhasil Goll kedua dari sisi kanan umpan lambung," tulis @chipzt.muchammad.

"Next match cba maino toni ket awal.. ze membuat tempo persebaya jadi lambat," tulis @pwarih. (TribunWow.com)

Baca artikel lain terkait

Tags:
Aji SantosoRyo MatsumuraAlwi SlamatPersebaya Surabaya
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved